Wednesday, December 11, 2019

Perludem Raih Penghargaan Ormas Terbaik Bidang Tata Kelola Pemerintahan

Must Read

Kutu itu Asli Seperti Ganja

Di medio 1970an saya masih kanak-kanak. Masa itu anak-anak umumnya berkutu. Orang dewasa juga rata-rata demikian. Tetapi, meski tak...

Polisi Tangkap Empat Orang dan Sita Enam Senjata

ACEH UTARA -- Pihak kepolisian dikabarkan berhasil menangkap empat orang di Kecamatan Sawang, Aceh Utara dalam beberapa hari terakhir....

Ada Massa Propemerintah Merasa Dibohongi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebagian massa yang datang dari berbagai daerah untuk mendukung pemerintahan Irwandi Yusuf dan Muhammad...

Aceh Bentuk Museum Perdamaian

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pemerintah Aceh akan membuka sebuah museum mini untuk mendokumentasikan proses perdamaian, konflik, dan tsunami. Museum...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) meraih penghargaan kategori Ormas terbaik tahun 2019 di Bidang Tata Kelola Pemerintahan dalam acara bertajuk “Penganugerahaan Penghargaan Ormas Tahun 2019 – Untuk Indonesia Maju”, di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai penyelanggara dan yang memberikan penghargaan, menilai, Perludem menjadi bagian penting dari penguatan organisasi masyarakat sipil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Penghargaan ini untuk semua kerja keras kawan-kawan pegiat Perludem beserta seluruh jejaringnya. Ini merupakan sebuah rekognisi negara yang tidak diperoleh hanya dalam satu dua hari,” kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini dalam siaran pers yang diterima acehkita.com.

Titi mewakili lembaga Perludem mengucapkan banyak terima kasih kepada para pihak terkait dan yang telah mendukung Perludem dalam capaian penganugrahan ini.

Menurutnya, tidak mudah bagi Perludem untuk bisa bertahan di tengah guguran gerakan masyarakat sipil.

“Semoga capaian hingga kini bisa lebih mendorong aktivisme Perludem pada tahun-tahun panjang pengabdian dengan karya yang produkyof dan kontributif,” ujarnya.

Titi berharap, penghargaan ini merupakan tanda bahwa Kemendagri yang kini dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian bisa mengapresiasi positif kegiatan dan rekomendasi Perludem dalam perbaikan tata kelola pemerintahan. Salah satunya adalah mengenai pilkada langsung.

“Semoga Kemendagri sebagai lembaga pimpinan Mendagri Tito Karnavian bisa menerima rekomendasi Perludem dan teman-teman lembaga masyarakat sipil untuk mempertahankan pilkada langsung,” katanya.

Mempertahankan Pilkada langsung merupakan pilihan tepat dalam tata kelola pemerintahan untuk perbaikan presidensial Indonesia.

Perludem bersama Koalisi Masyarakat Sipil UU Pemilu sebelumnya telah merekomendasikan desain pemilu serentak nasional dan pemilu serentak lokal.

Pemilu serentak nasional adalah menggabungkan pemilu presiden, DPR, dan DPD. Setelah presiden terpilih, di tengah periode menjabatnya ada pemilu serentak daerah yaitu menggabungkan pilkada langsung dengan Pemilu DPRD.

Pilkada langsung dengan Pemilu DPRD penting menjadi evaluasi sistemik agar tetap berkomitmen pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan melalui visi misi dan programnya. Tanpa pilkada langsung, tak ada evaluasi sistemik bagi presiden selama menjabat.

Selain Kategori Tata Kelola Pemerintahan, berikut kategori lain dan para penerima penghargaannya: Bidang Pendidikan: Yayasan Selamat Pagi Indonesia; Bidang Pemberdayaan Perempuan: Perkumpulan Kapal Perempuan; Bidang Penanggulangan Bencana: Yayasan IDEP; Bidang Kebudayaan: Yayasan Kebudayaan Rancage; Bidang Kesehatan: Yayasan Thalassaemia Indonesia; Bidang Lingkungan Hidup: Yayasan Pendidikan Konservasi Alam; Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat: Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM). Pemerintah Daerah sebagai Pembina Ormas: 1. Provinsi: Jawa Timur; 2. Kabupaten: Rejang Lebong, Bengkulu; dan 3. Kota: Palopo, Sulawesi Selatan. Penghargaan Khusus Bakti Sepanjang Masa untuk Indonesia: 1. Mathlaul Anwar; 2. Aisyiah; 3. Muslimat NU; dan 4. Kongres Wanita Indonesia.[]

RILIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas...

More Articles Like This