Sunday, April 5, 2020

Panitia Festival Danau Lut Tawar Ambil Video acehkita & acehkini Tanpa Izin

Must Read

FOTO | #VisitAceh2013

Gubernur Zaini Abdullah bersama Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwanda dan Menteri Negara PAN Azwar Abubakar menabuh...

AYF Minta Pemuda Tidak Dikekang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Peluhan pemuda yang tergabung dalam Aceh Youth Forum (AYF), Rabu (28/10) siang, menggelar aksi...

Minum Terlalu Banyak Air Putih Juga Berbahaya

ACEHKITA.COM - Ahli kesehatan di Inggris memperingatkan akan bahaya terlalu banyak minum air putih. Peringatan ini keluar setelah seorang...

16 Unit Toko di Matang Terbakar

BIREUEN | ACEHKITA.COM -- Sebanyak enam belas unit rumah toko berlantai dua di Pasar Ikan Lama Keude Matang Geulumpang...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM | Panitia Festival Danau Lut Tawar 2019 di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, mengambil video milik acehkini.id dan acehkita.com tanpa izin. Video tersebut digunakan untuk kepentingan iklan dan disiarkan melalui beberapa akun media sosial panitia.

Festival Danau Lut Tawar 2019 digelar di Kota Takengon, Aceh Tengah, pada 8-10 Desember. Sementara video promosi tersebut telah diputar jauh-jauh hari sebelum pergelaran dibuka secara resmi.

CEO acehkini, Adi Warsidi, menuturkan manajemen acehkini.id dan acehkita.com, telah menyatakan keberatan atas penggunaa video tanpa izin. Pada Selasa, 3 Desember 2019, acehkini telah mengirimkan surat somasi yang ditujukan kepada Kepala Disbudpar Aceh, dan tembusan ke Kementerian Pariwisata.

“Pengambilan konten di yuotube kami tanpa izin, hingga merugikan kami secara materil dan immaterial,” kata Adi Warsidi, Senin (9/12).

Atas kerugian tersebut, kata Adi, pihaknya meminta pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh maupun panitia selaku penyelenggara untuk melakukan ganti rugi terhadap penggunaan konten video tersebut sebagaimana mestinya.

“Kami telah membuka diri untuk mediasi, tapi kami melihat belum kuat niat baik dari pihak yang ‘mencuri’ konten kami. Sebab itu kami memandang perlu untuk segara mendorong ke upaya hukum,” tutur Adi.

Kepala Bidang Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh, Suburhan, mengatakan pihak dinas sudah meminta pihak Event Organizer (EO) untuk mempertangung jawabkan pengambilan video tersebut, karena konten itu tanggung jawab EO sebagai pelaksana.

“Saya juga meminta mereka untuk menyelesaikannya, dan jawaban mereka sudah kami selesaikan katanya, nanti akan saya kabari mereka lagi untuk segera menyelesaikannya,” ujar Suburhan.

Berikut link video yang diambil kontennya:


[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This