Wednesday, January 22, 2020

Minor, Dokumenter Anak Aceh Masuk Nominasi FFI 2019

Must Read

Ulama Kunjungi Korban Penembakan di RSUZA

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Tujuh perwakilan ulama Aceh mengunjungi korban penembakan yang masih dirawat di RSU Zainoel Abidin,...

15 Tahun Tsunami, Membina Siaga di Tanah Seulanga

SIGLI | ACEHKITA.COM- Peringatan 15 tahun tsunami bukanlah bertujuan untuk membuka kesedihan dan luka, melainkan untuk membangkitkan semangat dan...

Aksi Dukung KPK

Dian Saputra, melukis grafiti wajah Bibit Samad Rianto - Chandra Hamzah di Taman Sari, Banda Aceh, Senin (16/11). Aksi...

Plt Gubernur Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Barat

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengunjungi sejumlah desa yang terendam banjir di Kabupaten Aceh Barat, Rabu (20/11)....

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Film produksi Aceh Documentary berjudul “Minor” kembali masuk nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2019, kategori film dokumenter pendek.

Ini merupakan kali kedua film dari Aceh masuk nominasi Festival Film Indonesia, setelah film dokumenter berjudul 1880 MDPL pada tahun 2016 dalam nominasi kategori film dokumenter pendek.

Festival Film Indonesia adalah salah satu Festival Film bergengsi di Indonesia yang memberikan apresiasi kepada karya film, baik fiksi maupun dokumenter. Selain itu, FFI juga memberikan anugerah kepada setiap insan perfilman di Indonesia.

Film “Minor” disutradarai dua sineas perempuan Aceh, Vena Besta Klaudina dan Takziyatun Nufus. Film ini mengangkat kisah seorang remaja kristiani yang hidup di Aceh. Film “Minor” selesai diproduksi pada pertengahan Agustus 2019 yang merupakan program Aceh Documentary Competition 2019.

Proses produksi film Minor. Foto: Dok. Aceh Documentary

Direktur Aceh Documentary, Faisal Ilyas, mengatakan misi Aceh Documentary adalah  memajukan perfilman Aceh di nasional dan internasional.

“Salah satunya adalah dengan cara mengirim karya film yang disutradarai langsung oleh pemuda-pemudi Aceh ke festival film di tingkat nasional dan internasional,” kata dia, kepada jurnalis, Rabu (13/11/2019).

Menurut Faisal, film dokumenter “Minor” bersaing dalam nominasi kategori film dokumenter pendek, bersama empat film lainnya untuk menjadi film dokumenter pendek terbaik.

Empat film tersebut yaitu 50 : 50 karya Rofie Nur Fauzie, Diary of Cattle karya David Darmadi & Lidya Afrilita, Rumah Terakhir karya Thyke Syukur, dan Sejauh Kumelangkah karya Ucu Agustin.

“Aceh Documentary akan terus mencetak sutradara muda dan karya-karya film yang mampu mengangkat sinema Aceh di kancah perfilman nasional dan internasional,” tutur Faisal.

Ia menambahkan, pihaknya dalam tujuh tahun ini sudah meluluskan puluhan sutradara muda dari berbagai daerah di Aceh melalui program Aceh Documentary Junior dan Aceh Documentary Competition.

Selain masuk nominasi Festival Film Indonesia, karya-karya film produksi Aceh Documentary juga telah memenangkan berbagai kategori pada festival-festival film di Indonesia, seperti Festival Film Dokumenter Jogjakarta, Malang Film Festival, Festival Film Surabaya, dan lain-lain.

“Film-film Aceh Documentary juga sudah diputar di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara,” ujarnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

Bruno Dybal Resmi Diperkenalkan sebagai Pemain Persiraja di Liga 1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Manajemen Persiraja Banda Aceh secara resmi memperkenalkan Bruno Dybal sebagai pemain barunya di Liga 1 2020. Bruno Dybal merupakan...

More Articles Like This