Thursday, April 2, 2020

Romantisnya Musim Gugur di Pulau Nami

Must Read

Jemaah Haji yang Wafat Dapat Klaim Asuransi Rp18,5 Juta

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiap jemaah haji Indonesia yang wafat mendapat klaim asuransi sebesar Rp 18,5 juta, sementara...

Mesum, Anggota Satpol PP Bener Meriah Dicambuk

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seorang anggota Satpol PP Bener Meriah berinisial J, 29 tahun, dan enam warga lain...

FOTO | Drama Pemuda Lambirah

Sejumlah pemuda Desa Lambirah, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, mementaskan drama mengenai sejarah Aceh pada penutupan Musbaqal Tilawatil Quran di...

Patah Tulang

Warga membantu mengangkat pasien patah tulang ke rumah tabib Ali Akbar Gampong Dayah Kecamatan Beutong, Nagan Raya, Jumat (2/10)....

Musim gugur menjadi waktu terbaik mengunjungi salah satu pulau buatan yang berada tak jauh dari Seoul, ibu kota Korea Selatan. Puncak musim gugur ditandai dengan dedaunan yang mulai berubah warna. Dan ribuan turis pun bakal ramai mendatangi pulau ini.

Pulau ini terletak di tengah sungai Han. Wilayah pulau ini terlihat seperti daun yang terapung di bagian atas danau Cheongpyeong. Pulau yang terbentuk alami akibat pembangunan bendungan pada tahun 1944 ini, berada di Gapyeong, satu jam tiga puluh menit dari Seoul.

Luas areanya sekitar 460.000 meter dan berjarak 5 kilometer. Penyebutan Nami untuk pulau ini diambil dari seorang jenderal bernama Nami, yang meninggal muda setelah menang melawan perompakan pada masa pemerintahan King Sejo zaman Dinasti Joseon.

Beberapa judul film juga mengambil lokasi di sini, seperti Winterreise dan Riverside Song Festival. Pada tahun 2001 ada lebih dari 270.000 wisatawan yang datang ke pulau ini termasuk dari luar negeri.

Namun yang membuatnya sangat terkenal adalah Drama Winter Sonata yang juga sukses menbuat perkembangan halyu wave atau demam Korea pada tahun 2002.

Setelah drama yang dibintangi oleh Bae Yong Joon dan Choi Ji Woo ditayangkan oleh KBS (Korean Broadcasting System), lebih dari 650.000 orang berkunjung ke Pulau Nami pada tahun 2000. Jumlah itu terus meningkat mencapai 2,3 juta pada tahun 2012. Sementara pada tahun 2014, lebih dari 3 juta orang berkunjung.

Sehingga tak heran di brosur wisatanya juga tercantum di mana saja lokasi pengambilan gambar untuk drama dilakukan.

Namisoem (Soem dalam bahasa Korea berarti pulau) menganti namanya menjadi Republik Naminara (Nara berarti negara), pada 1 Maret 2006. Dengan nama barunya, Naminara memiliki bendera, lagu kebangsaan, mata uang, paspor, bahkan perangkonya sendiri.

Selain itu, agar menarik minat banyak turis, mereka memberi tiket diskon khusus kepada wisatawan asing. Di antara tiket yang diberi diskon misalnya tiket masuk, gratis sekali minum di guide lounge book cafe dan snow cafe, penggunaan gratis Happy Garden Businees Center termasuk penggunaan komputer, internet, mesin fotokopi dan fax.

Sementara untuk pengunjung muslim, di sana tersedia musala –lengkap dengan tempat wudu, perlengkapan salat, serta Alquran– yang sangat bersih. Tak ketinggalan, jika perut mulai terasa lapar, maka tersedia restoran bersertifikat halal.

Sekarang Pulau Nami sudah memiliki kebun binatang. Di kebun botaninya, pengunjung bisa melihat berbagai jenis tupai, burung merak, kelinci, serta unta yang bermain di kebun terbuka.

Selain hewan, juga terdapat beragam jenis pohon yang berwarna merah, cokelat, dan kuning saat musim gugur tiba. Seperti dereta pohon ginko, pohon maple, dan cornel. Tak ketinggalan, di sana juga ada kebun berisi bunga dahlia, edelwess, cosmo, degonia, dan deretan pohon metasequoia.

Seperti yang ditampilkan dalam drama, pengunjung juga bisa menyewa sepeda untuk berkeliling pulau. Jika ingin lebih menantang, pengunjung bisa naik Zip Wire, yang membuat kita duduk bergelantungan dan meluncur ke Nami.

Berikut sejumlah foto yang diabadikan oleh Khiththati, reporter acehkita.com yang berkunjung ke Korea Selatan pada musim gugur tahun lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This