Sunday, April 5, 2020

Gempa Berpotensi Tsunami Guncang Maluku Utara dan Sulut

Must Read

Jika Tidak Mendarat, Kita Kejar: Danlanud

ACEH BESAR | ACEHKITA.COM-- Komandan Pangkalan Udara TNI AU Sultan Iskandar Muda, Kolonel Supri Abu, mengatakan, pihaknya akan menerbangkan...

Mobil Tim Sukses Calon Bupati Aceh Utara Dibakar

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Pembakaran mobil tim pemenangan kandidat kembali terjadi. Sebuah mobil tim sukses calon bupati Aceh...

Arsenal Melaju

LONDON | ACEHKITA.COM – Arsenal melaju dengan mulus ke babak utama Liga Champions, setelah menaklukkan Celtic, dilaga kedua kualifikasi...

Sepekan Ditangkap, Keluarga Belum Bisa Temui Muzakir

ACEH UTARA -- Sudah sepekan ini Muzakir bin Muhammad Nur, warga Desa Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, ditangkap anggota...

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Gempa bumi magnitudo 7,4 melanda perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara (Sulut) pada pukul 23.17 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa itu berpotensi tsunami.

Tak lama setelah mengeluarkan rilis tersebut, BMKG kemudian memperbarui kekuatan gempa menjadi magnitudo 7,1.

Dilansir dari akun Twitter BMKG, Kamis (14/11), BMKG menyatakan pusat gempa berada di koordinat 1,63 derajat Lintang Utara dan 126,49 derajat Bujur Timur. Jarak pusat gempa sekitar 134 kilometer sebelah barat laut Jailolo. Kedalamannya mencapai 10 kilometer.

Saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Namun gempa berpotensi tsunami ini membuat warga di Maluku Utara dan Sulawesi Utara panik. Sebagian besar dari mereka mulai menjauh dari bibir pantai.

Menurut saksi Yoseph Ikanubun, warga Manado sempat berlarian ke luar rumah akibat guncangan gempa dan peringatan waspada tsunami.

“Warga sempat panik dan keluar rumah terutama yang di pinggir pantai, tapi kini sudah kondusif. Warga yang di pantai sempat berlarian ke tempat tinggi dan bertahan setengah jam. Mereka membawa harta seadanya,” kata Yoseph saat diwawancara CNNIndonesia TV, Jumat (15/11).

Yoseph menyatakan sampai saat ini ketinggian muka air laut terlihat masih normal. Namun, dia menyatakan aparat tetap meminta warga waspada.

Sedangkan saksi Sahril Abdullah di Maluku Utara menyatakan gempa terasa sangat kuat. “Guncangannya terasa sangat kuat. Namun permukaan air laut terlihat masih tetap normal,” kata Sahril.

Menurut Sahril, petugas BPBD dan kepolisian masih melakukan patroli di pesisir pantai untuk mengevakuasi warga yang ingin menyelamatkan diri. []

CNN Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This