Gampong di Banda Aceh Diminta Lakukan Rapid Test Setiap Tamu dari Luar Daerah

0
171
Pemerintah Aceh Akan Gelar Rapid Test Massal Gratis, Target 25 Ribu Penduduk
Pemeriksaan rapid test di Aceh. (Foto: Humas Setda Aceh)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Tim siaga Covid-19 Banda Aceh meminta aparatur gampong (desa) melakukan rapid test kepada setiap warga yang baru datang dari luar daerah.

Hal itu diputuskan dalam rapat koordinasi tim siaga Covid-19 yang terdiri dari jajaran Forkopimda, Dinkes kota dan para Camat, Jumat 3 Juli 2020 di Pendopo Wali Kota.

Dalam rapat tersebut, tim siaga Covid-19 Banda Aceh yang dipimpin Wali Kota Aminullah Usman menyampaikan agar para camat menegaskan setiap gampong untuk waspada terhadap orang yang datang dari luar daerah.

“Sejauh yang kita lihat, dalam dua pekan terakhir banyak terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19. Kita bisa simpulkan bahwa Banda Aceh sudah masuk dalam zona merah,” kata Aminullah dalam keterangannya, Sabtu (4/7).

Aminullah memperjelas, penilaian zona merah itu merupakan perspektif data dari dinas kesehatan kota hingga 2 Juli 2020.

Di samping itu, pihak Dinkes juga disiagakan untuk melaksanakan disinfektan dan memastikan kesiapan alat pelindung diri (APD) di [uskesmas masing-masing kecamatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa.

“Dalam sikon seperti ini, RSUD Meuraxa tetap harus sigap mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan kasus Covid-19,” ujar Aminullah.

Hingga Sabtu sore, tercatat 22 kasus positif Covid-19 di Banda Aceh. Namun, 11 di antaranya telah sembuh. Sementara secara keseluruhan se-Aceh, saat ini angka positif terinfeksi virus Corona telah mencapai 87 kasus, dengan rincian 46 dirawat, 38 sembuh dan 3 meninggal dunia.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.