Tuesday, April 7, 2020

Pemerintah Percepat Pembangunan Ruas Tol Aceh

Must Read

Ujian Nasional SMU

Siswa SMU Negeri 7 Banda Aceh serius mengisi lembar jawaban Ujian Nasional, Banda Aceh, Senin (20/4). Hari ini, siswa...

AJI Dorong Pendirian Serikat Pekerja di Perusahaan Media

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) terus mendorong semua pekerja media massa baik nasional maupun daerah...

Mobil Caleg PA dan PNA Dirusak

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Aksi kekerasan kembali terjadi. Di Banda Aceh, dua mobil milik calon anggota legislatif Partai...

Kontroversi Kepergian King of Pop

SUASANA pilu kembali mengguncang dunia dengan tersebarnya berita kematian Michael Jackon (Jacko), yang menjadi ikon bintang pop dunia dengan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan memasukkan proyek tol Trans Sumatera ruas Aceh ke dalam ruas yang dipercepat pembangunannya. Hal ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2015 Tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol Sumatera. Dalam Perpres tersebut, sebenarnya sudah ada delapan ruas tol yang harus rampung pada tahun 2019.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Herry Trisaputra Zuna mengatakan sedang mempersiapkan beberapa hal teknis terkait tol tersebut. Nantinya Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono segera mengeluarkan surat keputusan agar ruas Aceh disesuaikan dengan peraturan presiden, sebagai tambahan delapan ruas yang telah ada.

“Surat Menteri Pekerjaan Umum akan memberikan penugasan kepada PT Hutama Karya agar ditindaklanjuti,” kata Herry di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomkian, Jakarta, Rabu, 8 Juni 2016.

Menurutnya, Kementerian telah meminta Hutama Karya untuk melakukan review atas rute tol Aceh. Targetnya, proyek infrastruktur di wilayah tersebut dapat diselesaikan secara paralel dengan hal-hal teknis yang digarap Kementerian.

Namun, Herry juga tidak menepis adanya sejumlah masalah, seperti pendanaan yang disampaikan Hutama Karya. Juga yang terkait dengan problem pengadaan lahan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Aceh.

Corporate Secretary PT Hutama Karya Sigit Rusanto memang pernah meminta penambahan modal baru karena ruas Aceh bukan bagian dari delapan jalur prioritas yang akan dikerjakan hingga 2019. Untuk delapan ruas tadi, pemerintah telah menyuntikkan Rp 3,6 triliun pada 2015. Sedangkan Penyertaan Modal Negara 2016 sebesar Rp 3 triliun dibekukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat untuk dibahas lagi dalam APBNP 2016.

Selain Penyertaan Modal Negara, Sigit menyatakan sebenarnya Hutama Karya dapat memaksimalkan utang dengan menggunakan penjaminan dari pemerintah. Dua hal ini bisa menjadi modal dalam mengerjakan tol Aceh. “Memang harus ada tambahan di APBNP,” kata Sigit saat dihubungi Katadata.

Menurutnya, ketika itu, Hutama Karya belum menerima arahan untuk melakukan review terkait rute tol Aceh ini baik secara informal maupun surat kepada Direksi. Namun perushaannya siap menindaklanjuti permintaan Kemernterian Pekerjaan Umum tersebut apabila diminta secara langsung. “Biasanya kalau ada suratnya langsung kita tindaklanjuti,” katanya. []

KATADATA.CO.ID | Foto:  ARIEF KAMALUDIN|KATADATA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This