TKW Aceh Terjebak di Malaysia

0
1165

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seorang Tenaga Kerja Wanita asal Kelurahan Punge Blang Cut, Banda Aceh, terjebak di Malaysia akibat termakan bujuk rayu calo. Nurliana, nama TKW itu, sejak dua bulan lalu bekerja tanpa mendapat bayaran dan sering menerima perlakuan kasar dari majikannya.

Keberadaan Nurliana di negeri jiran itu disampaikan oleh Siti Zafna, anak Nurliana. Perempuan berusia 52 tahun itu masuk ke Malaysia pada 25 Mei lalu dengan menggunakan paspor pelancong atau wisata. Semua biaya keberangkatan, sebut Siti Zafna, ditanggung calo yang bernama Amir alias Adek.

Amir, kata Siti, semula menjanjikan akan mempekerjakan ibunya sebagai pembantu rumah tangga dengan gaji sekitar Rp1,8 juta. “Setiap tiga bulan ibu diperbolehkan pulang (ke Aceh),” kata Siti.

Namun, karena tak punya perjanjian, sang majikan malah sama sekali tak membayar gaji Nurliana. Bahkan, majikan juga tak memperbolehkan Nurliana pulang ke Aceh selama dua tahun. “Selama bekerja ibu kerap dimarahi tanpa alasan, tidak diizinkan keluar rumah dan hanya makan sekali sehari,” kata Siti, yang menyebutkan ibunya juga mengeluhkan sakit dan matanya mulai rabun.

Siti berharap pemerintah Aceh mengurus kepulangan ibunya ke Banda Aceh. “Ibu sudah ingin pulang karena tidak tahan atas perlakukan kasar majikan. Bahkan, majikan meminta tebusan tujuh ribu Ringgit sebagai ganti rugi biaya hidup ibu selama di Malaysia,” kata Siti. []

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.