Wednesday, January 22, 2020

Panitia Festival Danau Lut Tawar Ambil Video acehkita & acehkini Tanpa Izin

Must Read

Kontak Tembak di Blang Malu, Satu Tewas

LANGSA | ACEHKITA.COM -- Polisi mengklaim terlibat baku tembak dengan kelompok Din Minimi di Desa Blang Malu, Kecamatan Mutiara...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.630 Lulusan, 596 Lulus Cumlaude

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.630 lulusan pada semester genap tahun...

Foto-foto Banjir Padang Tiji

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie semalam hingga pagi tadi menyebabkan sejumlah desa di Kecamatan Padang Tiji banjir. Akibatnya,...

Pesta Juara Inter Milan Tertunda

ITALIA-Rencama Inter Milan untuk menggelar pesta juara Serie A tertunda. Mereka harus menunda pesta mereka mempertahankan gelar juara Serie...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM | Panitia Festival Danau Lut Tawar 2019 di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, mengambil video milik acehkini.id dan acehkita.com tanpa izin. Video tersebut digunakan untuk kepentingan iklan dan disiarkan melalui beberapa akun media sosial panitia.

Festival Danau Lut Tawar 2019 digelar di Kota Takengon, Aceh Tengah, pada 8-10 Desember. Sementara video promosi tersebut telah diputar jauh-jauh hari sebelum pergelaran dibuka secara resmi.

CEO acehkini, Adi Warsidi, menuturkan manajemen acehkini.id dan acehkita.com, telah menyatakan keberatan atas penggunaa video tanpa izin. Pada Selasa, 3 Desember 2019, acehkini telah mengirimkan surat somasi yang ditujukan kepada Kepala Disbudpar Aceh, dan tembusan ke Kementerian Pariwisata.

“Pengambilan konten di yuotube kami tanpa izin, hingga merugikan kami secara materil dan immaterial,” kata Adi Warsidi, Senin (9/12).

Atas kerugian tersebut, kata Adi, pihaknya meminta pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh maupun panitia selaku penyelenggara untuk melakukan ganti rugi terhadap penggunaan konten video tersebut sebagaimana mestinya.

“Kami telah membuka diri untuk mediasi, tapi kami melihat belum kuat niat baik dari pihak yang ‘mencuri’ konten kami. Sebab itu kami memandang perlu untuk segara mendorong ke upaya hukum,” tutur Adi.

Kepala Bidang Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh, Suburhan, mengatakan pihak dinas sudah meminta pihak Event Organizer (EO) untuk mempertangung jawabkan pengambilan video tersebut, karena konten itu tanggung jawab EO sebagai pelaksana.

“Saya juga meminta mereka untuk menyelesaikannya, dan jawaban mereka sudah kami selesaikan katanya, nanti akan saya kabari mereka lagi untuk segera menyelesaikannya,” ujar Suburhan.

Berikut link video yang diambil kontennya:


[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

Bruno Dybal Resmi Diperkenalkan sebagai Pemain Persiraja di Liga 1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Manajemen Persiraja Banda Aceh secara resmi memperkenalkan Bruno Dybal sebagai pemain barunya di Liga 1 2020. Bruno Dybal merupakan...

More Articles Like This