Friday, February 28, 2020

Kantor Unicef Dilempari Granat

Must Read

Calon Gubernur Akan Teken Pakta Integritas

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Penjabat Gubernur Aceh Tarmizi A. Karim menyebutkan, selain mendeklarasikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara...

Konsorsium Aceh Baru

Anggota Board Konsorsium Aceh Baru, H. Imam Syuja memberi keterangan pers terhadap hasil pemilu presiden, Banda Aceh, Jumat (10/7)....

Irwandi dan Zaini Mendaftar Besok

UPDATE PUKUL 13.03 WIB: Juru Bicara Partai Aceh Suadi Sulaiman Laweueng menyebutkan, pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid akan mendaftarkan diri pada...

DPRA: Kunjungan ke Luar Negeri Memenuhi Undangan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sejumlah anggota DPR Aceh dijadwalkan berangkat kunjungan kerja ke sejumlah negara. Pihak Parlemen menyatakan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH, acehkita.com. Kantor perwakilan Unicef di Jalan Masjid Assadakah Lorong 3 Lamlagang Banda Aceh, Selasa (17/3) sekitar pukul 03.00 dinihari dilempari granat. Hingga kini, polisi belum mengetahui pelaku dan motifnya.

Granat jenis asap buatan Korea ditemukan di bawah mobil oleh Satuan Pengamanan Unicef. Sebelum dilaporkan kepada polisi, granat yang masih mempunyai pin ini sempat disimpan di pos pengamanan. Namun Satpam baru melaporkan ke polisi pada pukul 08.45 WIB, setelah membaca tulisan “hand grenade” di benda tersebut.

“Saya tidak tahu kalau itu granat. Baru tahu pagi hari setelah baca tulisan granat di benda itu,” kata Azhari, satpam yang menemukan granat tersebut.

Azhari mengatakan, sebelum menemukan granat dia melihat ada dua unit mobil, yaitu jenis Kijang Innova dan Honda CRV yang melintasi kantor Unicef. Beberapa saat kemudian, mobil Honda CRV kembali lagi melintas di depan Unicef.

“Tapi saya tidak berusaha untuk menyetopnya. Satu jam kemudian, saat saya patroli, saya menemukan benda itu di bawah mobil,” ujar Azhari.

Komandan Penjinak Bom Brimob Aceh Bripka Rizaldi mengatakan, granat itu tidak sempat meledak karena masih ada satu pin yang tidak dicabut. Granat jenis itu mempunyai dua pin, namun hanya satu yang dicabut saat dilempar ke kantor Unicef. Dia menduga, pelempar tidak mengetahui jenis granat tersebut.

“Di sisi kepala granat masih terpasang pin, sehingga tidak sempat meledak,” kata Rizaldi.

Dia menambahkan, kalau granat tersebut meledak bisa melukai atau merusak dalam radius 10-15 meter.

Polisi masih terus menyisir kantor Unicef.

UCOK PARTA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This