Update Vaksinasi COVID-19 di Aceh: Calon Jemaah Haji hingga Nakes

Vaksinasi Corona di Aceh Dimulai, Sasar 3,7 Juta Warga Disuntik Vaksin
Tenaga medis mengambil dosis vaksin Sinovac pada pelaksanaan vaksinasi corona di Aceh, Jumat (15/1). Foto: Ucok Parta/acehkita.com)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani menyampaikan, sebanyak 2.434 Calon Jemaah Haji (CJH) sudah vaksinasi COVID-19 dosis pertama hingga 31 Maret 2021. Sementara para lanjut usia (lansia) non-CJH yang sudah menerima suntikan vaksin corona Sinovac mencapai 2.115 orang.

“Vaksinasi bagi semua kelompok sasaran relatif lancar dan nyaris tanpa kejadian ikutan paska imunisasi serius. Meski ada yang sempat dirawat di rumah sakit sesaat saja dan kemudian dibolehkan pulang tanpa keluhan lanjutan,” ujar pria yang akrab disapa SAG itu, Jumat (2/4).

SAG menjelaskan, yang dikategorikan CJH itu terdiri dari kelompok umur 60 tahun ke atas yang disebut Lansia dan kelompok umur di bawah 60 tahun yang disebut kelompok rentan. Mereka akan rentan terserang virus corona di luar negeri.

Berdasarkan catatan kuota haji, lanjut SAG, jumlah CJH Aceh tahun 2021 sebanyak 4.191 orang. CJH yang sudah vaksinasi vaksin Sinovac dosis pertama hingga 31 Maret 2021 sebanyak 2.434 orang atau 58,1 persen, dan yang sudah selesai vaksinasi dosis kedua baru 39 orang. Vaksinasi dosis kedua dilakukan 14-28 hari setelah dosis pertama diterima.

Ia menhimbau CJH yang belum divaksin melakukan registrasi dan vaksinasi di Puskesmas, klinik kesehatan, atau rumah sakit terdekat dengan tempat tinggalnya. Registrasi sebaiknya pada sarana pelayanan kesehatan yang menerbitkan surat keterangan sehat sebelumnya, karena biodatanya sudah tercatat di sana.

“Para CJH sebaiknya mempersiapkan diri sejak dini karena proses pembentukan antibodi spesifik paska vaksinasi Covid-19 membutuhkan waktu agak lama,” sebutnya.

Sementara itu, para lansia lainnya sudah melakukan vaksinasi Sinovac dosis pertama sebanyak 2.115 orang, dan yang sudah menerima suntikan dosis kedua baru 67 orang. Progres vaksinasi para Lansia ini perlu dipacu lagi karena target sasarannya mencapai 435.651 orang di Aceh.

Selanjutnya SAG melaporkan, petugas pelayanan publik yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 43.154 orang, atau 9,0 persen dari target sasaran yang mencapai 478.489 orang.

Sementara target vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) di Aceh, kata SAG, sudah mencapai 99,8 persen dari total sasaran yang mencapai 56.470 nakes. Rinciannya, nakes yang sudah vaksinasi dosis pertama sebanyak 56.333 orang dan yang sudah menuntaskan dosis kedua sebanyak 49.279 orang.

Update Corona di Aceh per 1 April 2021

Lebih lanjut, SAG juga melaporkan secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 9.903 kasus per 1 April 2021. Dengan rincian, para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 8.058 orang. Sementara penderita dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 1.450 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 395 orang.

“Ada penambahan 11 kasus baru terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Para penderita COVID-19 tersebut terdiri dari warga Kota Banda Aceh sebanyak lima orang, dan warga Bireuen tiga orang. Tiga orang lainnya masing-masing warga Aceh Utara, Pidie, dan Kota Sabang,” sebutnya.

Ia menambahkan, sedangkan pasien COVID-19 yang dilaporkan sembuh bertambah satu orang yakni warga Kota Lhokseumawe, dan tidak ada laporan penambahan penderita COVID-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir. “Yang meningal dunia tidak ada,” ujar SAG. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.