Tuesday, May 26, 2020

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

Must Read

“Bintang Buleuen Milik Aceh”

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM- Selain mengarak bendera bintang buleuen, massa juga berorasi secara bergantian dari atas mobil bak terbuka...

Irwandi Yusuf: Wali Nanggroe, I Miss You!

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Calon Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf berhasil memancing gelak tawa para anggota dewan dan massa...

Walikota Janji Tindak Pangkalan Elpiji Nakal

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal mengeluarkan Surat Edaran N 541/0570 yang akan mengawasi...

FOTO | Zaini-Muzakir

Pasangan calon gubernur dari Partai Aceh dr. Zaini Abdullah dan Wakilnya, Muzakkir Manaf, sesaat sebelum deklarasi di Stadion H....

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON), Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) dan SEA Games 2019. Acara tersebut berlangsung di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, Selasa (12/5/2020).

Seperti diketahui, di ajang SEA Games XXX tahun 2019 Manila, tiga atlet Aceh yang mewakili Indonesia berhasil meraih medali. Mereka adalah Irsalina, atlet muaythai meraih medali perunggu, Surahmat atlet angkat besi meraih medali perunggu, dan Ragil atlet soft tenis juga meraih medali perunggu.

Di ajang Pra-PON 2019, kontingen Aceh berhasi meraih 11 emas, delapan perak, dan 13 perunggu. Sedangkan di ajang Porwil Bengkulu 2019, Aceh meraih 14 emas, 13 perak dan 10 perunggu.

Kepada masing-masing atlet dan pelatih KONI Aceh menyerahkan bonus uang tunai. Untuk kategori perorangan Pra-PON, medali emas Rp15 juta, medali perak Rp10 juta, perunggu Rp7 juta. Kategori beregu, medali emas Rp20 juta, medali perak Rp15 juta dan perunggu Rp10 juta.

Untuk peraih medali di ajang Porwil kategori perorangan, medali emas Rp12.500.000, medali perunggu Rp8 juta dan medali perunggu Rp5 juta. Sedangkan untuk kategori beregu yang salah satunya disumbangkan oleh beregu besar yaitu cabang sepakbola medali emas Rp50 juta, medali perak Rp.12.500.000, dan perunggu Rp10 juta.

Bonus-bonus tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum KONI Aceh Muzakir Manaf, Ketua Harian Kamaruddin Abu Bakar, dan para Wakil Ketua KONI Aceh lainnya.

“Sesuai janji yang pernah saya sampaikan sebelumnya, bagi para atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali, KONI akan memberikan bonus uang tunai,” ujar Mualem dalam siaran pers, Selasa (12/5).

Mualem mengatakan, KONI Aceh telah mengupayakan semaksimalkan mungkin apresiasi untuk para atlet peraih medali, salah satunya adalah bonus uang tunai. Selain itu, setelah Pra-PON dan Porwil tahun 2019, sejak awal tahun 2020 KONI Aceh telah melaksanakan program pemusatan latihan daerah kepada seluruh atlet yang akan ikut bertanding di PON Papua.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kondisi dunia saat ini sedang dilanda wabah covid 19 yang telah mempengaruhi semua bidang kehidupan, termasuk di bidang olahraga. Namun, sebagai induk cabang olahraga, KONI Aceh masih tetap dibebankan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan para atlet bahkan dalam kondisi wabah covid 19 seperti sekarang ini,” sebutnya.

Mualem menyebut, dengan segala upaya, KONI Aceh mengupayakan agar Pelatda tahun 2020 tetap dapat dilaksanakan dengan maksimal, sesuai dengan protokol covid 19. Kepada para atlet dan pelatih, Muelam berpesan agar tetap menjaga ritme latihan dengan mengedepankan pencegahan covid 19.

“Saya ucapkan selamat dan terimakasih atas prestasi yang telah diraih. semoga di masa hadapan, olahraga Aceh akan semakin gemilang,” kata Mualem.

Sementara itu, Sekum KONI Aceh M. Nasir Syamaun, MPA menjelaskan, berdasarkan hasil Pra-PON dan Porwil tahun 2019, Koni Aceh berhasil meloloskan 131 atlet dari 25 Cabor. Keseluruhan atlet tersebut masuk dalam program Pelatda KONI Aceh tahun 2020 yang dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori pertama 15 Cabor, dan kategori kedua 10 Cabor

“Khusus Cabor yang atletnya lebih dari lima orang pelaksanaanya (Pelatda) dapat dilakukan di dua tempat terpisah. Khusus Cabor sepakbola, Pelatda dikoordinasikan dengan Asprov PSSI Aceh agar dalam pelaksanaanya tidak melanggar protokol pencegahan Covid 19,” ujar Nasir.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This