Thursday, February 27, 2020

29 Orang Tewas Akibat Banjir di Bengkulu

Must Read

Pemberitaan Media Pengaruhi Investasi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemberitaan media sangat mempengaruhi iklim investasi di suatu daerah. Umumnya, para investor luar...

13 Tahun MoU Helsinki: Kepentingan Politik Jangan Merusak Perdamaian

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Hari ini, 15 Agustus 2018 bertepatan dengan 13 tahun perjanjian damai antara Pemerintah Indonesia...

20 Pekerja LSM Ditatar Fotografi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh bekerjasama dengan American Friends Service Committee (AFSC) menggelar...

Diawali Hening Cipta untuk BJ Habibie, Duel Persiraja vs PSGC Berakhir 3-1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja Banda Aceh mengakhiri pekan ke-16 Liga 2 dengan kemenangan 3-1 atas PSGC Ciamis....
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sedikitnya 29 orang tewas dan 13 lainnya masih hilang serta belasan ribu warga harus mengungsi akibat banjir disertai tanah longsor yang menerjang sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (28/4/2019), menyatakan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban yang terjadi sehari sebelumnya.

Korban terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu 22 orang meninggal akibat akibat tanah longsor di kaki Gunung Bungkuk, katanya.

Sementara korban meninggal lain terdapat di Kabupaten Kepahiang sebanyak 3 orang, Kabupaten Lebong 1 orang dan Kota Bengkulu 3 orang.

“Dari 29 orang meninggal dunia, 28 jenazah sudah berhasil diidentifikasi sedangkan satu jenazah masih dalam proses identifikasi,” kata Sutopo dalam pernyataan pers yang diterima acehkita.com.

Dia menambahkan bahwa sebanyak 13 orang yang hingga saat ini belum ditemukan yaitu satu di Kabupaten Kaur, dua di Kota Bengkulu, dan 10 di Bengkulu Tengah.

Ribuan personil gabungan dari BPBD, TNI, Polri, SKPD, Basarnas, Tagana, PMI, NGO, ormas, relawan dan masyarakat membantu dalam penanganan darurat.

Di Bengkulu Tengah, terdapat dua kecamatan masih terisolir yaitu Kecamatan Merigi Sakti dan Kecamatan Pagar Jati karena akses jalan tertutup material longsor, katanya.

Dampak bencana lain akibat bencana adalah 12.000 jiwa mengungsi dan 13.000 jiwa terdampak.

“Ternak mati terdapat sapi 106 ekor, kambing/domba 101 ekor, dan kerbau 4 ekor,” katanya.

Dia menyebutkan, kerusakan fisik meliputi 184 rumah rusak, 7 unit fasilitas pendidikan, 40 titik insfrastruktur rusak/terendam (jalan, jembatan, oprit, gorong-gorong), yang tersebar di 10 kabupaten/kota, dan 9 lokasi sarana prasarana perikanan dan kelautan yang tersebar di 5 kab/Kota.

Menurut Sutopo, banjir sudah surut di sebagian wilayah, tetapi menyisakan lumpur dan sampah yang cukup banyak.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsian, perahu karet, selimut, makanan siap saji, air bersih, family kid, peralatan bayi, lampu emergency, jembatan bailey, dan pembangunan jalan darurat, pungkasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This