Tuesday, February 18, 2020

Wali Kota Banda Aceh Imbau Warga Hentikan Jual Beli 10 Menit Jelang Waktu Salat

Must Read

Awal Tahun, Mahasiswa Aceh UI Saweue Gampong

DEPOK | ACEHKITA.COM - Sejumlah mahasiswa Aceh Universitas Indonesia yang tergabung dalam Silaturrahmi Mahasiswa Aneuk Nanggroe (SAMAN UI) kembali...

Percasi Gelar Catur Tarkam

BANDA ACEH-Menyambut Hari Ulang Tahun Kota Banda Aceh ke-804, Pengcab Percasi kota Banda Aceh, akan mengadakan Turnamen catur terbuka...

Abdullah Puteh Ramaikan Bursa Pilkada Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bursa pemilihan kepala daerah mulai ramai. Abdullah Puteh kembali ke panggung politik Aceh setelah...

Pesawat Tempur F-16 Terbakar di Halim Perdanakusuma

JAKARTA -- Sebuah jet tempur jenis F-16 milik TNI Angkatan Udara terbakar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengimbau warga kota untuk menghentikan segala aktivitas muamalah atau jual beli minimal 10 menit jelang azan berkumandang untuk salat fardhu.

“Iya benar, kita sudah keluarkan imbauan agar 10 menit jelang masuk waktu salat aktivitas dihentikan,” ujar Aminullah, Senin (19/8/2019) usai menyerahkan kendaraan roda dua untuk para Keuchik di Wilayah Kecamatan Syiah Kuala di kantor camat setempat.

Dirinya mengharapkan masyarakat dapat mengindahkan imbauan tersebut. “Imbauan ini untuk kita juga, kita melihat kesadaran masyarakat untuk ini masih kurang ya. Masih banyak yang jualan saat waktu salat tiba. Ini kita harapkan ada kesadaran,” harap Aminullah.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota menyebut imbauan tersebut masih perlu terus disosialisasikan agar diketahui masyarakat luas.

Surat imbauan tentang Menghentikan Aktivitas Muamalah Menjelang Azan Berkumandang ditandatangani Wali Kota pada 31 Juli lalu, dan dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti ketentuan pasal 7, 8, 9 dan 11 Qanun Provinsi Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang pelaksanaan syariat Islam bidang akidah dan ibadah dan syiar Islam.

Dalam imbauan itu, seluruh masyarakat baik muslim maupun non muslim juga diminta untuk menghentikan seluruh aktivitas baik jual beli dan aktivitas lainnya, baik dalam bentuk jasa maupun barang minimal 30 menit sebelum waktu salat Jumat.

Seluruh masyarakat diminta tidak melayani pelanggan/nasabah/konsumen selama waktu pelaksanaan salat berjemaah baik fardhu maupun Jumat. Tempat usaha juga diminta menggunakan tanda penutup seperti layar kain dan sejenisnya atau memberi tanda khusus yang mudah dipahami.

Kepada seluruh masjid, meunasah, badan usaha, kantor pemerintah/swasta dan lembaga pendidikan menjelang waktu azan wajib menginformasikan kepada seluruh masyarakat agar bersiap-siap melaksanakan salat berjemaah.

Dalam surat imbauan itu, para Camat dalam lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh diminta memfasilitasi dan mengkoordinasikan Pemerintahan Mukim dan Gampong untuk melaksanakan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam surat imbauan tersebut.

Sementara kepada Dinas Syariat Islam bersama Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh diminta melakukan pembinaan, pengawasan dan penertiban dalam rangka peningkatan pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam surat imbauan.[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

Istri Plt Gubernur Aceh Tinjau Rumah Layak Huni di Subulussalam

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati kembali meninjau penerima bantuan rumah layak huni di kawasan Desa Ciparpari Timur, Kecamatan Sultan Daulat,...

More Articles Like This