Friday, April 3, 2020

Pemenang Lomba Debat Kebangsaan Terima Anugerah Wali Nanggroe

Must Read

Pengikut Tarikat Syattariyah Mulai Lebaran

NAGAN RAYA -- Gema suara takbir berkumandang di sejumlah masjid yang jamaah nya beraliran Tarikat Syattariyah seperti di Desa...

Terlibat Pembunuhan Pemimpin Korut, WNI Ini Terancam Hukuman Mati

KUALA LUMPUR | ACEHKITA.COM -- Siti Aisyah (25), salah seorang Warga Negara Indonesia yang disebut terlibat atas kematian Kim...

DPRA Minta TNI tak Dilibatkan dalam Razia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Anggota DPRA meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak melibatkan personel TNI dalam razia yang...

Wow, Debu Manggung di Taman Safiatuddin

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM. Anda penggemar grup musik Debu?, ingin menyaksikan langsung penampilan, dan mendengar tembang teranyarnya, jangan takut....

Banda Aceh | ACEHKITA.COM – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar memberikan penghargaan “Anugerah Wali Nanggroe” kepada para pemenang Lomba Debat Kebangsaan. Anugerah tersebut diserahkan Sabtu, 23 November 2019 di Kompleks Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.

Mereka yang menerima penghargaan Anugerah Wali Nanggroe ini merupakan para pemenang Lomba Debat Kebangsaan, dalam rangka Universitas Syiahkuala (Unsyiah) Fair 14 Tahun 2019 yang digelar beberapa waktu lalu.

Untuk kategori sekolah menengah, pemenang lomba yang mendapat Anugerah Wali Nanggroe adalah regu dari SMA 3 Banda Aceh terdiri dari Arif Rahman Risqullah, Nazira Al-Maqfirah, dan Rahmat Farhan. Sedangkan kategori mahasiswa regu dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh terdiri dari Muhammad Iqbal, Sinta Putri, dan Mahlil Ridwan.

Pada acara seremoni pemberian Anugerah Wali Nanggroe, turut hadir pula perwakilan dari BEM Unsyiah, yaitu Rifqi Ubai Sulthan selaku Ketua Panitia Unsyiah Fair 14 sekaligus Wakil Ketua BEM Unsyiah 2019, Sumardi sebagai Sekjen BEM Unsyiah, Habib Mustofa, Mulya Nisa, Nova Merida, Mizan Saddaq dan Sabrina Miranda.

Dok. Sekretariat WN 

Kepada penerima anugerah dan perwakilan BEM Unysiah yang hadir, Wali Nanggroe berpesan agar para mahasiswa giat melakukan kajian hukum, misalnya menggali lebih jauh prinsip hukum syariah yang dapat diterapkan di Aceh melalui qanun. “Salah satunya, Aceh baru saja mengesahkan Qanun Perlindungan Satwa,” kata Wali Nanggroe.

Pada kesempatan tersebut, Wali Nanggroe juga menekankan perlunya pengelolaan lingkungan hidup baik terhadap ekosistem dapat lestari dan memberi manfaat bagi rakyat Aceh.

Sementara itu, Rifki mengatakan pemberian Anugerah Wali Nanggroe serta diterima berdiskusi secara terbuka oleh Wali Nanggroe merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan. “Apa yang kami terima hari ini insya Allah akan menjadi motivasi sebagai generasi muda untuk membangun Aceh ke depan,” kata Rifqi.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This