Sunday, July 5, 2020

Minor, Dokumenter Anak Aceh Masuk Nominasi FFI 2019

Must Read

11 Comic Siap Tampil di Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 11 comic --sebutan untuk comedian StandUp-- telah terdaftar untuk tampil di ajang StandUp...

Aceh United vs Persik: Semangat Bangkit dari Zona Merah Klasemen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Menjelang laga melawan Persik Kendal dalam laga lanjutan Liga 2 pekan ke 13 di...

Asa Nelayan

Nelayan di Kampung Jawa, Banda Aceh, menarik pukat dari pantai, Selasa (5/1). Ikuti kisah nelayan Kampung Jawa di rubrik...

Bener Meriah Implimentasikan MBS di 20 Sekolah

BENER MERIAH | ACEHKITA.COM -- Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menerapkan manajemen berbasis sekolah (MBS) di 20 sekolah binaan di...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Film produksi Aceh Documentary berjudul “Minor” kembali masuk nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2019, kategori film dokumenter pendek.

Ini merupakan kali kedua film dari Aceh masuk nominasi Festival Film Indonesia, setelah film dokumenter berjudul 1880 MDPL pada tahun 2016 dalam nominasi kategori film dokumenter pendek.

Festival Film Indonesia adalah salah satu Festival Film bergengsi di Indonesia yang memberikan apresiasi kepada karya film, baik fiksi maupun dokumenter. Selain itu, FFI juga memberikan anugerah kepada setiap insan perfilman di Indonesia.

Film “Minor” disutradarai dua sineas perempuan Aceh, Vena Besta Klaudina dan Takziyatun Nufus. Film ini mengangkat kisah seorang remaja kristiani yang hidup di Aceh. Film “Minor” selesai diproduksi pada pertengahan Agustus 2019 yang merupakan program Aceh Documentary Competition 2019.

Proses produksi film Minor. Foto: Dok. Aceh Documentary

Direktur Aceh Documentary, Faisal Ilyas, mengatakan misi Aceh Documentary adalah  memajukan perfilman Aceh di nasional dan internasional.

“Salah satunya adalah dengan cara mengirim karya film yang disutradarai langsung oleh pemuda-pemudi Aceh ke festival film di tingkat nasional dan internasional,” kata dia, kepada jurnalis, Rabu (13/11/2019).

Menurut Faisal, film dokumenter “Minor” bersaing dalam nominasi kategori film dokumenter pendek, bersama empat film lainnya untuk menjadi film dokumenter pendek terbaik.

Empat film tersebut yaitu 50 : 50 karya Rofie Nur Fauzie, Diary of Cattle karya David Darmadi & Lidya Afrilita, Rumah Terakhir karya Thyke Syukur, dan Sejauh Kumelangkah karya Ucu Agustin.

“Aceh Documentary akan terus mencetak sutradara muda dan karya-karya film yang mampu mengangkat sinema Aceh di kancah perfilman nasional dan internasional,” tutur Faisal.

Ia menambahkan, pihaknya dalam tujuh tahun ini sudah meluluskan puluhan sutradara muda dari berbagai daerah di Aceh melalui program Aceh Documentary Junior dan Aceh Documentary Competition.

Selain masuk nominasi Festival Film Indonesia, karya-karya film produksi Aceh Documentary juga telah memenangkan berbagai kategori pada festival-festival film di Indonesia, seperti Festival Film Dokumenter Jogjakarta, Malang Film Festival, Festival Film Surabaya, dan lain-lain.

“Film-film Aceh Documentary juga sudah diputar di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara,” ujarnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Gampong di Banda Aceh Diminta Lakukan Rapid Test Setiap Tamu dari Luar Daerah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tim siaga Covid-19 Banda Aceh meminta aparatur gampong (desa) melakukan rapid test kepada setiap...

COVID-19 Cenderung Meningkat di Aceh, MPA Minta Sekolah Tunda Tatap Muka

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Memulai tahun ajaran baru di tengah pandemi COVID-19 yang cenderung meningkat di Aceh, Majelis Pendidikan Aceh (MPA) meminta para...

Update Corona di Aceh 3 Juli: 87 Positif, 3 Meninggal, 34 Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus virus corona di Aceh masih mengalami peningkatan hingga Jumat (3/7). Hingga pukul 15.00 WIB, jumlah positif Covid-19 menjadi...

KLHK Diminta Pindahkan Kantor BBTNGL ke Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia untuk segera merealisasikan pemindahan kantor...

Lolos Uji Laik Operasi, Ruas Tol Indrapuri-Blang Bintang Segera Dibuka

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - PT Hutama Karya (Persero) telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang Penetapan dan...

More Articles Like This