Tuesday, February 18, 2020

Sate Matang Diharapkan Jadi Salah Satu lkon Kuliner Aceh

Must Read

Tim Kampanye SBY

Ketua Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Anas Urbaningrum, melantik tim kampanye daerah Aceh, Kamis lalu. Tim ini bertugas memenangkan SBY-Boediono...

FOTO : Korban Gempa Laksanakan Salat Ghaib

Para korban gempa di lokasi pengungsian Bernung, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, melaksanakan salat gaib untuk warga yang meninggal dalam...

Doa Bersama Untuk Seulawah

Warga kemukiman Lamteuba Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar mengikuti shalat istighasah dan doa bersama agar Seulawah Agam tidak meletus, Jumat...

Rabu, KIP Aceh Rekap Suara

BANDA ACEH. acehkita.com. Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Rabu lusa, akan menggelar rapat pleno tentang rekapitulasi hasil perolehan suara...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Festival Sate Matang yang digelar perdana di Bireuen menarik antusias warga. Sebanyak 17 kecamatan yang ada di daerah setempat ikut meramaikan agenda Calendar of Event (CoE) Aceh 2019 ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang diwakili Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya, Irmayani, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan festival ini diharapkan jadi awal untuk menunjukkan eksistensi kuliner Aceh khususnya sate.

“Aceh terkenal dengan kuliner, namun Sate Matang yang sudah dikenal banyak orang ini belum terangkat eksistensinya, maka dari itu kita harapkan kegiatan ini mampu mendorong lahirnya ikon kuliner baru untuk Aceh lewat sate,” ujarnya, Sabtu (30/3).

Wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani yang juga hadir dalam festival ini juga menyebutkan, potensi Bireuen dari sisi kuliner sangat banyak dan tentunya Sate Matang ke depan bisa menjadi ikon Bireuen serta Aceh pada umumnya.

“Kenapa harus Sate Matang? Karena kita tahu nama Sate Matang ini sudah lama ada dan kini ada dimana-mana, walaupun sekarang namanya Sate Tubaka, Sate Apaleh, Sate Tumin, dan lainnya, namun sejak dulu nama Sate Matang telah melekat di masyarakat Aceh khususnya,” katanya disela-sela bertemu awak media.

Festival Sate Matang yang berlangsung di Lapangan Galacticos Cot Gapu, Bireuen tersebut sejak pagi tadi terlihat ramai walaupun kondisi cuaca terik menyelimuti seantero Kota Juang, namun kehadiran warga terlihat begitu antusias terlebih lagi disediakan nasi dan sate matang gratis untuk 1000 pengunjung pertama.

Agenda festival ini berlangsung hingga Minggu (31/3) dan terbuka untuk umum, selain ada sate aneka kuliner dan jajanan khas Bireuen juga tersedia di Festival Sate Matang, jadi jangan lupa untuk mampir dan mencicipi.[]

Aulia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This