Wednesday, October 27, 2021
spot_img

Ratusan Nakes Dibekali Penguatan Screening dan Tata Laksana KIPI Vaksinasi Covid-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Lebih dari dua ratus tenaga kesehatan (Nakes) dari berbagai daerah di Aceh dan Sumatra dibekali materi penguatan screening dan tata laksana Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) vaksinasi Covid-19, Kamis (7/10/2021). Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh bekerja sama UNICEF, dan didukung Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Aceh.

Dalam diskusi ini menghadirkan dua pemateri yaitu Ketua Komnas KIPI, Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Setari, SPA(K) dan Pengurus IDI wilayah Aceh, dr. M. Fuad, SpPD-KHOM, FINASIM.

Dalam pemaparannya, dr. Hinky mengatakan, sepertiga populasi di dunia sudah tervaksinasi. Seharusnya, tidak ada lagi kecemasan yang muncul dari masyarakat perihal vaksinasi.

”Tidak semua kasus KIPI itu berkaitan dengan vaksinasi. Malah sering terjadi karena kebetulan, karena semuanya dikait-kaitkan,” ujarnya.

Menurutnya, kecemasan berlebihan justru menyebabkan kejadian-kejadian pasca imunisasi tersebut sering terjadi. Beberapa masyarakat menganggap lemas yang terjadi setelah vaksin adalah kelumpuhan. Selain itu, kata dr. Hinky berdasarkan catatannya KIPI terjadi satu hingga dua hari setelah vaksinasi.

“Kalau setelah seminggu, bisa jadi bukan KIPI. Tidak ada hubungannya,” kata Hinky.

Sementara itu, menurut pengurus IDI wilayah Aceh, dr. M. Fuad, informasi/berita bohong (hoaks) yang muncul di masyarakat menyebabkan kecemasan sehingga masyarakat enggan melakukan vaksinasi.

“Padahal kan vaksin itu adalah hak yang diberikan oleh pemerintah, dan masyarakat wajib mendapat hak tersebut. Memang ada kelompok tertentu yang harus dilakukan pemerikasaan lebih lanjut. Sebelumnya ditunda oleh pengambil kebijakan karena kita belum tahu dampaknya,” sebut Fuad.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,864FollowersFollow
22,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU