Wednesday, January 22, 2020

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

Must Read

FOTO | Laga Perdana Persiraja

Pemain Persija Jakarta menghadang laju striker Persiraja Imral Usman (tengah) dalam pertandingan leg pertama Indonesian Premier League 2011/2012 di...

Polisi Masih Uber Kelompok Bersenjata

LEMBAH SEULAWAH | ACEHKITA.COM -- Pihak Kepolisian Aceh masih terus menguber keberadaan anggota kelompok bersenjata yang diklaim mempunyai hubungan...

Kisah Pilu Ramli

"Tolong saya sudah empat tahun terbaring di sini." Suara Ramli Ahmad serak, tertahan. "Saya tidak sanggup lagi." Ramli bak orang...

Dyah Erti Hadiri Wisuda Pelajar SUPM Ladong

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, menghadiri wisuda Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ladong, Rabu 19 Juni...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah Aliyah, yang dilakukan oleh Prof Murniati, Prof Husni Husin dan Dr Sulastri, pada Senin (9/12) di Aula Kantor Majelis Pendidikan Aceh.

Dalam paparannya, Profesor Murniati menyebut dari 9 jenis tenaga administrasi kependidikan non-guru seperti pustakawan, operator, laboran, tata usaha, bendahara sekolah, teknisi sumber belajar, penjaga sekolah, tenaga kebersihan dan satpam sekolah. Terdapat beberapa jenis tenaga administrasi tenaga non-guru di Aceh masih kurang.

“Dari 15 kabupaten/kota yang kami jadikan sampel penelitian ini, kami temukan bahwa tenaga kependidikan non-guru di Aceh sangat kurang, terutama laboran sekolah, teknisi sumber belajar, tenaga kebersihan, satpam dan penjaga sekolah” ujar Murniati.

Menurutnya, status pegawai tenaga kependidikan di 15 kabupaten kota di Aceh itu dominannya itu adalah non-PNS. Ditemukan juga bahwa guru masih merangkap menjadi tenaga administrasi kependidikan seperti pustakawan, bendahara sekolah dan operator.

Hal tersebut sangat dikhawatirkan oleh Ketua MPA, Prof Abdi A Wahab. “Kita harus memenuhi standar minimum pendidikan, kita harus tentukan prioritas supaya masalah-masalah pendidikan yang dasar untuk meningkatkan mutu pendidikan dapat diselesaikan. Hasil kajian ini, misalnya masih banyak tenaga administrasi masih dirangkap oleh tenaga guru,” sebutnya.

Sementara Wakil Ketua MPA Teuku Sayed Mustafa, mengatakan bahwa ini sangat memprihatinkan. “Ini baru satu aspek saja di bidang administrasi sekolah SMA sederajat, ini perlu komitmen untuk pembuat kebijakan, tidak boleh ada anggapan tenaga kependidikan non-guru tidak penting. Karena ini berpengaruh terhadap indikator kualitas mutu pendidikan Aceh,” ujarnya.

Hasil penelitian merekomendasikan kepada Pemerintah Aceh untuk menentukan formasi rektrutmen CPNS dan tenaga kontrak, khusus tenaga kependidikan berbasis pada kebutuhan. Perlu prioritas peningkatan sarana bagi tenaga kependidikan non-guru di sekolah SMA sederajat, dan merekomendasikan perlunya pengembangan ketrampilan tenaga kependidikan non-guru pada sekolah secara terencana dan terprogram setiap tahunnya.

Dalam FGD itu hadir juga perwakilan Bappeda Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, praktisi pendidikan Affan Ramli, Maimun Bin Lukman, Irhamuddin, Mukhlisuddin Ilyas dan lainnya.[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

Bruno Dybal Resmi Diperkenalkan sebagai Pemain Persiraja di Liga 1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Manajemen Persiraja Banda Aceh secara resmi memperkenalkan Bruno Dybal sebagai pemain barunya di Liga 1 2020. Bruno Dybal merupakan...

More Articles Like This