Wednesday, December 11, 2019

8 GTK Aceh Raih Penghargaan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berpestasi 2019

Must Read

Anak Saya Pernah Dirawat di RSJ : Ibu Wahyudi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM-- orang tua pelaku pengrusakan Vihara Dharma Bhakti mengaku bahwa anaknya mengalami gangguan jiwa dan pernah...

Serba-serbi Ramadan di Turki

RAMADAN adalah bulan istimewa dan seluruh kaum muslimin adalah tuan rumahnya. Ramadan merupakan anugerah Allah yang luar biasa. Saya...

CITIZEN | Antara GBK dan Bukit Jalil

PERHELATAN pesta sepak bola terbesar se-Asia Tenggara bertajuk AFF Suzuki Cup kembali digelar tahun ini. Adalah Malaysia dan Thailand...

Pendukung Darmuda Demo di Pengadilan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan massa yang menamakan diri Perwakilan Masyarakat Pendukung Darmuda berunjuk rasa di Pengadilan Negeri...

Delapan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah di jajaran Kanwil Kemenag Aceh berhasil meraih penghargaan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi 2019 tingkat nasional. Prestasi diraih delapan guru dan tenaga kependidikan madrasah di Aceh ini menjadi kado terindah menjelang Hari Guru Nasional 2019. 

Perolehan tersebut diumumkan pada acara Anugerah Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berpestasi 2019 dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional bertema “Teladan Penerang Bangsa”, di Lampung, Sabtu (23/11).

“Alhamdulillah tahun ini guru dan tenaga kependidikan madrasah Kementerian Agama Aceh berhasil meraih 8 juara tingkat nasional, dari 9 nominator yang masuk grand final dan bersaing untuk memperoleh Anugerah GTK Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019, semangat mendidik dalam menanamkan nilai kebaikan dan pengabdian guru-guru kita tahun ini berhasil meraih prestasi terbaik dalam anugerah guru GTK Nasional tahun 2019,” ujar Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin, yang hadir mewakili Kakanwil Kemenag Aceh M. Daud Pakeh.

“Selamat atas prestasi yang telah dicapai, alhamdulillah guru madrasah Aceh mampu bersaing dan juara di tingkat nasional. Kita patut bersyukur dan berbangga, ini prestasi luar biasa, selamat dan semoga dapat mempertahankan serta menjadi motivasi bagi guru-guru yang lain,” kata Saifuddin.

Penyerahan penghargaan Anugerah Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berpestasi 2019 dihadiri Wakil Menag Zainut Tauhid, Dirjen Pendis Kemenag RI, pejabat eselon II, Kakanwil Kemenag se-Indonesia dan nominator guru dan tenaga kependidikan berprestasi se-Indonesia.

Di antara delapan GTK Aceh yang meraih penghargaan, Ummiyani, Kepala MIN 9 Banda Aceh yang ditetapkan sebagai juara I kategori Kepala Madrasah MI Terbaik se-Indonesia 2019

Diantara delapan guru tersebut, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Banda Aceh, Ummiyani, ditetapkan sebagai juara 1 Kategori Kepala Madrasah MI dan Kepala Madrasah Terbaik se-Indonesia 2019 oleh Ditjen Pendis Kemenag RI. Atas prestasi tersebut, Ummiyani menerima penghargaan yang diserahkan Wakil Menag Zainut Tauhid.

“Alhamdulillah guru kita, bu Ummiyani Kepala MIN 9 Banda Aceh, mendapatkan anugerah kepala madrasah berprestasi terbaik se-Indonesia, di semua jenjang,” ujar Saifuddin.

Sementara Ummiyani mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang telah ia raih tersebut. Ia sendiri tak menyangka bakal mendapat juara 1 nasional dan dinobatkan sebagai Kepala Madrasah Terbaik se-Indonesia.

“Alhamdulillah syukur kepada Allah, terima kasih kepada semuanya, saya tidak menyangka dapat meraih prestasi ini, apalagi saat ditetapkan sebagai kepala madrasah terbaik se-Indonesia. Alhamdulillah,” ujar Ummiyani.

Ia mengatakan prestasi yang ia peroleh tersebut berkat doa, dukungan dan kerja ikhlasnya sebagai abdi negara. “Prestasi yang saya peroleh ini bukan karena saya pintar tapi karena setiap yang saya mengabdi, mulai dari MIN Rukoh, Merduati dan sampai hari ini MIN Lambhuk saya melakukan pekerjaan dengan ikhlas dan istikamah demi abdi saya kepada negara dan anak bangsa, khususnya generasi Aceh,” kata Ummiyani.

Adapun kedelapan guru dan tenaga pendidikan madrasah dari Aceh yang meraih penghargaan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berpestasi 2019, sebagai berikut:

1. Kategori Kepala MI: Ummiyani, juara 1 (MIN 9 Lambhuk Banda Aceh).

2. Kategori Kepala RA: Yusnidar, juara 2 (RA Ruhussalam Aceh Timur).

3. Kategori Kepala MTs: Ernianti, juara 3 (MTsN 3 Pidie Jaya).

4. Kategori Pengawas: Ratna Zaidah, juara 3 (Kemenag Aceh Besar).

5. Kategori Pustakwan: Anizar, juara 3 (MAS RIAB Aceh Besar).

6.  Lomba Inovasi Pembelajaran Kategori Bahasa dan Humaniora, Rosalia Sari, juara harapan 1 (MAN 1 Banda Aceh).

7. Kategori Guru RA, Juairiah, juara harapan 2 (RA Fathun Qarib Banda Aceh).

8. Kategori Guru MTs, Nurbaiti, juara harapan 2 (MTsN Model Banda Aceh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas...

More Articles Like This