Sunday, April 5, 2020

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

Must Read

Empat Peracik Tuak Diarak Keliling

SINABANG |ACEHKITA.com - Empat peracik dan pengedar minuman tuak yang ditangkap di Kecamatan Teupah Barat Simeulue, diarak keliling di...

Sapi Impor

Petugas memberi pakan sapi di atas kapal yang baru tiba dari Australia, di Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar, Sabtu (3/10)....

Warga Muhammadiyah Mulai Tarawih

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ratusan warga Banda Aceh yang tergabung dalam organisasi massa Muhammadiyah menunaikan ibadah salat tarawih...

Kekuatan Media Mainstream Saat Menggandeng Blogger

MELIHAT apa yang ada di dunia maya sekarang ini seakan membuat tangan para netter (baca: peselancar internet) tidak pernah...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas penggunaan potongan video milik acehkini dan acehkita tanpa izin untuk video iklan kegiatan tersebut. Kedua belah pihak telah menyelesaikan permasalahan itu secara kekeluargaan di Banda Aceh, Selasa (10/12).

Festival Danau Lut Tawar 2019 saat ini sedang berlangsung di Kota Takengon, Aceh Tengah, pada 8-10 Desember. Sementara video promosi tersebut telah diputar jauh-jauh hari sebelum pergelaran dibuka secara resmi.

Dalam penyelesaian permasalahan itu, kedua pihak sepakat untuk berdamai dengan menandatangani surat perjanjian. Penandatanganan surat dilakukan antara Direktur EO BRS Bismi Inayatsyah dan CEO acehkini.id Adi Warsidi, serta videografer acehkita.com Windi Fhagta.

Salah satu poin dalam surat perjanjian itu menyatakan pihak EO BRS bersedia mengganti kerugian yang dialami oleh acehkini dan acehkita akibat permasalahan tersebut.

Direktur EO BRS, Bismi Inayatsyah, mengatakan pihaknya mengakui telah mengambil potongan video milik acehkini dan acehkita untuk teaser Festival Danau Lut Tawar 2019. Oleh karena itu, Bismi secara perusahaan maupun pribadi meminta maaf.

“Kami menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan mengganti kerugian yang dialami oleh acehkini dan acehkita,” kata Bismi, Selasa (10/12).

Bismi menambahkan, dalam permasalahan tersebut, dirinya menegaskan bahwa tidak melibatkan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh. “Ini murni sepenuhnya tanggungjawab kami pihak EO, tidak melibatkan pihak Disbudpar Aceh,” ujarnya.

CEO acehkini, Adi Warsidi menuturkan permasalahan antara acehkini.id dan acehkita.com dengan pihak EO BRS telah diselesaikan secara damai. Ia mengingatkan agar pihak lainnya untuk sama-sama menghargai karya orang lain.

“Kami menghargai upaya damai ini, dan terima kasih kepada Disbudpar Aceh yang telah memfasilitasinya. Semoga menjadi pengalaman bagi kita semua, tentang menghargai karya orang lain,” kata Adi.

Selain itu, dalam hal ini Adi mengapresiasi pihak EO yang menyelesaikan permasalahan dengan itikad baik.

Sebelumnya, permasalahan penggunaan potongan video tanpa izin itu, manajemen acehkini.id dan acehkita.com telah menyatakan keberatan dengan melayangkan surat somasi yang ditujukan kepada Kepala Disbudpar Aceh, pada Selasa, 3 Desember 2019.[]

Foto: Dok. Disbudpar Aceh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This