Wednesday, April 1, 2020

Presiden Instruksikan Pacu Rekonstruksi Fasilitas Publik

Must Read

Antisipasi Daging

Pedagang ayam menunggu pembeli di pasar hewan Peunayong, Banda Aceh, Jumat (2/7). Dinas Peternakan Aceh hari ini melakukan inspeksi...

Perahu Karam, 3 Nelayan Aceh Besar Selamat

ACEH BESAR | ACEHKITA.COM -- Sebuah perahu milik nelayan Aceh Besar, mengalami kecelakaan di perairan Ujong Peuneung, Kecamatan Pulo...

Bupati Ruslan Ditahan KPK

JAKARTA -- Mantan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang yang kini menjabat Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani, resmi ditahan...

Dari Daud Beureueh ke Hasan Tiro

Kontroversi ini sebenarnya masih mengalir sampai sekarang. Ada yang menganggap, setelah Daud Beureueh turun gunung, ia tidak pernah lagi...

BIREUN | ACEHKITA.COM – Presiden Joko Widodo memerintahkan semua satuan tugas yang menangani proses rekonstruksi gempabumi yang melanda Aceh pada Rabu lalu, untuk segera membangun segala fasilitas publik yang rusak.

Setelah memerintahkan untuk membangun Masjid At-Taqarrub di Trienggadeng Pidie Jaya, presiden juga meminta agar semua tim berpacu untuk membersihkan dan membangun kembali Dayah Mudi di Samalanga, Bireun.

“Gedung Sekolah Tinggi Al-Aziziyah ini mulai besok akan segera dibersihkan dan akan dikerjakan oleh pemerintah. Setelah bersih langsung dibangun kembali,” ujar Jokowi, Jumat (09/12/2016).

Ma’hadal Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) Masjid Raya Samalanga merupakan salah satu pesantren tertua di Bireun.  Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Aziziyah, perguruan tinggi di bawah naungan Dayah Mudi roboh dalam gempabumi yang menggoyang Aceh, Rabu lalu. Bangunan tersebut, kata Jokowi, digunakan oleh 3.000-an mahasiswa dan santri. Karena itu Jokowi  menginstruksikan agar proses pembangunan sekolah tinggi tersebut langsung dikerjakan.

Pengerjaan pembangunan kembali gedung tersebut rencananya akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara untuk proses pembersihan puing reruntuhan sendiri akan ditangani oleh TNI.

“Jangan sampai pendidikan ini berhenti. Harus tetap berjalan. Insya Allah besok sudah dikerjakan dari TNI pembersihannya. Setelah itu langsung dimulai oleh PUPR,” tegas Presiden.

Dalam kunjungan itu, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sekretaris Kabinet, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Staf Kepresidenan serta Plt Gubernur Aceh. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

More Articles Like This