Tuesday, February 18, 2020

Romantisnya Musim Gugur di Pulau Nami

Must Read

FOTO | Meteran Listrik Masjid Meledak

Jemaah salat Jumat di Masjid As Saajidin di Jalan Tanjung Indah Utama, Kompleks Dolog, Desa Tanjung, Ingin Jaya,...

Hilangkan Penat, Anggota KIP Facebook-an

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Setelah berkutat dengan berbagai kesibukan dalam mempersiapkan pelaksanaan pemilihan presiden dan hari pencontrengan, beberapa...

AJI: Hormati Hak Publik, Cabut Pembatasan Akses Media Sosial

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mendesak pemerintah untuk segera mencabut kebijakan pembatasan akses media...

MENGENANG ISHAK DAUD | Perang Penghabisan di Alue Nireh

UMAR KINI BERUSIA 25 TAHUN. Tiga tahun telah lewat. Tak ada lagi perang yang membuncah. Hanya saja, sembilan butir peluru...

Musim gugur menjadi waktu terbaik mengunjungi salah satu pulau buatan yang berada tak jauh dari Seoul, ibu kota Korea Selatan. Puncak musim gugur ditandai dengan dedaunan yang mulai berubah warna. Dan ribuan turis pun bakal ramai mendatangi pulau ini.

Pulau ini terletak di tengah sungai Han. Wilayah pulau ini terlihat seperti daun yang terapung di bagian atas danau Cheongpyeong. Pulau yang terbentuk alami akibat pembangunan bendungan pada tahun 1944 ini, berada di Gapyeong, satu jam tiga puluh menit dari Seoul.

Luas areanya sekitar 460.000 meter dan berjarak 5 kilometer. Penyebutan Nami untuk pulau ini diambil dari seorang jenderal bernama Nami, yang meninggal muda setelah menang melawan perompakan pada masa pemerintahan King Sejo zaman Dinasti Joseon.

Beberapa judul film juga mengambil lokasi di sini, seperti Winterreise dan Riverside Song Festival. Pada tahun 2001 ada lebih dari 270.000 wisatawan yang datang ke pulau ini termasuk dari luar negeri.

Namun yang membuatnya sangat terkenal adalah Drama Winter Sonata yang juga sukses menbuat perkembangan halyu wave atau demam Korea pada tahun 2002.

Setelah drama yang dibintangi oleh Bae Yong Joon dan Choi Ji Woo ditayangkan oleh KBS (Korean Broadcasting System), lebih dari 650.000 orang berkunjung ke Pulau Nami pada tahun 2000. Jumlah itu terus meningkat mencapai 2,3 juta pada tahun 2012. Sementara pada tahun 2014, lebih dari 3 juta orang berkunjung.

Sehingga tak heran di brosur wisatanya juga tercantum di mana saja lokasi pengambilan gambar untuk drama dilakukan.

Namisoem (Soem dalam bahasa Korea berarti pulau) menganti namanya menjadi Republik Naminara (Nara berarti negara), pada 1 Maret 2006. Dengan nama barunya, Naminara memiliki bendera, lagu kebangsaan, mata uang, paspor, bahkan perangkonya sendiri.

Selain itu, agar menarik minat banyak turis, mereka memberi tiket diskon khusus kepada wisatawan asing. Di antara tiket yang diberi diskon misalnya tiket masuk, gratis sekali minum di guide lounge book cafe dan snow cafe, penggunaan gratis Happy Garden Businees Center termasuk penggunaan komputer, internet, mesin fotokopi dan fax.

Sementara untuk pengunjung muslim, di sana tersedia musala –lengkap dengan tempat wudu, perlengkapan salat, serta Alquran– yang sangat bersih. Tak ketinggalan, jika perut mulai terasa lapar, maka tersedia restoran bersertifikat halal.

Sekarang Pulau Nami sudah memiliki kebun binatang. Di kebun botaninya, pengunjung bisa melihat berbagai jenis tupai, burung merak, kelinci, serta unta yang bermain di kebun terbuka.

Selain hewan, juga terdapat beragam jenis pohon yang berwarna merah, cokelat, dan kuning saat musim gugur tiba. Seperti dereta pohon ginko, pohon maple, dan cornel. Tak ketinggalan, di sana juga ada kebun berisi bunga dahlia, edelwess, cosmo, degonia, dan deretan pohon metasequoia.

Seperti yang ditampilkan dalam drama, pengunjung juga bisa menyewa sepeda untuk berkeliling pulau. Jika ingin lebih menantang, pengunjung bisa naik Zip Wire, yang membuat kita duduk bergelantungan dan meluncur ke Nami.

Berikut sejumlah foto yang diabadikan oleh Khiththati, reporter acehkita.com yang berkunjung ke Korea Selatan pada musim gugur tahun lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

Istri Plt Gubernur Aceh Tinjau Rumah Layak Huni di Subulussalam

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati kembali meninjau penerima bantuan rumah layak huni di kawasan Desa Ciparpari Timur, Kecamatan Sultan Daulat,...

More Articles Like This