Speed Boat Berjaya di Laut Banda-Sabang

0
744

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Terhentinya arus pelayaran Sabang-Banda Aceh sejak kemarin karena cuaca buruk, justru membawa rezeki bagi pemilik speed boat. Mereka jadi pemain tunggal dalam transportasi laut antarpulau ini.

Pantauan acehkita.com, Rabu (23/12) jelang siang, ada dua speed boat bolak balik melayani penyeberangan Ulee Lheue-Balohan. Beberapa warga yang jenuh menunggu ketakpastian pelayaran resmi, nekad berangkat dengan kapal fyber itu.

Hanya dengan merogoh kocek Rp500 ribu, boat dengan kekuatan 40 kali tenaga kuda ini siap mengarungi lautan yang dinyatakan berbahaya bagi pelayaran, menuju Pulau Weh. Juga sebaliknya.

Penumpangnya hanya dibatasi tiga orang, plus dua awak boat. Begitu juga barang, disesuaikan.

Abdullah Brewok, seorang pengguna jasa speed boat mengatakan, dirinya nekad berangkat, karena sudah dua hari terkatung di Pelabuhan Ulee Lheu. “Nyawa sama Tuhan,” katanya.

Dengan kondisi ombak yang sampai tiga meter lebih, penyeberangan dengan speed boat tentu sangat berisiko, apalagi tak ada pengamanan khusus bagi penumpangnya.

Seorang awak speed boat mengaku, bahwa kondisi di lautan memang sedang buruk, hujan disertai angin kencang. Tapi, mereka nekat, dengan alasan mencari rezeki dan membantu orang. “Kapan lagi membantu saudara,” kata dia.

Ia mengaku, melayani penyeberangan karena ada permintaan dari penumpang.

Kepala UPT Pelabuhan Ulee Lheue, Saifullah, mengatakan, pihaknya tak akan bertanggungjawab jika sesuatu terjadi pada penumpang speed boat itu, meski mereka berangkat lewat Pelabuhan Ulee Lheue.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.