Sunday, January 26, 2020

29 Mahasiswa Asing Belajar Pengurangan Risiko Bencana di Unsyiah

Must Read

Galeri Foto Kondisi Warga Myanmar dan Bangladesh di Aceh Utara

Kondisi 584 imigran gelap asal Myanmar (Rohingya) dan Bangladesh yang awalnya di GOR Lhoksukon dipindahkan ke lokasi penampungan baru...

Di Lagu Baru Cut Niken Move On

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Cut Nyak Niken atau yang akrab disapa Nong Niken kembali merilis single terbaru yang...

Kirab Pemuda 2018 Dimulai dari Tugu Sabang Merauke

SABANG | ACEHKITA.COM -- Perjalanan Kirab Pemuda 2018 telah dimulai seiring dilakukan pelepasan secara resmi oleh Deputi Pembedayaan Pemuda...

‘Rampok’ Dana Publik Atas Nama Aspirasi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Rp917,5 miliar dana aspirasi yang dikelola oleh 81 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 29 mahasiswa asing mengikuti kegiatan Summer Course on Disaster Risk Reduction and Management di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, selama empat hari mulai 22 hingga 25 Agustus 2019. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor IV Unsyiah, Dr. Hizir, di Gedung Magister Ilmu Kebencanaan atau Gedung Hyogo, Darussalam, Banda Aceh, pada Jumat (23/8).

Para mahasiswa yang belajar pengurangan risiko bencana dan manajemen kebencanaan di Unsyiah tersebut berasal dari enam perguruan tinggi di Asia yaitu 5 orang dari Universiti of Malaysia, 12 orang dari Universiti Malaysia of Trengganu, 7 orang dari China University of Geoscience Wuhan, 2 orang dari Fatoni University Thailand, 2 orang dari Kobe University Jepang dan 1 orang dari Tokyo University.

Hizir mengatakan, Summer Course on Disaster Risk Reduction and Management merupakan kegiatan kerja sama antara Unsyiah dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Sebelumnya kegiatan tersebut telah dilaksanakan di IPB pada 18-21 Agustus 2019.

“Summer Course on Disaster Risk Reduction and Management ini kegiatan yang sangat penting. Sebab melalui forum ini mahasiswa internasional bisa bertukar gagasan dan informasi terkait upaya pengurangan risiko bencana ataupun manajemen kebencanaan, yang berdasarkan kearifan lokal,” ujar Hizir.

Selain belajar pengurangan risiko bencana, sebut Hizir, para peserta juga mendapatkan pengetahuan mitigasi bencana melalui materi di kelas dan kegiatan di lapangan.

Ia menyebutkan saat ini perhatian dunia terhadap bencana sangat serius. Karena menurutnya bencana adalah ancaman serius yang bisa menghambat rencana pembangunan suatu negara. Karena jika terjadi suatu bencana, maka bisa turut mempengaruhi proses pembangunan, kondisi kehidupan serta ekonomi suatu negara.

“Apalagi sejak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah menetapkan bahwa Sustainable Development Goals (SDGs) harus mendorong setiap negara untuk memantau pengurangan risiko bencana demi pembangunan yang berkelanjutan,” sebut Hizir.

Untuk itulah, kata Hizir, sebagai perguruan tinggi Unsyiah dan IPB telah berusaha untuk terlibat aktif pada kegiatan-kegiatan mitigasi bencana, salah satunya dengan melaksanakan Summer Course on Disaster Risk Reduction and Management.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masa depan kita, karena bisa meningkatkan perhatian kita untuk lebih serius dalam mitigasi bencana,” tutur Hizir.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

AJI-UNICEF Gelar Pelatihan Liputan Hak Anak untuk 25 Jurnalis Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar workshop peliputan hak anak untuk 25 jurnalis...

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

More Articles Like This