Friday, May 29, 2020

Ketahanan Pangan Fondasi Utama Pencegahan Stunting

Must Read

Asian Games 2018: Sudah Raih 22 Emas, Indonesia Lampaui Target Perolehan Medali

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Hingga malam ini, Senin (27/8) pukul 22.30 WIB, kontingen Indonesia telah meraih 22 medali emas...

Ini Penyakit yang Diderita Imigran Rohingya

BAYEUN | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 433 imigran Rohingya dan Bangladesh menempati penampungan sementara di bekas pabrik kertas di Desa...

Plt Gubernur Aceh Buka Bisnis Forum KEK Arun

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Pelaksana tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah membuka Bisnis Forum Kawasan Ekonom Khusus KEK) Arun Lhokseumawe...

Belasan Imigran Dirawat di Rumah Sakit

KUALA CANGKOI | ACEHKITA.COM -- Para imigran asal Myanmar dan Bangladesh mulai diserang pelbagai penyakit di kamp penampungan sementara....
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, mengatakan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi utama untuk menekan angka stunting di Aceh. Hal itu ia sampaikan saat membuka kegiatan kontes buah dan gerakan tanam cabai pada acara Agro Expo 2019 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Sabtu (16/11).

“Ketahanan pangan sangatlah perlu diperhatikan. Karena ketahanan pangan yang menentukan suplai gizi bagi generasi kita. Sehingga asupan-asupan nutrisi dan gizi bagi anak-anak bisa terlaksana dengan baik,” kata Dyah.

Dyah menjelaskan, saat ini ketahanan pangan Aceh masih sangat rendah, sehingga berdampak pada tingginya angka stunting di Aceh. Oleh sebab itu dengan adanya kegiatan Agro Expo tersebut diharapkan dapat memotivasi dan mengedukasi masyarakat terhadap berbagai macam komoditi buah dan sayuran di Aceh.

“Ini juga menjadi wadah edukasi bagi anak-anak, seperti tadi ada anak-anak SD, dan PAUD yang belajar mengenal buah-buahan dan sayur-sayuran di Agro Expo 2019 ini,” kata Dyah.

Agro Expo 2019 adalah event pertanian terbesar yang dilaksanakan untuk memperkenalkan beragam produk pertanian. Semua komoditi tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, serta berbagai produk olahan lainnya.

“Dengan adanya event ini akan menggugah hati masyarakat untuk bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan pangannya, dengan melihat metode yang dipamerkan di Agro Expo ini,” kata Dyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh, Cut Yusminar, mengatakan pelaksanaan event besar tersebut dilakukan semata-mata untuk mengedukasi masyarakat tentang berbagai macam komoditi tumbuh-tumbuhan pangan khas daerah. Untuk mendukung kegiatan tersebut Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh bekerja sama dengan Dinas Pangan Aceh melaksanakan kontes buah langka. Kontes tersebut merupakan salah satu dari sekian rangkaian kegiatan di Agro Expo 2019.

“Dengan adanya kontes buah langka ini bisa memberikan edukasi buat anak kita, sehingga mereka bisa melihat buah-buah langka yang jarang terlihat saat ini, seperti buah rumbia, kecapi, beludru, dan kumbang itu semua sulit kita temukan dan di Agro expo ini dipamerkan,” kata Cut Yusminar.

Seusai membuka kontes buah tersebut Wakil ketua TP PKK Aceh Dyah Erti Idawati bersama Anggota DPRA Darwati A Gani, dan Kepala Dinas Pangan Aceh Cut Yusminar juga memberikan secara simbolis bibit cabai kepada masyarakat penerima.

Pemberian bibit cabai itu sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah.

Gerakan tanam cabai di pekarangan rumah tersebut dilakukan untuk mengurangi tingkat inflasi yang disebabkan karena fluktuasi harga cabai dan sudah dilaksanakan di 33 Provinsi di Indonesia.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

AJI Desak Politikus PSI Cabut Laporan terhadap Jurnalis Senior Farid Gaban

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengecam tindakan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid yang melaporkan jurnalis senior Farid...

Martabat dan Gengsi di tengah Pandemi

Martabat dan Gengsi di tengah Pandemi Saiful Mahdi* Saya hanya mengikuti selintas heboh "nasi anjing". Nasi bungkus ini dibagikan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta pada akhir...

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik Idul Fitri 1441 H bagi...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

More Articles Like This