Kasus COVID-19 di Aceh Tembus 3.784, Spesimen yang Telah Diperiksa 12.773

Pemko Banda Aceh Gandeng Unsyiah Gelar Tes Swab Massal untuk 1.300 Warga
Petugas medis di Aceh melakukan swab test. (Foto: Ucok Parta/acehkita.com)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Jumlah orang yang positif (terkonfirmasi) COVID-19 di Aceh tembus 3.784 kasus hingga Selasa (22/9). Angka tersebut diperoleh dari pemeriksaan spesimen swab sebanyak 12.773.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), menyampaikan Satgas telah telah memeriksa sebanyak 12.773 spesimen swab orofaring dan nasofaring suspek virus corona sejak Maret lalu.

“Berdasarkan pemeriksaan dengan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) tersebut, 3.784 terkonfirmasi positif, dan sisanya negatif,” ujar SAG dalam keterangannya, Selasa (22/9) malam.

SAG menyebut, spesimen swab yang sudah dikirim ke laboratorium RT-PCR tapi masih menunggu hasilnya sebanyak 36 spesimen. Sementara itu per Selasa (22/) ada 91 terkonfirmasi baru, dan 6 orang meninggal dunia.

“Pemeriksaan spesimen swab terus ditingkatkan hingga memenuhi standar yang ditetapkan WHO dan Kementerian Kesehatan,” sebutnya.

Ia menjelaskan, distribusi 91 kasus baru (konfirmasi) COVID-19 yang dilaporkan hari ini, meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak 18 orang, Aceh Besar dan Gayo Lues sama-sama 15 orang, Aceh Barat 8 orang, Langsa dan Pidie masing-masing 6 orang.

Sementara itu, warga Pidie Jaya dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 5 orang, Aceh Tamiang 4 orang, Nagan Raya 3 orang. Warga Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Simeulue, dan Subulussalam bertambah kasus positif masing-masing 1 orang. Sisa 7 orang lagi merupakan warga dari luar Aceh.

Kasus COVID-19 di Aceh Tembus 3.784, Spesimen yang Telah Diperiksa 12.773
Update COVID-19 per 22 September 2020 di situs Dinkes Aceh

“Ada 6 orang pasien COVID-19 (terkonfirmasi) yang dilaporkan meninggal dunia dan semua di Aceh Besar,” kata SAG.

Selanjutnya SAG menambahkan, dengan ada penambahan 91 kasus baru tersebut, secara akumulasi jumlah kasus COVID-19 di Aceh sudah mencapai 3.784 orang. Rinciannya, 1.904 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau di tempat isolasi, 1.738 orang dinyatakan sembuh, dan 142 orang meninggal dunia.

“Jumlah pasien COVID-19 di Aceh saat ini 1.809 orang, 133 orang (7 persen) sedang dirawat di rumah sakit rujukan di RSUDZA Banda Aceh dan RSUD kabupaten/kota, 1.809 (93 persen) lainnya melakukan isolasi mandiri atau di tempat isolasi yang disediakan Pemerintah Aceh, dan kabupaten/kota,” jelasnya.

Sementara itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau kasus probable secara akumulasi sebanyak 396 orang. Dari jumlah tersebut, 52 PDP/probable dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 323 sudah sembuh (selesai isolasi), dan 21 orang lainnya meninggal dunia.

“Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau kasus suspek di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 2.778 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.554 orang sudah selesai isolasi, 223 orang dalam proses isolasi dan dalam pemantauan Tim Gugus Tugas COVID-19, dan 1 orang isolasi di rumah sakit,” kata SAG.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.