Monday, April 6, 2020

Kemenag Aceh Siapkan 3 Teleskop Amati Gerhana Bulan Penumbra Malam ini

Must Read

Gubernur Belum Teken Qanun Jinayah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Qanun Hukum Jinayat dan Qanun Acara Jinayat yang disahkan parlemen Aceh periode 2004-2009 pada...

Tergenang

Hujan yang menguyur Banda Aceh sejak Senin sore membuat sejumlah ruas jalan di Kota Banda Aceh tergenang, seperti pada...

Paman Diana Divonis 9,6 Tahun Penjara

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh menjatuhkan vonis 9,6 tahun penjara terhadap Hasbi Lara...

Prioritaskan Pembangunan Masjid: Presiden

PIDIE JAYA | ACEHKITA.COM – Presiden Indonesia, Joko Widodo memerintahkan para satuan tugas di lapangan untuk memprioritaskan pembangunan masjid...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mepersiapkan tiga teleskop untuk memantau gerhana bulan penumbra yang akan terlihat di Aceh, Sabtu (11/1) dini hari. Untuk wilayah Banda Aceh dan sekitarnya awal kontak gerhana terjadi sekira pukul 00.07 WIB. Kemudian puncak gerhana terjadi pukul 02.10 WIB dan akan berakhir sekira pukul 04.12 WIB.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Kabid Urais Binsyar) Kanwil Kemenag Aceh, Hamdan, menyampaikan Kanwil Kemenag Aceh akan memusatkan pemantauan gerhana bulan di halaman Kanwil Kemenag Aceh, Jalan Tgk Abu Lam U Nomor 9 Kampung Baru, Kota Banda Aceh.

Selain itu masyarakat juga bisa menyaksikan siaran langsung penampakan gerhana melalui laman fans page observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Kanwil Kemenag Aceh, Lhoknga, Aceh Besar. “Persiapan pemantauan akan dimulai sejak pukul 22.30 WIB,” ujar Hamdan dalam keterangan tertulis, Jumat (10/1).

Hamdan menyebut dalam pemantauan nanti malam, Kanwil Kemenag Aceh akan melibatkan para ahli Falakiyah Kanwil Kemenag dan juga dari observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga.

“Ada tiga unit teleskop yang kita sediakan, teman-teman yang ahli falakiyah di Kanwil dan teman-teman yang ada di Lhoknga kita tempatkan untuk memantau dan memberi pelayanan kepada masyarakat yang hadir,” sebutnya.

Hamdan mengatakan, masyarakat yang punya kesempatan bisa bergabung dengan tim Kanwil untuk memantau bersama-sama fenomena alam tersebut.

“Semoga informasi ini bisa memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menambah ilmu pengetahuan, meningkatkan keimanan bahwa fenomena alam ini merupakan bukti kebesaran dan kekuasaan Allah SWT,” ujarnya.

Selain itu, Hamdan mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh untuk menghiasi fenomena alam ini dengan memperbanyak ibadah.

“Imbauan kita kepada masyarakat baik di rumah, masjid, musala, meunasah untuk melakukan zikir bersama, berdoa bersama kemudian melakukan salat khusuf dan bersedekah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gerhana bulan penumbra berbeda dengan gerhana bulan total. Gerhana bulan penumbra tidak terlihat dengan kasat mata, namun harus menggunakan alat seperti teleskop untuk melihat fenomena alam ini.

“Masyarakat kalau keluar tidak terlihat kecuali lewat alat seperti yang kita miliki,” sebutnya.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, menambahkan bahwa berbeda dengan gerhana bulan total, gerhana penumbra hanya akan terlihat sebagian. Fenomena ini bisa terjadi 2-5 kali dalam setahun.

Alfirdaus menjelaskan, gerhana bulan penumbra lebih sulit diamati karena bayangan utama bumi tidak mengenai permukaan bulan.

“Bulan hanya menjadi sedikit lebih redup dari biasanya karena terkena bayangan samar-samar penumbra saat proses gerhana, tidak sampai terlihat seperti bulan sabit seperti pada saat terjadi gerhana bulan sebagian,” ujarnya.

Menurutnya, gerhana bulan hanya dapat disaksikan saat bulan purnama saat matahari, bumi dan bulan berada pada posisi sejajar, dengan bumi berada di tengahnya.

Fenomena gerhana bulan bisa terjadi saat bulan purnama tertutup bayangan bumi yang mengakibatkan terjadinya gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian, atau gerhana bulan penumbra, tergantung posisi bayangan yang mengenai permukaan bulan saat terjadi gerhana.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This