Pasar Terpadu Lamdingin Banda Aceh Diresmikan 7 Juli

0
230
Foto: Humas Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pasar Al Mahirah Lamdingin yang telah mulai beraktifitas sejak 15 Juni lalu akan diresmikan oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, pada Selasa 7 Juli mendatang.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, M Nurdin, mengatakan telah melakukan persiapan-persiapan terkait rencana persemian pasar tersebut. “Sesuai arahan Pak Wali, tentunya kegiatan (peresmian) menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran COVID-19,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2020).

Katanya, pasar terpadu ini telah mulai menggeliat pasca-kebijakan relokasi pedagang Pasar Peunayong yang sudah semrawut dilakukan Pemko Banda Aceh. Pasar yang mampu menampung 500 pedagang, terdiri dari pasar ikan, pasar daging, pasar unggas, pasar sayur dan bumbu mulai ditempati para pedagang.

“Ini pasar baru, dengan fasilitas yang lengkap tentunya. Kami bersama seluruh stakeholder terus berupaya mempersiapkan pasar ini jadi lebih baik dan jadi contoh bagi pasar-pasar lainnya,” ujar M Nurdin.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, bersama dengan UPTD Pasar dan UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo telah membangun kerja sama pilot project pasar ikan higienis. Para pedagang ikan, baik yang selama ini berjualan di Pelabuhan Lampulo dan pedagang ikan di Peunayong bertekad menjadikan pasar ikan di pasar baru tersebut menjadi pasar ikan yang nyaman bagi warga kota.

Saat ini sudah ada 62 pedagang ikan Pelabuhan Lampulo dan 108 pedagang ikan di Peunayong yang telah menempati pasar ikan di sini. “Ke depan juga akan menampung pedagang-pedagang ikan lainnya di sekitar Landingin dan Lampulo,” ungkap M Nurdin.

Selain meresmikan Pasar tersebut, Plt Gubernur juga akan meluncurkan nama pasar secara resmi. Pada kesempatan yang sama, juga akan diresmikan fasilitas tempat ibadah, Mushala Al Mahirah yang berada di kompleks pasar tersebut. []

Foto: Humas Banda Aceh

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.