Wednesday, January 22, 2020

Kemenag Aceh Siapkan 3 Teleskop Amati Gerhana Bulan Penumbra Malam ini

Must Read

FOTO | Penemuan Ladang Ganja

Tim gabungan Polres Lhokseumawe menelusuri ladang ganja dan berhasil mengamankan seorang tersangka, WH (65), di pedalaman Sawang Aceh Utara,...

Sekarang Proses Pinjaman KTA Uang ke Bank Sangat Mudah

DALAM beberapa keadaan tertentu bisa jadi kita butuh dana darurat. Jumlahnya ternyata tidak sesuai ‘kantong’ kita. Sementara itu, kita juga...

Samosa, Gorengan Segitiga Khas India

Makanan khas Asia Selatan yang terkenal hingga ke semenanjung Arab ini bisa dibilang primadona untuk makanan pembuka di restoran...

Kuota Pencalonan Anggota Parlemen Belum Jelas

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kuota Pencalonan anggota dewan di Aceh dinalai menjadi kendala tersendiri setelah keluarnya Peraturan...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mepersiapkan tiga teleskop untuk memantau gerhana bulan penumbra yang akan terlihat di Aceh, Sabtu (11/1) dini hari. Untuk wilayah Banda Aceh dan sekitarnya awal kontak gerhana terjadi sekira pukul 00.07 WIB. Kemudian puncak gerhana terjadi pukul 02.10 WIB dan akan berakhir sekira pukul 04.12 WIB.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Kabid Urais Binsyar) Kanwil Kemenag Aceh, Hamdan, menyampaikan Kanwil Kemenag Aceh akan memusatkan pemantauan gerhana bulan di halaman Kanwil Kemenag Aceh, Jalan Tgk Abu Lam U Nomor 9 Kampung Baru, Kota Banda Aceh.

Selain itu masyarakat juga bisa menyaksikan siaran langsung penampakan gerhana melalui laman fans page observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Kanwil Kemenag Aceh, Lhoknga, Aceh Besar. “Persiapan pemantauan akan dimulai sejak pukul 22.30 WIB,” ujar Hamdan dalam keterangan tertulis, Jumat (10/1).

Hamdan menyebut dalam pemantauan nanti malam, Kanwil Kemenag Aceh akan melibatkan para ahli Falakiyah Kanwil Kemenag dan juga dari observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga.

“Ada tiga unit teleskop yang kita sediakan, teman-teman yang ahli falakiyah di Kanwil dan teman-teman yang ada di Lhoknga kita tempatkan untuk memantau dan memberi pelayanan kepada masyarakat yang hadir,” sebutnya.

Hamdan mengatakan, masyarakat yang punya kesempatan bisa bergabung dengan tim Kanwil untuk memantau bersama-sama fenomena alam tersebut.

“Semoga informasi ini bisa memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menambah ilmu pengetahuan, meningkatkan keimanan bahwa fenomena alam ini merupakan bukti kebesaran dan kekuasaan Allah SWT,” ujarnya.

Selain itu, Hamdan mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh untuk menghiasi fenomena alam ini dengan memperbanyak ibadah.

“Imbauan kita kepada masyarakat baik di rumah, masjid, musala, meunasah untuk melakukan zikir bersama, berdoa bersama kemudian melakukan salat khusuf dan bersedekah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gerhana bulan penumbra berbeda dengan gerhana bulan total. Gerhana bulan penumbra tidak terlihat dengan kasat mata, namun harus menggunakan alat seperti teleskop untuk melihat fenomena alam ini.

“Masyarakat kalau keluar tidak terlihat kecuali lewat alat seperti yang kita miliki,” sebutnya.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, menambahkan bahwa berbeda dengan gerhana bulan total, gerhana penumbra hanya akan terlihat sebagian. Fenomena ini bisa terjadi 2-5 kali dalam setahun.

Alfirdaus menjelaskan, gerhana bulan penumbra lebih sulit diamati karena bayangan utama bumi tidak mengenai permukaan bulan.

“Bulan hanya menjadi sedikit lebih redup dari biasanya karena terkena bayangan samar-samar penumbra saat proses gerhana, tidak sampai terlihat seperti bulan sabit seperti pada saat terjadi gerhana bulan sebagian,” ujarnya.

Menurutnya, gerhana bulan hanya dapat disaksikan saat bulan purnama saat matahari, bumi dan bulan berada pada posisi sejajar, dengan bumi berada di tengahnya.

Fenomena gerhana bulan bisa terjadi saat bulan purnama tertutup bayangan bumi yang mengakibatkan terjadinya gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian, atau gerhana bulan penumbra, tergantung posisi bayangan yang mengenai permukaan bulan saat terjadi gerhana.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

Bruno Dybal Resmi Diperkenalkan sebagai Pemain Persiraja di Liga 1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Manajemen Persiraja Banda Aceh secara resmi memperkenalkan Bruno Dybal sebagai pemain barunya di Liga 1 2020. Bruno Dybal merupakan...

More Articles Like This