Friday, April 3, 2020

Plt Gubernur Aceh Hadiri Rakornas Forkopimda di Bogor

Must Read

Mahasiswa Unsyiah Keluhkan Layanan KRS Online

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ribuan mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh mengeluhkan tak bisa melakukan pengisian Kartu Rencana...

Warga Sri Lanka Terdampar

Warga Srilangka yang terdampar di angkut dengan menggunakan mobil TNI Angkatan Laut ke tempat penampungan di KUD Darul Makmur...

Disambangi Satpol PP, eh, PNS Bolos Lari Kocar-kacir

BANDA ACEH -- Satuan Polisi Pamong Praja merazia para pegawai negeri sipil yang berkeliaran pada jam kerja. Dalam razia...

Arus Listrik ke Kantor Bupati Bireuen Kembali Normal

BIREUEN | ACEHKITA.COM – PT PLN kembali menyambung arus listrik ke Kantor Bupati Bireuen sejak Selasa (1/11) sore sekitar...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BOGOR | ACEHKITA.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tahun 2019 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu, (13/11/2019).

Nova hadir bersama unsur pimpinan daerah lainnya meliputi 23 kabupaten/kota di Aceh. Terlihat pula Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak, Kajati Aceh Irdam, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, serta Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin.

Rakornas tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pemaparannya, Jokowi meminta pemerintah daerah dan jajaran dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah lainnya menjalin komunikasi yang harmoni.

Hal ini diyakini sebagai salah satu upaya untuk menyinergikan dan mendukung program pembangunan.

“Komunikasi Gubernur dengan Kapolda, Pangdam, Kajati, Kepala Pengadilan Tinggi penting sekali untuk dibangun, ada masalah dibicarakan, hubungan harmonis seperti itu akan memengaruhi tensi di daerah, kalau ada masalah dan ada yang tidak rukun, satu saja akan menjadi masalah besar dalam menangani problem di daerah. Bupati atau Walikota juga harus menjalin hubungan yang baik dengan Forkopimda,” kata Jokowi.

Sementara Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa permasalahan yang dihadapi pemerintah saat ini tidak lepas dari peran pemerintah daerah.

Menurut Tito, penyelenggaraan pemerintahan di daerah sangatlah kompleks dan melibatkan berbagai unsur seperti DPRD, TNI, Polri, dan Kejaksaan.

Kementerian Dalam Negeri, kata dia, sebagai pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan di daerah perlu mengajak setiap unsur pemerintah daerah untuk duduk bersama.

“Saya hari ini mengajak setiap unsur pemerintah daerah untuk duduk bersama untuk menyamakan 5 visi pembangunan,” kata Tito.

Acara yang dijadwalkan berlangsung satu hari penuh ini diharapkan akan diikuti secara maksimal oleh seluruh unsur pemerintah daerah. [adv]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This