Wednesday, February 19, 2020

Menikmati Kupi Khop, Ngopi Unik dengan Gelas Terbalik

Must Read

SindoTV Bakal Mengudara di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Masyarakat Aceh bakal menikmati siaran lokal jaringan Sindo TV, televisi milik Media Nusantara Citra...

Pembuatan Pakan Ternak

Anggota binter jajaran Kodim 0103 Aceh Utara memberikan pelatihan dan pembinaan pembuatan pakan hewan ternak kepada kelompok tani di lapangan...

Polisi Gerebek Kantor DK PBB Gadungan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Polisi menggerebek sebuah rumah dijalan Gurutee nomor 10 Blower Banda Aceh, Minggu (25/4) malam....

Pers Jangan Bablas: M. Nasir Djamil

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Wakil Ketua Komisi III DPR-RI M. Nasir Djamil meminta pers di Aceh tidak kebablasan...

PROVINSI Aceh terkenal daerah penghasil kopi terbaik. Terutama kopi dari dataran tinggi Gayo, di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Selain kopi, masyarakat Aceh pun punya beragam kisah dari segelas kopi. Hingga tak pelak, jika Aceh disebut kota seribu warung kopi.

Di Kota Meulaboh, Aceh Barat, punya cara unik dan berbeda untuk menikmati segelas minuman kopi.

Meskipun kopi yang diseduh sama dengan kopi biasanya, namun cara penyajiannya sangat khas dan diidentik dengan bumi Teuku Umar itu. Namanya kupi khop.

Seusai memarkirkan motor, Muhajir dan Tomi bergegas menuju pondok kecil di tepi Pantai Punti, Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Di belakangnya, Isran mengekor setelah keluar dari sebuah warung di sana. Dia baru saja memesan minuman yang ingin dinikmati pada sore itu, Rabu 27 Juni 2018.

Setelah menunggu sejenak, minuman yang dipesan dihidangkan dengan sebuah nampan. Isran memesan kupi khop dingin.

Kupi khop dingin disajikan dalam posisi gelas yang terbalik di atas sebuah piring kecil. Ujung sedotan dijepit ke dalam gelas. Bubuk kopi dan es mengapung di bagian atas gelas yang telungkup.

Isran agak kesulitan dan bingung cara menikmati kopinya. Tomi warga setempat mengajari. “Ujung sedotan masukkan sedikit ke dalam gelas, kemudian tiup perlahan sampai kopinya keluar di sekeliling gelas,” kata Tomi sambil mempraktekkan.

Setelah kopi keluar dan memenuhi piring kecil, kemudian tinggal menghirupnya menggunakan sedotan.

“Jangan sampai keluar bubuk kopi dari dalam gelas, nanti kopinya tidak enak lagi, saat menyedotnya pun akan tersedot bubuk,” kata Tomi.

Jika tidak paham cara tiupnya, bubuk kopi yang agak kasar itu akan keluar. “Apalagi kalau gelasnya terangkat.”

Isran yang baru pertama kali menikmati kopi khop tampak sangat kesulitan mengeluarkan kopi dari dalam gelas.

Ide awal penyajian kupi khop ternyata bukan sengaja dibuat agar terlihat unik lho. Namun kupi khop bermula pada zaman dulu, saat warga Aceh Barat yang tinggal di pesisir pantai atau nelayan punya kebiasaan menikmati kopi dalam waktu yang lama.

Saat mereka memesan kopi di warung, diminum seteguk kemudian ditinggal untuk bekerja di laut. Nah, agar kopi tetap hangat dan tidak tercemar debu, maka gelas kopinya dibalik. Saat selesai bekerja, pemesan kopi kembali menikmati kopinya tadi.

Cara membuat kupi khop, pertama sekali masukkan bubuk kopi yang agak kasar ke dalam gelas. Kemudian masukkan gula atau susu.

Setelahnya seduh air panas dan aduk hingga tercampur rata. Kemudian, letakkan piring kecil di bagian atas gelas, lalu telungkup kan gelas dengan cepat.

Terakhir, jepitkan sedikit ujung sedotan ke dalam gelas. Kupi khop pun dapat dinikmati.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This