Monday, April 6, 2020

29 Orang Tewas Akibat Banjir di Bengkulu

Must Read

Menunggu Pembeli

Pedagang sandal menunggu pembeli di pinggiran jalan KH. Ahmad Dahlan, Banda Aceh, Rabu (2/9). Para pedagang memperkirakan omzet penjualan...

Ruko Baru

Pekerja membangun rumah toko di jalan Mr Muhammad Hasan, Banda Aceh. Pasca tsunami, pembangunan ruko di Banda Aceh tumbuh...

Tahanan Polisi Dipindahkan ke Rutan Lhoknga

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Delapan polisi yang mendekam dalam Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Banda Aceh, dipindahkan ke Rumah...

Ekspedisi Indonesia Biru Tiba di Aceh

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM -- Dua jurnalis yang berkeliling Indonesia dengan program Ekspedisi Indonesia Biru akhirnya tiba Provinsi Aceh, Kamis...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sedikitnya 29 orang tewas dan 13 lainnya masih hilang serta belasan ribu warga harus mengungsi akibat banjir disertai tanah longsor yang menerjang sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (28/4/2019), menyatakan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban yang terjadi sehari sebelumnya.

Korban terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu 22 orang meninggal akibat akibat tanah longsor di kaki Gunung Bungkuk, katanya.

Sementara korban meninggal lain terdapat di Kabupaten Kepahiang sebanyak 3 orang, Kabupaten Lebong 1 orang dan Kota Bengkulu 3 orang.

“Dari 29 orang meninggal dunia, 28 jenazah sudah berhasil diidentifikasi sedangkan satu jenazah masih dalam proses identifikasi,” kata Sutopo dalam pernyataan pers yang diterima acehkita.com.

Dia menambahkan bahwa sebanyak 13 orang yang hingga saat ini belum ditemukan yaitu satu di Kabupaten Kaur, dua di Kota Bengkulu, dan 10 di Bengkulu Tengah.

Ribuan personil gabungan dari BPBD, TNI, Polri, SKPD, Basarnas, Tagana, PMI, NGO, ormas, relawan dan masyarakat membantu dalam penanganan darurat.

Di Bengkulu Tengah, terdapat dua kecamatan masih terisolir yaitu Kecamatan Merigi Sakti dan Kecamatan Pagar Jati karena akses jalan tertutup material longsor, katanya.

Dampak bencana lain akibat bencana adalah 12.000 jiwa mengungsi dan 13.000 jiwa terdampak.

“Ternak mati terdapat sapi 106 ekor, kambing/domba 101 ekor, dan kerbau 4 ekor,” katanya.

Dia menyebutkan, kerusakan fisik meliputi 184 rumah rusak, 7 unit fasilitas pendidikan, 40 titik insfrastruktur rusak/terendam (jalan, jembatan, oprit, gorong-gorong), yang tersebar di 10 kabupaten/kota, dan 9 lokasi sarana prasarana perikanan dan kelautan yang tersebar di 5 kab/Kota.

Menurut Sutopo, banjir sudah surut di sebagian wilayah, tetapi menyisakan lumpur dan sampah yang cukup banyak.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsian, perahu karet, selimut, makanan siap saji, air bersih, family kid, peralatan bayi, lampu emergency, jembatan bailey, dan pembangunan jalan darurat, pungkasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This