TBM RUMAN Aceh Buka Rumah Pustaka di Lapas Perempuan

Penyerahan buku ke Pustaka Lapas Perempuan.

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Taman bacaan masyarakat (TBM) lembaga pendidikan dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) RUMAN (Rumah Baca Aneuk Nanggroe) Aceh membuka titik baru program rumah pustaka.

Titik baru itu berada di LPP (lembaga pemasyarakatan perempuan) Kelas IIB Sigli. Ditandai dengan peminjaman 100 bacaan untuk tahap pertama, periode April dan Mei 2021. Hal ini menjawab surat permohonan yang diajukan LPP Sigli beberapa bulan sebelumnya.

“LPP Sigli merupakan titik ke 56 sejak program ini kita luncurkan pada Januari 2015 lalu di Pidie Jaya. Kini telah tersebar di 14 Kabupaten & Kota se Aceh”, kata Ketua TBM RUMAN Aceh, Fadillah Islami Chaniago usai menyerahkan bacaan kepada Meutia Delima, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan dan kegiatan kerja LPP Sigli pada Sabtu (3/4/2021), di Banda Aceh.

Melalui program itu, kata Fadil, TBM RUMAN Aceh membuka akses bacaan  bagi masyarakat luas secara gratisan. Akadnya pinjam, agar bisa ditukar setiap bulan atau kemampuan relawan (mitra).

Sementara itu, Kepala LPP Kelas IIB Sigli, Endang Sriwati, melalui Kasi Pembinaan, Meutia Delima mengatakan, pihaknya hendak membina dan memotivasi para WBP (warga binaan pemasyarakatan) melalui bahan bacaan positif.  “Tujuan utama lapas (lembaga penasyarakatan) adalah membina dan membimbing pendidikan dan kerohanian serta meningatkan pengetahuan dan minat baca para WBP,” tutur Meutia.

Hibahkan 300 Bacaan

Pendiri sekaligus pembina RUMAN Aceh, Ahmad Arif, mengatakan, pihaknya juga membuka titik ke 55 Rumah Pustaka di SMPIT Nurul Fikri Banda Aceh pada 31 Maret 2021.

“Selain itu, kita telah hibahkan 200 bacaan kepada 2 sekolah formal. Yaitu, SMPN 7 Kawai 16, Aceh Barat dan SMKN 1 Calang, Aceh Jaya. Masing-masing menerima 100 bacaan,” ujar Arif.

Dalam waktu dekat, ujarnya menambahkan, TBM RUMAN Aceh akan menghibahkan 100 bacaan non-pelajaran kepada SDN Cucum, Jantho, Aceh Besar yang mengantarkan surat permohonan pada 31/3/2021.

Arif menambahkan pula, RUMAN Aceh telah  mendistribusikan 80 paket pakaian baru yang didonasikan LW Zihan fashion store Banda Aceh. “Penerimanya adalah anak yatim yang dhuafa, sebab tidak semua anak yatim itu dhuafa. Selain itu juga buat anak-anak keluarga fakir miskin yang selama ini RUMAN Aceh damping,” kata Arif. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.