2.303 Pasangan Pengantin di Aceh Langsungkan Akad Nikah di Masa Pandemi Corona

0
146
Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat
Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 2.303 calon pengantin di Aceh tercatat melaksanakan akad nikah di masa pandemi virus corona pada April-Mei 2020.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariat Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, Hamdan.

Ia menjelaskan, di tengah masa darurat Covid-19 dan pembatasan larangan akad nikah di luar Kantor Urusan Agama (KUA) sejak April-Mei, di Aceh tercatat 3.096 pendaftaran nikah di KUA.

“Pada bulan April, ada 2.164 pendaftaran nikah di Aceh dan seluruhnya melaksanakan akad nikah di bulan yang sama. Kemudian, pada bulan Mei tercatat 900 pasangan mendaftarkan nikah di KUA dan hanya 139 calon pengantin melaksanakan akad nikah di bulan tersebut,” ujar Hamdan dalam siaran persnya pada Minggu (31/5) sore.

Hamdan mengatakan, meskipun di tengah wabah Covid-19 layanan nikah di KUA seluruh kabupaten/kota di Aceh tetap berjalan. Hanya saja, ada beberapa aturan yang harus diikuti, seperti akad nikah harus di KUA dan pelaksanaan akad nikah harus mengikuti protokol kesehatan.

“Semua aturan yang diberlakukan di masa darurat Covid-19, seperti yang hadir ke pernikahan hanya 10 orang, wajib pakai masker dan lainnya itu sudah berlangsung dengan sebaik mungkin,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan untuk saat ini telah dibolehkan melaksanakan akad nikah di masjid. Dengan syarat, tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti tamu yang hadir hanya 30 orang, memastikan semua peserta yang hadir dalam kondisi sehat dan negatif Covid-19 dan pertemuan dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin.

Menurutnya, kebijakan ini diambil setelah terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Masa Pandemi.

“Namun, untuk tata cara pelaksanaannya lebih rinci, kita masih menunggu SE dari Ditjen Bimas Islam Kemenag RI,” kata Hamdan.[]

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.