Tuesday, March 31, 2020

Total 66 Gempa Susulan di Aceh, Warga Jangan Cemas:  BMKG

Must Read

Pohon Tumbang

Warga membersihkan pohon tumbang akibat angin kencang di Punge Blang Cut Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Sabtu (1/8) siang....

Gugatan Pemutusan Akses Internet Papua Berlanjut ke Persidangan

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta memutuskan gugatan terhadap kebijakan pemerintah terkait pemutusan akses internet di...

SASTRA | Puisi-puisi L.K. Ara

BENTANGKAN TANGAN   bentangkan tangan terimalah tujuh lapis gelombang datang dari pantai seberang bentangkan tangan ucapkan selamat datang pada debur pucuk gelombang yang membawa berita dari karang yang semadi...

Bom Meledak di Thamrin, 5 Tewas

JAKARTA -- Tiga ledakan terjadi di kawasan Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). Lima orang tewas. Ledakan terjadi di...

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membenarkan telah terjadi gempa susulan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa tersebut mencapai 5,0-5,1 Skala Ritcher. Namun, menurut dia, analisis update stabil di kekuatan 4,9 Skala Ritcher.

Adapun, lanjut dia, total gempa susulan sejak Rabu 7 Desember hingga Jumat (9/12/2016) sore sebanyak 66 kali.

“Sudah terjadi 66 kali gempa susulan. Rabu 7 Desember ada 45 gempa. Kamis 8 Desember 14 gempa, dan Jumat sore ada 7 gempa,” ucap Daryono saat dikonfirmasi, Jumat (9/12/2016), di Jakarta.

Meski demikian, dia mengatakan, masyarakat tak perlu cemas dengan hal itu. “Masyarakat tidak perlu takut gempa susulan, ini secara alamiah memang harus terjadi, karena merupakan proses penyempurnaan release atau pelepasan energi tegangan batuan pasca deformasi batuan saat gempa utama,” jelas Daryono.

Dia juga meminta agar masyarakat tidak mendengarkan isu-isu yang bukan dari instansi terkait, terutama soal gempa.

“Masyarakat diimbau agar tenang tidak terpancing isu gempa dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi dari sumber yang berwenang dalam hal ini BMKG atau Badan Penanggulangan Bencana Aceh,” pungkas Daryono. []

Liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This