Wednesday, October 27, 2021
spot_img

Virus Conficker Merajalela

SALT LAKE CITY – Virus Conficker semakin merajalela. Kamis lalu virus itu muncul dengan varian baru yang menyasar pencurian uang dari pengguna internet. Sementara Universitas Utah mengakui 700 unit komputer mereka terinfeksi Conficker, termasuk di rumah sakit sekolah tersebut.

Trend Micro, perusahaan yang bergerak di bidang keamanan computer, menyebutkan, Conficker akan menyerang jutaan komputer di dunia dengan mengirim pesan berupa data rahasia (encrypted data) untuk menginfeksi komputer. Trend Micro mengatakan, tujuan update secara misterius, telah dikirim ke komputer lain yang terinfeksi melalui sistem pengiriman data peer-to-peer, belumlah jelas.

Ivan Macalintal, peneliti dari Trend Micro, mengatakan, Conficker mulai menunjukkan aktivitasnya pada Selasa, hampir sepekan setelah tanggal aktivasi pada 1 April, yang dijadikan momen oleh ahli keamanan komputer untuk memperingatkan dunia akan bahaya virus ini.

“Seperti disangka, sistem komunikasi peer-to-peer dari Downad/Conficker mungkin digunakan hanya untuk menjalankan update,” tulis Macalintal di blog TrendLabs Malware. “Sistem komunikasi P2P Confickter sekarang berjalan dalam irama penuh.”

Para ahli jaringan keamanan komputer, pada 1 April lalu telah memperingatkan pengguna komputer dan Internet di seluruh dunia untuk mewaspadai ancaman virus Conficker. Kamis lalu para peneliti menemukan varian baru virus ini, yang bertujuan menyerang komputer yang tidak dicurgai oleh penggunanya. Perusahaan keamanan memperingatkan bahwa varian ini mencoba mengunduh kode berbahaya ke dalam sistem (komputer) yang menjadi korban, termasuk kemungkinan menggandakan Trojan Waledac, aplikasi spam yang memperbanyak diri melalui email palsu.

Sementara itu, pihak berwenang di Universitas Utah mengatakan sebanyak 700 komputer mereka telah terinfeksi virus Conficker ini, termasuk di dalamnya jaringan tiga rumah sakit milik sekolah tersebut.

Juru Bicara Ilmu Kesehatan Universitas Utah Chris Nelson mengatakan serangan Conficker yang membuat kompter lamban dan mencuri informasi personal pertama sekali diketahui Kamis lalu. Pada Jumat (10/4), virus merembes ke komputer di rumah sakit, sekolah medis, dan kampus keperawatan, farmasi dan kesehatan. Akibatnya, data di jaringan komputer mereka menjadi amburadul.

Nelson menyebutkan, virus pada dasarnya menyerang komputer pribadi dan bisa saja mencuri informasi login dan data password, nomor kartu kredit, dan informasi perbankan. [ap/afp/newsfactor]

Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,866FollowersFollow
22,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU