Wednesday, November 30, 2022
spot_img

Presiden Instruksikan Pacu Rekonstruksi Fasilitas Publik

BIREUN | ACEHKITA.COM – Presiden Joko Widodo memerintahkan semua satuan tugas yang menangani proses rekonstruksi gempabumi yang melanda Aceh pada Rabu lalu, untuk segera membangun segala fasilitas publik yang rusak.

Setelah memerintahkan untuk membangun Masjid At-Taqarrub di Trienggadeng Pidie Jaya, presiden juga meminta agar semua tim berpacu untuk membersihkan dan membangun kembali Dayah Mudi di Samalanga, Bireun.

“Gedung Sekolah Tinggi Al-Aziziyah ini mulai besok akan segera dibersihkan dan akan dikerjakan oleh pemerintah. Setelah bersih langsung dibangun kembali,” ujar Jokowi, Jumat (09/12/2016).

Ma’hadal Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) Masjid Raya Samalanga merupakan salah satu pesantren tertua di Bireun.  Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Aziziyah, perguruan tinggi di bawah naungan Dayah Mudi roboh dalam gempabumi yang menggoyang Aceh, Rabu lalu. Bangunan tersebut, kata Jokowi, digunakan oleh 3.000-an mahasiswa dan santri. Karena itu Jokowi  menginstruksikan agar proses pembangunan sekolah tinggi tersebut langsung dikerjakan.

Pengerjaan pembangunan kembali gedung tersebut rencananya akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara untuk proses pembersihan puing reruntuhan sendiri akan ditangani oleh TNI.

“Jangan sampai pendidikan ini berhenti. Harus tetap berjalan. Insya Allah besok sudah dikerjakan dari TNI pembersihannya. Setelah itu langsung dimulai oleh PUPR,” tegas Presiden.

Dalam kunjungan itu, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sekretaris Kabinet, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Staf Kepresidenan serta Plt Gubernur Aceh. []

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,637FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU