Wednesday, April 1, 2020

Plt Gubernur Aceh Resmikan Masjid Berkonstruksi Bambu di Lombok

Must Read

Warga Simeulue Tidak Rasakan Gempa 5,2 SR

SINABANG | ACEHKITA.COM -- Warga Simeulue tidak merasakan guncangan gempa berkekuatan 5,2 pada skala Richter yang terjadi Selasa (6/11),...

Dewan Pers Didesak Tindaklanjuti Pengaduan Ayah PE

KAMI selaku Pengacara Yusrin ayah alm PE, 16 tahun, yang meninggal akibat gantung diri karena di tuduhan pelacur yang...

Jokowi Resmi Cabut Remisi Pembunuh Wartawan Radar Bali

SURABAYA | ACEHKITA.COM - Presiden Joko Widodo resmi mencabut remisi I Nyoman Susrama, otak pembunuhan jurnalis Jawa Pos Radar...

Gempa Padang Menewaskan 75 Orang

ACEHKITA.COM -- Gempa berkekuatan 7,6 pada skala Richter yang mengguncang Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu sore, menewaskan 75 warga....
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Pelaksana tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meresmikan Masjid An-Nur Aceh yang merupakan bantuan masyarakat Aceh untuk korban gempa di Desa Gondang, Kecamaran Gangga, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/4/2019). Masjid tersebut berkonstruksi bambu dan dipercayai memilik daya tahan tinggi terhadap gempa, pembangunannya melibatkan tim arsitektur dari Institut Teknologi Bandung.

Saat tiba beserta rombongan, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi istri, Dyah Erti Idawati disambut arak-arakan adat warga setempat.

Dalam sambutannya, Nova Iriansyah mengulang kembali cerita ketika bencana gempa terjadi di Lombok. “Masyarakat Aceh pernah mengalami bencana maha dahsyat, ketika bencana ini terjadi di Lombok, masyarakat Aceh terketuk pintu hatinya untuk membantu sesama,” ujarnya.

Nova menjelaskan, lima hari setelah bencana terjadi, Pemerintah Aceh mengirim tim untuk menjalankan misi sosial di wilayah ini. Dari hasil kajian yang dilakukan tim tersebut, tercetus ide agar dana yang dikumpulkan masyarakat Aceh dialokasikan untuk membangun salah satu masjid yang rusak akibat bencana tersebut.

“Kami menganggap pembangunan masjid sangat penting, karena tidak hanya sebagai tempat menunaikan shalat, tapi juga sebagai pusat pendidikan dan kegiatan sosial. Dengan adanya masjid, tentunya masyarakat lebih mudah menjalankan ibadah secara berjamaah, sehingga semangat kebersamaan menjadi lebih kuat dan mengembangkan kegiatan yang mengarah pada terwujudnya masyarakat madani untuk saling bahu-membahu membangun kesejahteraan umat,” ujarnya.

Setelah berdiskusi dengan Pemerintah Lombok, Pemerintah Aceh sepakat membangun kembali Masjid An-Nur yang sekarang dinamai Masjid An-Nur Aceh. “Alhamdulillah seperti yang kita lihat bersama, masjid ini dibangun dengan bangunan cukup unik dan artistik,” ujar Nova.

Plt Gubernur Aceh Resmikan Masjid Berkonstruksi Bambu di Lombok

Ia berharap masyarakat setempat dapat memanfaatkan masjid yang telah dibangun ini untuk malaksanakan shalat Tarawih pada bulan Ramadhan nanti.

Masjid ini merupakan sumbangan rakyat Aceh untuk masyakat Lombok Utara menggantikan masjid sebelumnya yang runtuh pascamusibah gempa beberapa waktu lalu.  Aksi kemanusiaan ini  merupakan tindak lanjut seruan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah agar semua elemen masyarakat, termasuk lembaga pemerintahan, dunia usaha, organisasi, dan berbagai kalangan lain membantu korban gempa Lombok. 

Kami sudah bertekad menyelesaikan pembangunan masjid ini dengan benar-benar sempurna. “Apa yang telah kita mulai harus diselesaikan dengan baik. Insya Allah masjid ini menjadi simbol erat nya persaudaraan sesama muslim,” ujarnya.

Tokoh masyarakat setempat, Fajri, mengatakan setelah gempa, masyarakat sedih dan bingung harus berbuat apa, terlebih ketika melihat Masjid An-Nur ini hancur.

“Alhamdulillah tidak lama setelah itu, Allah mengetuk hati seorang hamba-Nya, mengetuk hati Plt Gubernur Aceh. Kami tidak pernah bermimpi akan memiliki masjid sebagus dan seunik ini, insya Allah masjid ini menjadi kebanggaan kami dan menjadi salah satu ikon di Lombok Utara,” ujarnya.

Fajri mewakili masyarakat setempat mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintah dan masyarakat Aceh atas bantuan yang diberikan.

“Sampaikan salam kami, kami berhutang budi kepada seluruh masyarakat Aceh. kami tidak bisa membalas budi masyarakat dan Pemerintah Aceh selain memanjatkan doa agar saudara-saudara kita di Aceh senantiasa dihindarkan Allah SWT dari segala bencana,” ujarnya.

Bupati Kabupaten Lombok Utara, Najmum Akhyar selaku pemerintah juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan Pemerintah Aceh.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara akan membangun monumen persaudaraan antara Aceh dan Kabupaten Lombok Utara di lokasi sekitar masjid ini. Pemerintah setempat juga akan membangun monumen gempa untuk mengenang kembali kejadian gempa.

“Apapun yang bisa menjadi kenangan pada saat gempa itu tolong dikumpulkan sehingga akan menjadi kenangan dan pelajaran bagi kita semua akan dipamerkan di sekitar masjid ini, sehingga masjid ini bisa menjadi ikon di Lombok Utara,” ujarnya.

Bupati menambahkan, ketika salah satu bagian dari tubuh kita sakit, bagian tubuh lain juga ikut merasakan sakit, itulah yang dibuktikan oleh Plt Gubernur Aceh dengan membantu kami di sini. “Ketika kami musibah, pemerintah dan masyarakat bersama-sama datang untuk membantu saudaranya di sini dengan membangun masjid ini,” ujarnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan Kepala SKPA, di antaranya Ketua DPRA, Wakajati Aceh, Wakil Rektor Unsyiah, Kepala Pelaksana BPBA, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPSDM, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam, Kepala Biro Humas dan Protokol Rahmad Raden, Bupati Aceh Jaya dan sejumlah pejabat lainnya.[ADV]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

More Articles Like This