Wednesday, October 27, 2021
spot_img

Kala Akademisi Darussalam Kunjungi Lhok Keluang Daya di Lamno

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Empat akademisi Darussalam, Banda Aceh, berkunjung ke Lhok Keluang Daya di Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, pada Kamis (12/3). Rombongan akademisi tersebut dipimpin oleh Dr. Sulaiman Tripa, dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK).

Selain Sulaiman, ikut hadir dalam kunjungan itu Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Dr. Mukhlisuddin Ilyas, Dosen STKIP BBG Banda Aceh dan Dr. Teuku Muttaqin Mansur dari USK.

Sulaiman Tripa menyampaikan, mereka sengaja turun ke Lhok Keluang Daya karena mendengar di wilayah itu masih ada kearifan laut yang masih dijaga oleh masyarakat, khususnya nelayan.

“Kami menaruh harapan besar, agar kearifan ini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Pemerintah harus mendukung Panglima Laot Lhok menjaga, melindungi, membina dan melestarikannya. Apalagi peraturan perundang-undangan sudah jelas mengakui dan menghormati Panglima Laot dan wilayah kelolanya,” kata lulusan doktor bidang kajian hukum adat laut itu.

Selain soal adat laut, wisata bahari yang ramah lingkungan juga menarik di kawasan itu. Sehingga menurut Dr Kamaruzzaman Bustamam-Ahmad, perlu ada usaha untuk mengembangkan lokasi di sini. “Saya baru pulang dari Labuan Bajo, kawasan kita tidak kalah menarik dibandingkan pantai-pantai di luar sana,” kata Kamaruzzaman yang biasa dipanggil KBA, sambil berharap ada pihak yang akan memfasilitasi pengembangan wisata bahari di Lhok Keluang.

Kunjungan akademisi Darussalam didampingi langsung oleh Panglima Laot Lhok Keluang Daya, Pawang Sajali dan Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Aceh Tgk Azwar Anas. Pawang Sajali berharap Lhok Keluang Daya yang sudah dipimpinnya selama dua periode itu dapat terus dibantu pemerintah.

Kepada tim akademisi Darussalam, ia menyampaikan bahwa pihaknya di sana masih minim sarana dan prasarana untuk penunjang dalam melaut seperti alat tangkap, perahu, dan sarana pendukung lainnya. Mereka juga butuh pemberdayaan ekonomi nelayan.

Sementara itu, Ketua KNTI Aceh Tgk Azwar Anas mengatakan setelah mendengarkan keluhan nelayan kawasan Lhok Keluang, dirinya sangat menaruh harapan kepada Pemerintah Aceh dan Kabupaten Aceh Jaya untuk benar-benar dapat membantu mengimplementasikan program pemberdayaan nelayan tradisional untuk kesejahteraan nelayan kecil di Lhok Keluang.

“Di Lhok ini, seluruh nelayan adalah nelayan tradisional, perlu dibina dan dikuatkan ekonominya,” sebutnya.[ril]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,864FollowersFollow
22,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU