Update Peta Zonasi Risiko Corona di Aceh: 3 Zona Kuning, 20 Zona Oranye

Banda Aceh Perketat dan Perluas Area Razia Prokes Tekan Penyebaran COVID-19
Razia protokol kesehatan di Kota Banda Aceh, Aceh. (Foto: Abdul Hadi/acehkini)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 20 kabupaten dan kota di Aceh masih berstatus zona oranye atau berisiko sedang penularan virus corona. Sedangkan 3 kabupaten lainnya kini masuh dalam daerah risiko rendah atau zona kuning COVID-19.

“Satgas Penanganan COVID-19 Nasional merilis kembali peta zonasi risiko daerah berdasarkan analisis data COVID-19 per 24 Januari 2021,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG pada Selasa (26/1) malam.

SAG menyebut, pada laman covid19.go.id/peta-risiko tampak Bireuen dan Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menjadi zona kuning atau zona risiko rendah corona bersama Aceh Tenggara.

“Kabupaten Aceh Tenggara sudah empat pekan bertahan sebagai zona kuning,” sebutnya.

Bahkan, kata SAG, Kabupaten Aceh Tenggara merupakan satu-satunya daerah zona kuning di Aceh berdasarkan analisis yang dirilis Satgas COVID-19 Nasional minggu lalu.

“Kita berharap masyarakat Aceh Tenggara terus berjuang bersama pemerintah dan tokoh masyarakat untuk mengoreksi status daerahnya menjadi zona hijau, zona aman pandemi COVID-19,” kata SAG.

Ia menambahkan, Sementara Kabupaten Aceh Barat Daya sempat turun status menjadi zona oranye pada minggu lalu, setelah sebelumnya bertahan sebagai zona kuning sejak 20 Desember 2020 silam. Begitu juga Kabupaten Bireuen yang sempat oranye lagi pada minggu lalu setelah dua minggu sebelumnya bertahan sebagai zona kuning.

SAG menyebut, kembalinya Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Bireuen sebagai zona kuning pada minggu ini menunjukkan semangat pantang menyerah masyarakat dan pemerintah setempat melawan virus corona. Semangat yang sama juga dimiliki masyarakat di 20 kabupaten/kota lain yang status daerahnya masih zona oranye.

“Spirit melawan dan mengalahkan virus corona mesti terus kita kobarkan untuk menyelamatkan diri dan orang-orang yang kita sayangi dari ancaman penyakit menular COVID-19 itu,” kata SAG.

Kumulatif Positif COVID-19 Capai 9.149

Lebih lanjut, SAG menyampaikan, angka akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Aceh sudah mencapai 9.149, terhitung sejak kasus positif pertama diumumkan pada 26 Maret 2020.

Dari total jumlah tersebut, masih ada 1.018 kasus aktif atau pasien positif COVID-19 yang saat ini masih dirawat atau isolasi mandiri. Sementara 7.757 orang telah sembuh, dan 374 orang meninggal dunia.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.