Friday, April 3, 2020

Qanun Pilkada Dibahas Ulang

Must Read

Gagal Ginjal, Seorang ABK Kapal Tanker Hongkong Dievakuasi ke Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Li Yu Tian seorang anak buah kapal (ABK) tanker MT BAI LU ZOU berbendera...

Diduga Korban Pembunuhan, Jenazah Ibu-Anak Ditemukan di Sungai Meureubo

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Tim penyelamat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat mengevakuasi jenazah ibu dan...

AirAsia Diajak Buka Rute Aceh-Singapura

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Maskapai penerbangan AirAsia diajak membuka rute Banda Aceh - Singapura, untuk memudahkan turis asing...

Komunitas di Aceh Kampanyekan Hari Kepedulian

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sejumlah lintas komunitas di Aceh akan mengampanyekan Hari Kepedulian untuk mengapresiasi para relawan, donor,...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Rapat pembahasan pemilihan kepala daerah yang dihadiri gubernur, DPRA, Komisi Independen Pemilihan Aceh, pimpinan partai politik nasional dan lokal, serta aktivis sipil menyepakati untuk menurunkan intensitas ketegangan politik menjelang pilkada. DPRA dan Gubernur bersepakat untuk membahas ulang qanun pemilihan.

Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan alot yang difasilitasi Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu. Rapat berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga menjelang buka puasa.

Dalam pertemuan itu, Kementerian Dalam Negeri mendengarkan masukan dari kalangan eksekutif, legislatif, pimpinan partai, Komisi Independen Pemilihan, dan aktivis sipil. Yang hadir di antaranya, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Ketua Pansus Pilkada DPRA Adnan Beuransah, Abdullah Saleh, Ghufan Zainal Abidin (anggota DPRA), Muzakkir Manaf dari Partai Aceh, Mawardy Nurdin (Partai Demokrat), TAF Haikal (Kaukus Pantai Barat-Selatan), Hendra Fadli (aktivis KontraS Aceh), dan unsur Forum Komunikasi Aceh Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan.

TAF Haikal yang hadir di pertemuan mewakili Kaukus Pantai Barat-Selatan mengatakan, para pihak bersepakat untuk cooling down selama sebulan. Usai lebaran, DPRA dan eksekutif akan membahas ulang Qanun Pilkada.

“Ini cooling down dulu,” kata Haikal pada acehkita.com via telepon usai pertemuan.

Anggota DPRA Ghufran Zainal Abidin menyebutkan, untuk sementara ini semua pihak diminta menahan diri. “Terkait pilkada, semua pihak selama bulan puasa cooling down dulu,” kata dia. “Dilanjutkan pembahasannya setelah puasa Ramadan.”

Sementara itu, Ketua KIP Abdul Salam Poroh menyebutkan, tahapan pilkada akan terus berjalan bersamaan dengan pembahasan Qanun Pilkada di legislatif. “KIP akan laksanakan sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam tahapan,” kata Abdul Salam Poroh pada acehkita.com, Rabu malam. []

1 COMMENT

  1. Satu kekeliruan besar. Setelah tuntutan para guru di Banda Aceh agar sekolah diliburkan, lagi-lagi para politisi Aceh menganggap Ramadhan sebagai bulan Moratorium dan Cooling Down. Kenapa demikian? Ramadhan tetap sama dengan bulan lainnya. Ramadhan bulan aktivitas, bulan sekolah, bulan kuliah, bulan bekerja apa saja. Semua pekerjaan itu diniatkan ibadah, maka ramadhan bukan sekedar bulan shalat, mengaji, zikir dan suluk. Semangat Ramadhan seharusnya dapat menyelesaikan sengkarut politik saat ini. Ini malah cooling down…??? Tidak masalah jika test kesehatan para calon diundur hingga syawal, tapi pendaftaran calon partai maunya jalan terus . Nanti, saat Syawal tinggal semua ditest kesehatan, ya kan!?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This