Istri Plt Gubernur Aceh Tinjau Rumah Layak Huni di Subulussalam

0
741

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati kembali meninjau penerima bantuan rumah layak huni di kawasan Desa Ciparpari Timur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Jumat (14/2/2020).

Salah satu rumah yang dikunjungi istri Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah adalah milik Rosih. Janda 5 anak itu mengaku bahagia dan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Aceh atas bantuan yang ia terima.

Dia mengaku, tidak menyangka di usia yang sudah sepuh tersebut masih mendapatkan satu unit rumah layak huni tipe 36 yang diberikan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Perumahan Rakyat danKawasan Permukiman (Perkim) Aceh.

“Terimakasih banyak, sudah diberikan rumah besar ini, kalau dulu tinggal di rumah kecil kecilan,” kata wanita yang berusia 70 tahun.

Rosih menyebut sudah 1 bulan setengah menempati rumah layak huni tersebut dan tinggal bersama cucunya yang masih bersekolah. Kondisinya saat ini sudah tidak bisa bekerja lagi.

Dengan matanya yang sudah rabun di makan usia, ia hanya mengandalkan anaknya Lisna yang tinggal bersebelahan dengannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Sebelumnya, untuk menghidupi dirinya ia menjadi buruh tani.

Dyah Erti berharap melalui rumah layak huni tersebut, nenek Rosih bisa hidup lebih sehat dan tenang. “Nenek sudah bisa beribadah dengan tenang, lantai rumahnya sudah dikeramik, listrik sudah ada. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi,” kata dia.

Ia mengatakan, peninjauan rumah layak huni bantuan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Perkim Aceh ia lakukan untuk melihat langsung ke lapangan bagaimana pelaksanaan program pemerintah yang sudah dijalankan sejak tahun 2019 tersebut.

Total pembangunan rumah layak huni di Kota Subulussalam berjumlah 70 unit yang tersebar di 4 kecamatan, di antaranya Sultan Daulat 14 unit, Rundeng 7 unit, Simpang Kiri 28 unit, dan Penanggalan 21 unit.

Dyah menambahkan bahwa Pemerintah Aceh pada tahun 2020 akan kembali membangun rumah layak huni sebanyak 10 ribu unit dengan tipe 36 untuk kaum dhuafa di 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Pembangunan rumah layak huni juga berkontribusi menurunkan angka kemiskinan periode September 2019, di mana salah satu indikatornya adalah masalah kebutuhan masyarakat non makanan termasuk kebutuhan perumahan.[*]

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.