Tuesday, February 18, 2020

29 Mahasiswa Asing Belajar Pengurangan Risiko Bencana di Unsyiah

Must Read

Pengungsi Suriah yang Ditendang Juru Kamera Jadi Pelatih Sepakbola di Spanyol

MADRID | ACEHKITA.COM –  Seorang pengungsi Suriah yang pernah menjadi berita utama media dunia setelah ditendang juru kamera perempuan...

Aceh Miliki Alat Deteksi Narkoba

Alat deteksi narkoba jenis GT 200 ini merupakan alat yang sangat canggih dan mampu mendeteksi narkoba hingga radius 700 meter.

AJI: Tiga Sinyal Jokowi Ingin Belenggu Kebebasan Berpendapat

JAKARTA – ACEHKITA.COM – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk tidak main-main dengan kebebasan berpendapat dan...

Menunaikan Zakat Fitrah

Warga Desa Bandarbaru, Kecamatan Kuta Alam, menunaikan zakat fitrah di Masjid Agung Al Makmur Lampriet, Banda Aceh, Senin (13/7/2015)...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 29 mahasiswa asing mengikuti kegiatan Summer Course on Disaster Risk Reduction and Management di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, selama empat hari mulai 22 hingga 25 Agustus 2019. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor IV Unsyiah, Dr. Hizir, di Gedung Magister Ilmu Kebencanaan atau Gedung Hyogo, Darussalam, Banda Aceh, pada Jumat (23/8).

Para mahasiswa yang belajar pengurangan risiko bencana dan manajemen kebencanaan di Unsyiah tersebut berasal dari enam perguruan tinggi di Asia yaitu 5 orang dari Universiti of Malaysia, 12 orang dari Universiti Malaysia of Trengganu, 7 orang dari China University of Geoscience Wuhan, 2 orang dari Fatoni University Thailand, 2 orang dari Kobe University Jepang dan 1 orang dari Tokyo University.

Hizir mengatakan, Summer Course on Disaster Risk Reduction and Management merupakan kegiatan kerja sama antara Unsyiah dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Sebelumnya kegiatan tersebut telah dilaksanakan di IPB pada 18-21 Agustus 2019.

“Summer Course on Disaster Risk Reduction and Management ini kegiatan yang sangat penting. Sebab melalui forum ini mahasiswa internasional bisa bertukar gagasan dan informasi terkait upaya pengurangan risiko bencana ataupun manajemen kebencanaan, yang berdasarkan kearifan lokal,” ujar Hizir.

Selain belajar pengurangan risiko bencana, sebut Hizir, para peserta juga mendapatkan pengetahuan mitigasi bencana melalui materi di kelas dan kegiatan di lapangan.

Ia menyebutkan saat ini perhatian dunia terhadap bencana sangat serius. Karena menurutnya bencana adalah ancaman serius yang bisa menghambat rencana pembangunan suatu negara. Karena jika terjadi suatu bencana, maka bisa turut mempengaruhi proses pembangunan, kondisi kehidupan serta ekonomi suatu negara.

“Apalagi sejak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah menetapkan bahwa Sustainable Development Goals (SDGs) harus mendorong setiap negara untuk memantau pengurangan risiko bencana demi pembangunan yang berkelanjutan,” sebut Hizir.

Untuk itulah, kata Hizir, sebagai perguruan tinggi Unsyiah dan IPB telah berusaha untuk terlibat aktif pada kegiatan-kegiatan mitigasi bencana, salah satunya dengan melaksanakan Summer Course on Disaster Risk Reduction and Management.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masa depan kita, karena bisa meningkatkan perhatian kita untuk lebih serius dalam mitigasi bencana,” tutur Hizir.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This