Sunday, April 5, 2020

Pinjam Pakai Barang kepada KADIN Aceh Dibatalkan

Must Read

Doa Jurnalis Aceh untuk Sulawesi Tengah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Puluhan jurnalis di Banda Aceh menggelar doa bersama dan pengumpulan donasi untuk korban gempa...

BPBD: Pascagempa, Sejumlah Rumah di Tangse Rusak

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie menyebutkan gempa yang terjadi siang tadi menyebabkan lima...

Bawa Ganja 20 Kilo, Dua Pemuda Ditangkap

ACEH BESAR | ACEHKITA.COM -- Pihak Kepolisian Resort Aceh Besar berhasil menangkap dua pemuda yang diduga sebagai pengedar ganja...

FOTO | Mahasiswa Australia Belajar Seudati

Penari dari Australia meluapkan kegembiraannya dengan memeluk salah seorang pelatihnya usai menuntaskan penampilan Seudati Inong di Sanggar Lampian Taman...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Aceh Muslem Yacob membatalkan rencana pinjam-pakai barang untuk Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Aceh. Pembatalan itu dilakukan pihaknya setelah mendapat arahan dari Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Hal tersebut disampaikaan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) kepada awak media di Banda Aceh, Kamis (14/11/2019) malam.

“Plt Gubernur sudah mengarahkan Plt. Kadis Perindag supaya rencana pinjam-pakai barang kepada KADIN dibatalkan,” katanya.

Baca: Soal Pakai Dana APBA, KADIN Aceh: Aset Tetap Milik Negara

Untuk membatalkan pinjam-pakai barang, jelas SAG, Plt. Gubernur mengarahkan supaya barang yang sudah terlanjur diadakan untuk didayagunakan sepenuhnya bagi kepentingan pelayanan di Dinas Perindag sendiri. Sedangkan barang yang belum diproses pengadaannya semuanya dibatalkan.

Menurut SAG, keputusan tersebut diambil setelah Nova mendapat penjelasan langsung dari Plt. Kadis Perindag Aceh, Muslem Yacob.

Selain itu, Plt. Gub juga sangat mendengar masukan/aspirasi berbagai kelompok masyarakat yang disuarakan melalui pelbagai media massa.

Baca: MaTA: Pengalokasian APBA untuk Kebutuhan KADIN Irasional

Sebelumnya, pengalokasian anggaran untuk pengadaan kebutuhan KADIN Aceh dalam APBA Perubahan 2019 yang mencapai Rp2,8 milyar dinilai sebagai kebijakan irasional di tengah upaya Pemerintah Aceh mengejar berbagai ketertinggalan.

Tidak tanggung-tanggung, seperti rincian yang beredar luas di media sosial, duit APBA Rp2,8 milyar yang dipakai untuk pengadaan kendaraan operasional hingga kulkas itu dibebankan pada pos belanja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

“Kondisi ini menunjukkan ketidakpekaan Pemerintah Aceh dalam pengalokasian anggaran,” ujar Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, dalam siaran pers yang diterima acehkita.com, Rabu, (13/11/2019). []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This