Wednesday, February 26, 2020

Sate Matang Diharapkan Jadi Salah Satu lkon Kuliner Aceh

Must Read

Capres Neoliberal Kembali Ditentang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Belasan aktivis Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR), kembali berunjuk rasa menyerukan masyarakat Aceh...

Pengibaran Bendera Raksasa di Gunung Goh Cut

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Komando Rayon Militer 0101/BS bersama Muspika Peukan Bada dan masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih...

ACEHKITA.tv | Mahasiswa Aceh Tuntut APBA Segera Disahkan

Mahasiswa dari perwakilan BEM se-Aceh melakukan aksi demo di gedung DPRA, Bundaran Simpang Lima, dan berakhir di Kantor Gubernur...

Inzaghi Kunjungi Penjara

MILAN, acehkita.com-Penyerang gaek AC Milan, Filippo Inzaghi, melakukan kegiatan sosial dengan mengunjungi penjara anak-anak San Vittore. Namun Inzaghi menemui...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Festival Sate Matang yang digelar perdana di Bireuen menarik antusias warga. Sebanyak 17 kecamatan yang ada di daerah setempat ikut meramaikan agenda Calendar of Event (CoE) Aceh 2019 ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang diwakili Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya, Irmayani, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan festival ini diharapkan jadi awal untuk menunjukkan eksistensi kuliner Aceh khususnya sate.

“Aceh terkenal dengan kuliner, namun Sate Matang yang sudah dikenal banyak orang ini belum terangkat eksistensinya, maka dari itu kita harapkan kegiatan ini mampu mendorong lahirnya ikon kuliner baru untuk Aceh lewat sate,” ujarnya, Sabtu (30/3).

Wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani yang juga hadir dalam festival ini juga menyebutkan, potensi Bireuen dari sisi kuliner sangat banyak dan tentunya Sate Matang ke depan bisa menjadi ikon Bireuen serta Aceh pada umumnya.

“Kenapa harus Sate Matang? Karena kita tahu nama Sate Matang ini sudah lama ada dan kini ada dimana-mana, walaupun sekarang namanya Sate Tubaka, Sate Apaleh, Sate Tumin, dan lainnya, namun sejak dulu nama Sate Matang telah melekat di masyarakat Aceh khususnya,” katanya disela-sela bertemu awak media.

Festival Sate Matang yang berlangsung di Lapangan Galacticos Cot Gapu, Bireuen tersebut sejak pagi tadi terlihat ramai walaupun kondisi cuaca terik menyelimuti seantero Kota Juang, namun kehadiran warga terlihat begitu antusias terlebih lagi disediakan nasi dan sate matang gratis untuk 1000 pengunjung pertama.

Agenda festival ini berlangsung hingga Minggu (31/3) dan terbuka untuk umum, selain ada sate aneka kuliner dan jajanan khas Bireuen juga tersedia di Festival Sate Matang, jadi jangan lupa untuk mampir dan mencicipi.[]

Aulia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This