Thursday, April 2, 2020

PMI Normalkan Kehidupan Korban Gempa

Must Read

TNI AU Tangkap 10 Pelaku Illegal Logging

ACEH BESAR | ACEHKITA.COM – Pihak Satuan Polisi Militer Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang menangkap sepuluh pelaku...

Rossi Taklukkan Catalunya

BARCELONA | ACEHKITA.COM – Valentino Rossi akhirnya memenangi MotoGP setelah bersaing ketat dengan rekan setimnya di Yamaha Jorge Lorenzo...

Dua Napi Narkoba Kabur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Dua narapidana kasus narkotika dan obat-obatan terlarang kabur dari selnya di Lembaga Pemasyarakatan Klas...

Simulasi Tsunami

Selain di Ulee Lhue, simulasi serupa juga dilakukan di Lampuuk, Kecamatan Lhok Nga, Aceh Besar dan Sabang. Simulasi melibatkan...

MEUREUDU | ACEHKITA.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) memulai kegiatan pemulihan dini untuk membantu masyarakat Aceh yang tertimpa bencana gempa bumi Pidie Jaya Aceh.

Secara simbolis kegiatan dimulai dengan peletakan batu pertama pembangunan sumur bor di Gampong Jeulanga, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, oleh Sekjen PMI Pusat, Ritola Tasmaya. “Kami mengucapkan terima kasih serta kepercayaannya kepada seluruh pihak yang telah membantu masyarakat Aceh melalui PMI,” katanya Kamis 12 Januari 2017.

Menurutnya setelah respon tanggap darurat, bantuan akan kami teruskan melalui berbagai kegiatan di masa pemulihan dini. “Kami percaya bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Aceh untuk dapat kembali bangkit,” sambung Ritola.

Kegiatan pemulihan PMI difokuskan pada dua ha, yaitu pemulihan mata pencaharian dan tempat tinggal masyarakat melalui cash transfer program (CTP) serta kesehatan warga. Dalam kegiatan CTP, PMI akan menyalurkan bantuan dana untuk membantu memulihkan mata pencaharian (livelihood) kepada 507 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak gempa. Bantuan dilakukan di sembilan desa di Kecamatan Tringgadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Dana yang diberikan akan dipergunakan untuk penyediaan kebutuhan dasar dan peralatan untuk menunjang mata pencaharian masyarakat.

Sementara CTP untuk tempat tinggal (shelter) akan diperuntukkan bagi 526 KK di empat kecamatan di tiga kabupaten, yaitu Pidie Jaya, Bireun, dan Pidie. Bantuan dana tersebut akan digunakan untuk penyediaan peralatan pertukangan untuk memperbaiki rumah warga.

Di bidang kesehatan, pemulihan dini difokuskan untuk pemberian bantuan berupa distribusi air bersih, perbaikan sumber mata air, pembersihan dan pengeboran sumur warga, layanan kesehatan keliling (mobile clinic), layanan fisioterapi keliling, bantuan psikososial untuk menghilangkan trauma akibat gempa, dan pemberian sarana penyaringan air bersih.

Sekitar 397 sukarelawan ikut diturunkan untuk menyalurkan berbagai bantuan tersebut kepada masyarakat. Operasi pemulihan dini PMI akan berjalan selama 150 hari atau 5 bulan. []

CHAIDEER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This