Panitia Festival Danau Lut Tawar Ambil Video acehkita & acehkini Tanpa Izin

Panitia Festival Lut Tawar Ambil Video acehkita & acehkini Tanpa Izin
Panitia Festival Lut Tawar Ambil Video acehkita & acehkini Tanpa Izin

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM | Panitia Festival Danau Lut Tawar 2019 di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, mengambil video milik acehkini.id dan acehkita.com tanpa izin. Video tersebut digunakan untuk kepentingan iklan dan disiarkan melalui beberapa akun media sosial panitia.

Festival Danau Lut Tawar 2019 digelar di Kota Takengon, Aceh Tengah, pada 8-10 Desember. Sementara video promosi tersebut telah diputar jauh-jauh hari sebelum pergelaran dibuka secara resmi.

CEO acehkini, Adi Warsidi, menuturkan manajemen acehkini.id dan acehkita.com, telah menyatakan keberatan atas penggunaa video tanpa izin. Pada Selasa, 3 Desember 2019, acehkini telah mengirimkan surat somasi yang ditujukan kepada Kepala Disbudpar Aceh, dan tembusan ke Kementerian Pariwisata.

“Pengambilan konten di yuotube kami tanpa izin, hingga merugikan kami secara materil dan immaterial,” kata Adi Warsidi, Senin (9/12).

Atas kerugian tersebut, kata Adi, pihaknya meminta pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh maupun panitia selaku penyelenggara untuk melakukan ganti rugi terhadap penggunaan konten video tersebut sebagaimana mestinya.

“Kami telah membuka diri untuk mediasi, tapi kami melihat belum kuat niat baik dari pihak yang ‘mencuri’ konten kami. Sebab itu kami memandang perlu untuk segara mendorong ke upaya hukum,” tutur Adi.

Kepala Bidang Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh, Suburhan, mengatakan pihak dinas sudah meminta pihak Event Organizer (EO) untuk mempertangung jawabkan pengambilan video tersebut, karena konten itu tanggung jawab EO sebagai pelaksana.

“Saya juga meminta mereka untuk menyelesaikannya, dan jawaban mereka sudah kami selesaikan katanya, nanti akan saya kabari mereka lagi untuk segera menyelesaikannya,” ujar Suburhan.

Berikut link video yang diambil kontennya:


[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.