Saturday, May 30, 2020

Sate Matang Diharapkan Jadi Salah Satu lkon Kuliner Aceh

Must Read

AJI Luncurkan Buku Panduan Investigasi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia meluncurkan dua judul buku yang berkaitan dengan liputan investigasi...

Tiga Jenderal TNI di Lingkaran Partai Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Tiga purnawirawan jenderal dipastikan merapat ke Partai Aceh untuk menggolkan kandidat yang diusung partai...

‘Harimau Rawa’ Siap Hadang ‘Laskar Rencong’

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Skuad Persih Tembilahan siap menang menghadapi tuan rumah Persiraja, pada laga lanjutan Divisi...

PSSB Tertinggal 0-1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- PSSB Bireuen sementara tertinggal 0-1 dari Pro Duta Medan dalam lanjutan Divisi Utama kompetisi...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Festival Sate Matang yang digelar perdana di Bireuen menarik antusias warga. Sebanyak 17 kecamatan yang ada di daerah setempat ikut meramaikan agenda Calendar of Event (CoE) Aceh 2019 ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang diwakili Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya, Irmayani, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan festival ini diharapkan jadi awal untuk menunjukkan eksistensi kuliner Aceh khususnya sate.

“Aceh terkenal dengan kuliner, namun Sate Matang yang sudah dikenal banyak orang ini belum terangkat eksistensinya, maka dari itu kita harapkan kegiatan ini mampu mendorong lahirnya ikon kuliner baru untuk Aceh lewat sate,” ujarnya, Sabtu (30/3).

Wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani yang juga hadir dalam festival ini juga menyebutkan, potensi Bireuen dari sisi kuliner sangat banyak dan tentunya Sate Matang ke depan bisa menjadi ikon Bireuen serta Aceh pada umumnya.

“Kenapa harus Sate Matang? Karena kita tahu nama Sate Matang ini sudah lama ada dan kini ada dimana-mana, walaupun sekarang namanya Sate Tubaka, Sate Apaleh, Sate Tumin, dan lainnya, namun sejak dulu nama Sate Matang telah melekat di masyarakat Aceh khususnya,” katanya disela-sela bertemu awak media.

Festival Sate Matang yang berlangsung di Lapangan Galacticos Cot Gapu, Bireuen tersebut sejak pagi tadi terlihat ramai walaupun kondisi cuaca terik menyelimuti seantero Kota Juang, namun kehadiran warga terlihat begitu antusias terlebih lagi disediakan nasi dan sate matang gratis untuk 1000 pengunjung pertama.

Agenda festival ini berlangsung hingga Minggu (31/3) dan terbuka untuk umum, selain ada sate aneka kuliner dan jajanan khas Bireuen juga tersedia di Festival Sate Matang, jadi jangan lupa untuk mampir dan mencicipi.[]

Aulia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Gugus Tugas Aceh: OTG Covid-19 Perlu Diwaspadai, tapi Tidak Dikucilkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Dari total 20 kasus positif Covid-19 di Aceh sampai saat ini, sudah ada dua...

AJI Desak Politikus PSI Cabut Laporan terhadap Jurnalis Senior Farid Gaban

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengecam tindakan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid yang melaporkan jurnalis senior Farid Gaban ke Polda Metro Jaya....

Martabat dan Gengsi di tengah Pandemi

Martabat dan Gengsi di tengah Pandemi Saiful Mahdi* Saya hanya mengikuti selintas heboh "nasi anjing". Nasi bungkus ini dibagikan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta pada akhir...

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik Idul Fitri 1441 H bagi...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

More Articles Like This