Saturday, September 25, 2021
spot_img

Aceh Catat 14 Kasus Baru Positif Corona, 52.325 Nakes Telah Divaksin

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, melaporkan Aceh kembali mencatat penambahan 14 kasus baru positif terinfeksi virus corona pada Sabtu (13/3). Sementara yang sembuh dan kasus meninggal dunia tak mengalami penambahan dalam 24 jam terakhir.

Pria yang akrab disapa SAG itu juga menyampaikan bahwa Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Center for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, menemukan gejala long Covid-19 di kalangan penderita Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh.

“Penderita Covid-19 yang sudah sembuh tapi masih merasakan gejala-gejala infeksi virus corona, CDC menyebutnya sebagai gejala long Covid-19,” ujar SAG dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/3) malam.

Ia menjelaskan, CDC yang berada di bawah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, Amerikan Serikat (AS) itu, mengamati beberapa gejala berkepanjangan yang dirasakan penderita Covid-19 yang sudah dinyatakan negatif virus corona berdasarkan hasil uji laboratorium.

Gejala long Covid-19 tersebut, antara lain, berupa kelelahan, sulit bernafas, batuk, nyeri pada persendian, dan nyeri dada. Badan yang kantor pusatnya di Atlanta, Georgia, AS itu juga menemukan mantan pasien Covid-19 (penyintas) yang kesulitan berpikir dan berkonsentrasi, depresi, nyeri otot, sakit kepala, dan jantung berdebar-debar.

Meski jarang terjadi, tambah SAG, CDC menemukan kasus komplikasi medis yang dapat menjadi masalah berkepanjangan bagi beberapa penyintas Covid-19. Gejala long Covid-19 tampak mempengaruhi sistem organ tubuh yang berbeda, seperti pembengkakan otot jantung, gangguan fungsi paru, kerusakan ginjal akut, gatal-gatal, rambut rontok, gangguan indra penciuman, dan rasa.

SAG mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 Nasional menghimbau masyarakat menyikapi temuan itu dengan sikap waspada dan bukan dengan kecemasan berlebihan. Penyintas yang merasakan gejala long Covid-19 belum terbukti dapat menularkan gejala yang sama kepada orang lain di sekitarnya.

Namun demikian, katanya, temuan CDC itu seyogyanya dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap Covid-19. Bagi yang belum percaya Covid-19 itu ada, penularannya cepat, dan dapat mematikan, sudah saatnya untuk mengoreksi persepsi yang keliru itu. Abaikan informasi hoax yang berkembang di seputar virus corona, Covid-19, dan vaksinasinya, himbau SAG.

Sementara masyarakat yang sudah lama menyadari Covid-19 merupakan fakta dan penyakit menular yang berbahaya, seyogyanya tidak pernah mengabaikan protokol kesehatan yang berulangkali dianjurkan. Bila ada penyintas yang merasakan gejala long Covid-19 di Aceh hendaknya segera berkonsultasi dengan petugas kesehatan terdekat dengan rumahnya.

“Jangan pernah abaikan gejala penyakit. Semakin cepat gejala dikenali dan ditangani dengan benar, kian besar peluang untuk sembuh kembali, terhindar dari risiko kecacatan, dan bahkan terhindar dari risiko kematian,” tutur SAG yang juga Epidemiolog itu.

Update Data Covid-19 dan Vaksinasi Aceh

Selanjutnya, SAG mengabarkan kondisi terakhir penanganan Pandemi Covid-19 di Aceh, per 13 Maret 2021. Secara akumulatif, kasus Covid-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 9.687 kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 7.911 orang. Penderita dalam perawatan sebanyak 1.385 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 385 orang.

Ada penambahan 14 kasus baru positif Covid-19 Aceh dalam 24 jam terakhir. Keempat belas kasus itu diderita oleh warga Kota Langsa sebanyak tujuh orang, warga Pidie Jaya dan Aceh Besar masing-masing dua orang. Kemudian satu warga Aceh Tamiang, dan dua lainnya merupakan warga dari luar Aceh.

“Pasien Covid-19 yang sembuh tidak bertambah, begitu juga kasus meninggal dunia,” tambah SAG.

Lebih lanjut SAG menambahkan informasi progres vaksinasi Covid-19 tenaga kesehatan (Nakes) di Aceh. Nakes yang sudah vaksin dosis I sebanyak 52.325 orang per 12 Maret 2021, atau 92,7 persen dari sasaran sebanyak 56.472 orang.

“Sementara Nakes yang sudah mendapat vaksin II sudah mencapai 43.644 orang atau sekitar 77,3 persen dari targetnya,” ujarnya.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,740FollowersFollow
22,400SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU