Wednesday, February 26, 2020

Steffy Tak Penuhi Panggilan KPK

Must Read

Anak Harimau Diselamatkan di Subulussalam

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seekor anak harimau Sumatera yang masih berusia dua tahun, Kamis pagi, diselamatkan dari perangkap...

Penyaluran Raskin di Aceh Besar Bermasalah: Pattiro

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Lembaga Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Aceh menemukan banyak masalah dalam pembagian beras...

FOTO | Pasang Tanda Pangkat

Pangdam Iskandar Muda Mayjen Adi Mulyono memasang tanda pangkat pada Komandan Batalyon Armed 17/105-Tarik Letkol ARM Erdi Eka Wijayanto...

Foto-foto Kerusakan Gempa di Pidie

GEUMPANG | ACEHKITACOM -- Gempa menjelang Subuh merusak sedikitnya 84 rumah di Tangse, Mane dan Geumpang, Pidie. Nyawa seorang...

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Fenny Steffy Burase tak memenuhi agenda pemeriksaan sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kasus dugaan suap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf, pada Jumat (6/10) kemarin.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ketidakhadiran Steffy Burase dalam pemeriksaan lanjutan ini dikarenakan perempuan yang dicekal keluar negeri selama enam bulan sejak operasi tangkap tangan Irwandi itu sedang sakit.

“Steffy tidak hadir, dia menyampaikan tadi karena sakit,” kata Febri Diansyah di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (5/10) dilansir Detikcom.

Febri menambahkan, KPK akan mengagendakan pemanggilan ulang kepada Steffy. Namun dia belum menyebut kapan pemanggilan ulang dilakukan.

“Nanti akan kita panggil lagi. Nanti diinformasikan,” tuturnya.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Irwandi sebagai tersangka suap. Dia diduga menerima duit suap Rp 500 juta dari Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi, yang juga menjadi tersangka.

Uang itu diduga merupakan bagian dari commitment fee Rp 1,5 miliar atau 10 persen demi mendapatkan ijon proyek infrastruktur yang menggunakan alokasi Dana Otsus. KPK menduga bagian 8 persen diperuntukkan bagi sejumlah pejabat di provinsi, sedangkan 2 persen di tingkat kabupaten.

Sebagian dari duit suap Rp 500 juta itu diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018. Selain Irwandi dan Ahmadi, ada dua orang yang juga dijerat sebagai tersangka, yaitu Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri.

Dalam perkembangannya, KPK juga cukup intens memeriksa Steffy yang bahkan telah dicegah ke luar negeri. Apartemen milknya di Jakarta pun pernah digeledah oleh penyidik KPK. Lembaga anti rasuah menduga Steffy tahu soal aliran duit suap Irwandi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This