Update Peta Zonasi Risiko COVID-19 di Aceh: Ada 4 Kabupaten/Kota Zona Merah

Update Peta Zonasi Risiko Corona di Aceh: Ada 4 Kabupaten/Kota Zona Merah
Update Peta Zonasi Risiko Corona di Aceh: Ada 4 Kabupaten/Kota Zona Merah. (Foto: covid19.go.id)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional memperbarui peta zonasi penularan virus corona di Indonesia, termasuk Aceh. Berdasarkan data 27 September 2020, terdapat 4 kabupaten/kota di Aceh yang masuk zona merah alias risiko tinggi penularan COVID-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) menyampaikan peta zona risiko peningkatan kasus COVID-19 di Aceh berubah lagi. “Aceh Barat Daya bertahan sebagai zona kuning dan Aceh Timur menjadi kuning dari zona orange minggu lalu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9) malam.

SAG menjelaskan, perubahan warna tersebut berdasarkan hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah berdasarkan data 27 September 2020 oleh Tim Pakar Epidemiologi Satgas Penanganan COVID-19 Nasional.

Ia menyebut, selain Aceh Timur yang kondisinya kian baik, Aceh Selatan dan Banda Aceh juga ‘naik kelas’ dari zona merah pada minggu lalu menjadi zona orange.

“Sedangkan Aceh Jaya dan Pidie Jaya, yang sebelumnya zona orange, kini menjadi zona merah. Bireuen turun menjadi zona orange dari zona kuning. Aceh Besar masih tetap zona merah,” jelas SAG.

“Dinamika perubahan warna tersebut sejalan dengan perkembangan kasus Covid-19 di pelbagai kabupaten dan kota yang juga tidak stabil dan berfluktuasi,” sebutnya.

Lebih lanjut, SAG memaparkan peta zonasi risiko kenaikan kasus COVID-19 selengkapnya. Zona merah (risiko tinggi) meliputi Pidie Jaya, Sabang, Aceh Jaya, dan Aceh Besar.

Zona orange (risiko sedang) meliputi Aceh Tamiang, Aceh Selatan, Langsa, Lhokseumawe, Subulussalam, Pidie, Aceh Singkil, Bireuen, Nagan Raya, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Simeulue, Banda Aceh, Aceh Utara, Gayo Lues, dan Bener Meriah.

“Zona kuning yang risiko peningkatan kasus COVID-19 tergolong rendah hanya Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Aceh Timur,” tuturnya.

Kumulatif COVID-19 Capai 4.552 Kasus

Per Rabu (30/9), SAG melaporkan penambahan 83 kasus positif (konfirmasi) baru, sehingga secara akumulasi jumlah kasus corona di Aceh sudah mencapai 4.552 orang.

“Rinciannya, 1.637 orang dirawat di rumah sakit atau diisolasi, 2.739 orang dinyatakan sembuh, 176 orang meninggal dunia,” ujar SAG.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.