Sunday, April 5, 2020

Perludem Raih Penghargaan Ormas Terbaik Bidang Tata Kelola Pemerintahan

Must Read

Kemenag Aceh Ajak Masyarakat Salat Khusuf saat Gerhana Bulan Sebagian

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Berdasarkan data Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh akan terjadi fenomena alam yang berkaitan dengan...

Mari Bersinergi Mewujudkan Ketahanan Pangan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta semua pihak baik dari pemerintahan, akademisi hingga...

Video Anak Tsunami Korban Trafficking

Saat bekerja di restoran India, Nisa bertemu dengan Elisa, seorang calo penyalur tenaga kerja. Ia pun dikirim ke Malaysia,...

SBY-JK Beda Tipis di LP Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM – Perolehan suara pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dan JK-Wiranto bersaing ketat di Lembaga Pemasyarakatan Lhokseumawe. SBY...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) meraih penghargaan kategori Ormas terbaik tahun 2019 di Bidang Tata Kelola Pemerintahan dalam acara bertajuk “Penganugerahaan Penghargaan Ormas Tahun 2019 – Untuk Indonesia Maju”, di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai penyelanggara dan yang memberikan penghargaan, menilai, Perludem menjadi bagian penting dari penguatan organisasi masyarakat sipil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Penghargaan ini untuk semua kerja keras kawan-kawan pegiat Perludem beserta seluruh jejaringnya. Ini merupakan sebuah rekognisi negara yang tidak diperoleh hanya dalam satu dua hari,” kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini dalam siaran pers yang diterima acehkita.com.

Titi mewakili lembaga Perludem mengucapkan banyak terima kasih kepada para pihak terkait dan yang telah mendukung Perludem dalam capaian penganugrahan ini.

Menurutnya, tidak mudah bagi Perludem untuk bisa bertahan di tengah guguran gerakan masyarakat sipil.

“Semoga capaian hingga kini bisa lebih mendorong aktivisme Perludem pada tahun-tahun panjang pengabdian dengan karya yang produkyof dan kontributif,” ujarnya.

Titi berharap, penghargaan ini merupakan tanda bahwa Kemendagri yang kini dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian bisa mengapresiasi positif kegiatan dan rekomendasi Perludem dalam perbaikan tata kelola pemerintahan. Salah satunya adalah mengenai pilkada langsung.

“Semoga Kemendagri sebagai lembaga pimpinan Mendagri Tito Karnavian bisa menerima rekomendasi Perludem dan teman-teman lembaga masyarakat sipil untuk mempertahankan pilkada langsung,” katanya.

Mempertahankan Pilkada langsung merupakan pilihan tepat dalam tata kelola pemerintahan untuk perbaikan presidensial Indonesia.

Perludem bersama Koalisi Masyarakat Sipil UU Pemilu sebelumnya telah merekomendasikan desain pemilu serentak nasional dan pemilu serentak lokal.

Pemilu serentak nasional adalah menggabungkan pemilu presiden, DPR, dan DPD. Setelah presiden terpilih, di tengah periode menjabatnya ada pemilu serentak daerah yaitu menggabungkan pilkada langsung dengan Pemilu DPRD.

Pilkada langsung dengan Pemilu DPRD penting menjadi evaluasi sistemik agar tetap berkomitmen pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan melalui visi misi dan programnya. Tanpa pilkada langsung, tak ada evaluasi sistemik bagi presiden selama menjabat.

Selain Kategori Tata Kelola Pemerintahan, berikut kategori lain dan para penerima penghargaannya: Bidang Pendidikan: Yayasan Selamat Pagi Indonesia; Bidang Pemberdayaan Perempuan: Perkumpulan Kapal Perempuan; Bidang Penanggulangan Bencana: Yayasan IDEP; Bidang Kebudayaan: Yayasan Kebudayaan Rancage; Bidang Kesehatan: Yayasan Thalassaemia Indonesia; Bidang Lingkungan Hidup: Yayasan Pendidikan Konservasi Alam; Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat: Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM). Pemerintah Daerah sebagai Pembina Ormas: 1. Provinsi: Jawa Timur; 2. Kabupaten: Rejang Lebong, Bengkulu; dan 3. Kota: Palopo, Sulawesi Selatan. Penghargaan Khusus Bakti Sepanjang Masa untuk Indonesia: 1. Mathlaul Anwar; 2. Aisyiah; 3. Muslimat NU; dan 4. Kongres Wanita Indonesia.[]

RILIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This