Banda Aceh Kini Berstatus Zona Merah Covid-19

Banda Aceh Keluar dari Zona Merah COVID-19, Aminullah: Tetap Perketat Prokes 4M
Razia masker di jalan depan gedung Banda Aceh Convention Hall, Kamis (15/10/2020), guna menekan angka penularan COVID-19. (Foto: Abdul Hadi/acehkini)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Setelah pekan sebelumnya berstatus zona oranye atau risiko sedang Covid-19, Kota Banda Aceh kini masuk daerah zona berisiko tinggi penularan virus corona atau zona merah. Masyakarat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Banda Aceh saat ini telah ditetapkan statusnya menjadi zona merah Covid-19. Penetapan zona merah ini karena peningkatan kasus dalam dua minggu terakhir mengalami peningkatan,” kata Kabag Protokol dam Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakota Banda Aceh, Said Fauzan, dalam keterangannya, Selasa (8/6/2021).

Untuk itu, dirinya meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan karena penyebaran Covid-19 terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir, terutama usai libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

Fauzan menjelaskan, per 7 Juni 2021, penambahan kasus positif di Kota Banda Aceh tercatat sebanyak 45 orang, empat di antaranya tenaga kesehatan. Sementara yang sembuh 23 orang, meninggal 3 orang.

Berdasarkan data Dinkes Kota Banda Aceh hingga 7 Juni 2021, sebutnya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 3.634 orang. Sebanyak 3.055 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh, dalam perawatan (kasus aktif) 454 orang dan meninggal dunia 125 orang.

Ia mengatakan, seluruh masyarakat Kota Banda Aceh diimbau terus waspada dengan meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan (prokes), yakni selalu memakai masker, mencuci tangam dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Hanya dengan menjalankan prokes secara ketat merupakan cara yang paling efektif menjaga diri dan keluarga dari kemungkinan terpapar Covid-19, sembari senantiasa berdoa kepada Allah SWT supaya wabah pandemi Covid-19 segera berakhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fauzan menambahkan, dalam rangka memastikan prokes berjalan dengan baik, Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan operasi yustisi di tempat umum.

“Semua itu dilakukan dalam rangka menekan angka penyebaran virus corona. Mari kita berikhtiar menjaga diri dan keluarga agar tidak terpapar sembari terus berdoa wabah ini cepat berlalu agar kita bisa menjalankan aktivitas sebagaimana biasanya,” sebutnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.