Tuesday, July 7, 2020

1.201 Mahasiswa Unsyiah Diwisuda, 38 Raih Cum Laude

Must Read

Pasien Keluhkan Pelayanan Jamkesmas

SIGLI | ACEHKITA.COM – Sejumlah keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah Sigli “curhat” pada Wakil Bupati Pidie M. Nazir...

Gempa Bener Meriah bukan Akibat Gunung Api

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Gempa berkekuatan 6,2 pada skala Richter yang berpusat di Bener Meriah dipastikan bukan disebabkan...

Ribuan Pelajar Ikut Simulasi Siaga Tsunami

ACEHKITA.COM | BANDA ACEH - Ribuan pelajar di Banda Aceh mengikuti simulasi bencana gempa dan tsunami pada Hari Kesiapsiagaan Bencana...

Lomba Sepeda Santai

Sembilan ribuan peserta fun bike memeriahkan peringatan Hari Juang Kartika TNI AD dan HUT Kodam Iskandar Muda ke-59 yang berlangsung di...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Universitas Syiah Kuala melalui Sidang Terbuka yang dipimpin oleh Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal, kembali mewisudakan sebanyak 1.201 mahasiswa, di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, (5/2). Mereka yang diwisuda terdiri dari lulusan Sarjana, Pendidikan Profesi, Spesialis dan Pascasarjana Unsyiah periode November 2019-Januari 2020.

Rektor mengatakan dari jumlah lulusan tersebut, 38 mahasiswa di antaranya lulus dengan predikat pujian, atau cum laude. Dan setelah upacara wisuda pada periode ini, maka secara keseluruhan jumlah alumni Unsyiah menjadi 129.970 orang.

Seperti tradisi wisuda Unsyiah sebelumnya yaitu wisudawan mendapatkan materi motivasi. Kali ini, hadir untuk menyampaikan pidato motivasi yaitu Alumni Fakultas Teknik Unsyiah Dody Noza, yang saat ini menjabat sebagai Technical & Operation Director PT. Perta Arun Gas.

Dalam sambutannya, Rektor Samsul Rizal menyebutkan setiap tahun ada sekitar satu juta lulusan baru perguruan tinggi dihasilkan oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, persaingan untuk memperoleh lapangan kerja semakin sulit. Hal tersebut diperparah dengan kenyataan, bahwa laju pertumbuhan jumlah alumni perguruan tinggi jauh lebih cepat dari pada laju pertumbuhan lapangan pekerjaan.

Maka, menurutnya, tidaklah mengherankan, ratusan ribu alumni perguruan tinggi masih tercatat sebagai pengangguran terbuka hingga saat ini. Data terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Agustus 2019 yang lalu jumlah pengangguran terbuka di seluruh Indonesia mencapai 7,05 juta orang. Di antara jumlah tersebut, sebanyak 737.000 orang merupakan lulusan perguruan tinggi.

“Sementara itu, di Aceh jumlah angkatan kerja yang belum memperoleh pekerjaan sebanyak 147 ribu orang. Angka ini menempatkan Aceh pada posisi ke-8 sebagai daerah yang memiliki jumlah pengangguran terbanyak di Indonesia,” ucap Samsul.

Kedatangan Era Revolusi Industri 4.0 juga diyakini akan semakin memperketat persaingan untuk memperoleh pekerjaan. Apalagi pada era ini, tenaga manusia akan secara signifikan tergantikan dengan mesin-mesin otomatis berbasis kontrol digital.

Oleh karena itu, Rektor Unsyiah berharap alumni Unsyiah mampu membuka mata dan pikiran mereka, dengan modal yang telah mereka dapatkan selama pendidikan, untuk berkreasi dan berinovasi di satu sisi, dan menjaga karakter dan akhlak mereka di sisi lainnya.

Alumni Unsyiah juga dituntut untuk mengubah pola pikir mereka dari konservatif menuju pola pikir yang kreatif dan inovatif. Mereka harus berani keluar dari zona nyaman dan lebih berani untuk mengambil risiko-risiko besar dalam mencoba.

Menurut Samsul, mereka yang berani mencoba umumnya akan lebih berkembang dibandingkan mereka yang lebih memilih diam karena takut keluar dari zona nyaman.

“Kami meyakini, dengan cara ini, para lulusan tidak akan tersisih dalam persaingan di Era Revolusi Industri 4.0, dan tidak hanya akan menjadi penambah jumlah pengangguran nantinya,” pungkasnya.[RIL]

ACEHKITA.com menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund senilai US$5.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

220 PNS Kemenag Aceh Dilantik Secara Virtual karena Pandemi Corona

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - 220 CPNS formasi 2018 dalam lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh dilantik dan diambil...

Bangunan Makam Cut Meutia di Aceh Utara Rusak Tertimpa Pohon

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Bangunan makam Pahlawan Nasional, Cut Meutia, rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang beberapa waktu lalu. Kejadian ini turut...

Wilayahnya Rawan Bencana, Unsyiah dan Unand Kolaborasi Penelitian Kebencanaan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sama-sama berada di wilayah rawan bencana, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh dan Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat...

Anggota DPR RI Apresiasi UTBK Unsyiah di Tengah Pandemi COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Muhammad Kadafi, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer...

Webinar Harganas 2020 di Aceh: Jaga Keluarga dari COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) dan BKKBN Aceh menyelenggarakan webinar Hari...

More Articles Like This