Wednesday, May 27, 2020

Usai Bagi Bonus, Presiden Jokowi Nonton Bareng Penutupan Asian Games dari Lombok

Must Read

78 Mahasiswa Asing Ikut PBAK UIN Ar-Raniry

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 78 mahasiswa luar negeri mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kehamahasiswa (PBAK) Universitas Islam...

Sore Ini, PSAP Kontra Persisam di Harapan Bangsa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Minggu (4/12) sore, PSAP Sigli akan menjamu Persisam Putra Samarinda di Stadion Harapan Bangsa,...

UAS Hadiri Peringatan Maulid di Aceh

Banda Aceh - Ustadz Abdullah Somad mengisi Tausyiah dalam peringatan maulid akbar nabi Muhammad S.A.W yang dipusatkan dihalaman mesjid...

Doa Tsunami

Warga etnis Tionghoa melakukan doa di kuburan massal Desa Siron, Lambaro, Aceh Besar, Sabtu (26/12).

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Presiden Joko Widodo didampingi Menpora Imam Nahrawi pagi tadi di Istana Negara memberikan bonus kepada para atlet berprestasi yang telah menorehkan catatan prestasi membanggakan bagi Indonesia di ajang Asian Games 2018.

Seusai pembagian bonus kepada atlet tersebut, Presiden Jokowi terbang menuju Lombok. Ia melakukan nonton bareng upacara penutupan Asian Games ke-18 dari tenda pengungsian bersama anak-anak di sana. Dari Lombok, ia meminta dukungan dan doa kepada semua peserta Asian Games untuk korban gempa di Lombok.

Saat membagikan bonus itu, Presiden mengatakan senang dengan raihan para atlet Indonesia di ajang Asian Games 2018. Karena itu, ia pun meminta langsung kepada Menpora untuk segera mengirimkan uang bonus kepada atlet peraih medali tersebut.

“Kita tahu semua nanti sore Asian Games akan ditutup tapi rasanya kita ingin melakukan acara pembukaan Asian Games lagi. Saya ingin naik motor lagi dan terbang ke udara. Saya ingin ada tambahan 31 medali emas lagi. Saya juga ingin merah putih dikibarkan dan lagu Indonesia Raya terus dikumandangkan,” kata Jokowi, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenpora.

“Yang jelas saya ingin mengatakan Indonesia bangga atas prestasi para atlet, Indonesia bangga atas perjuangan para atlet dalam meraih prestasi. Indonesia bangga atas ketulusan para pelatih, official dan Indonesia bangga para pengurus cabang-cabang olahraga,” tambahnya.

Masih katanya, bahwa dunia sangat terkejut dengan torehan sejarah yang saudara-saudara ciptakan. Karena memang di Asian Games sebelumnya kita meraih 4 medali emas kemudian melompat menjadi 31 emas. “Saat kita menargetkan 16 emas banyak yang ragu. Tapi hari ini betul-betul nyata dan benar ada yaitu 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu. Ini adalah lompatan besar, karena sebelumnya kita berada di urutan 17 sekarang ada diurutan 4,” ujarnya.

Ia melanjutkan, karenanya kemarin dirinya menyampaikan kepada Menpora, bonus untuk para atlet peraih medali diberikan secepat-cepatnya sebelum acara penutupan dilakukan. Bahkan, jika masih ada atlet yang meraih medali hari ini sebelum penutupan Asian Games nanti malam, maka dia juga akan langsung memberikannya sore ini juga di Istana Negara.

“Kalau pagi ini atau siang nanti atau sore nanti masih ada tambahan medali, akan saya berikan langsung juga nanti di sini. Tahu-tahu ada tambahan lagi saya berikan di sini. Siapa tahu,” kata Jokowi.

Atas raihan prestasi ini, Jokowi mengucapkan terima kasih kepada para atlet. “Terima kasih pahlawan Indonesia,” katanya. Pemberian bonus itu langsung diberikan oleh Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Istana Negara.

Jokowi menyerahkan buku tabungan kepada perwakilan 9 orang atlet yakni dari emas tiga orang, Eko Yuli Irawan (angkat besi), Puspa Harum Sari (pencak silat) dan Aris Susanti Rahayu (panjat tebing). Dari perak yakni Ari Wahyuni (angkat besi), Aswat (panjat tebing) dan Alexander Elbert (soft tennis). Dan perunggu yakni Nining Purwa Ningsih (sepeda), Amri Rusdana (pencak silat) dan Bunga Nyimas (skateboard). Saat penyerahan, Jokowi mengecek langsung buku tabungan yang diberikan. Dia mengeja nominal saldo yang tertera di buku tabungan para atlet.

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi mengaku bangga dan haru melihat senyum para atlet di Istana Negara saat menerima bonus langsung atas prestasi di Asian Games 2018. Ia menyebutkan atlet akan kembali berlatih dengan target pencapaian yang lebih tinggi dan lebih baik menuju Olimpiade 2020 Tokyo.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This