Tari Ratoh Jaroe 500 Siswa Meriahkan Penutupan O2SN 2019 di Banda Aceh

0
796
Tari Ratoh Jaroe 500 Siswa Meriahkan Penutupan O2SN 2019 di Banda Aceh
Tari Ratoh Jaroe 500 Siswa Meriahkan Penutupan O2SN 2019 di Banda Aceh. (Foto: Ucok/acehkita.com)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Tari Ratoh Jaroe kolosal yang dibawakan 500 siswa SMA dan SMK di Aceh memeriahkan malam penutupan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OS2N) 2019 yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat malam (30/8). Kegiatan O2SN 2019 di Aceh secara resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

500 siswa yang memukau warga yang memadati Stadion Harapan Bangsa itu berasal dari SMA dan SMK di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Selain menampilkan Tari Ratoh Jaroe, mereka juga membawakan tarian nusantara dari sejumlah daerah peserta O2SN 2019 yang diikuti 34 provinsi di Indonesia.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, sebelum menekan tombol sirine sebagai simbolis penutupan O2SN 2019, dalam sambutannya menyampaikan bahwa siapapun yang menjadi pemenang dan dari manapun asal daerahnya, bukanlah hal yang penting. “Yang utama adalah anak-anak kami semua bisa menampilkan bakatnya pada kompetisi ini, dan kelak bakat itu diharapkan bisa diasah agar lebih tajam lagi,” ujarnya.

Nova menyebutkan kita semua tahu tidak sedikit pelajar SMA/SMK di negeri ini yang sukses menjadi atlet profesional berawal dari kompetisi antar pelajar seperti ini. “Lalu Muhammad Zohri salah satu contohnya. Beranjak dari seorang atlet pelajar, ia kini menjelma menjadi sprinter tercepat Asia Tenggara,” tuturnya.

Dirinya yakin di antara 884 peserta yang berpartisipasi pada O2SN 2019 di Aceh juga bakal ada yang meniru jejak Zohri. “Asal tetap berlatih dengan disiplin yang tinggi. Ingat, atlet berprestasi itu tidak turun dari langit dan tidak mungkin muncul tiba-tiba, melainkan hanya lahir dari proses latihan yang disiplin dan berkesinambungan,” kata Nova.

Pada upacara penutupan itu, Nova Iriansyah juga melakukan penyerahan plakat kepada perwakilan kontingen 34 provinsi. Malam penutupan O2SN 2019 di Aceh sendiri diawali Tarian Seudati yang ditampilkan sanggar seni Cit Kageunta. Juga turut dimeriahkan penampilan musik Inverno Band dan Lagu Meuseuraya yang dinyanyikan Orang Hutan Squad.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Supriano, dalam sambutannya menyebutkan bahwa pelaksanaan O2SN setiap tahunnya bertujuan untuk mengembangkan karakter positif generasi bangsa, antara lain sportif, saling menghormati dan kompetitif.

“Generasi bangsa diharapkan dapat tumbuh dan berkembang menjadi SDM yang unggul demi mewujudkan Indonesia maju. Kalian lah yang nanti ke depan akan menjadi pemimpin, generasi emas Indonesia,” sebutnya.

Kepada para peserta, Supriano menyebut Aceh menjadi miniatur Indonesia. Untuk itu, dirinya mengajak semua peserta O2SN dari 34 provinsi untuk menyampaikan apa yang telah dirasakan selama berada di Aceh.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin selaku ketua panitia O2SN 2019 di Banda Aceh, dalam laporannya menyampaikan kegiatan O2SN 2019 dilaksanakan di 2 provinsi, yaitu Aceh dan Semarang. “Alhamdulillah secara umum sudah berlangsung secara sukses,” sebutnya.

Khusus untuk di Aceh, dia mengatakan, O2SN 2019 digelar untuk jenjang SMA dan jenjang SMK yang mempertandingkan 5 cabang olahraga, yaitu karate, pencak silat, atletik, bulu tangkis dan renang. Adapun jumlah medali yang diperebutkan untuk jenjang SMA sebanyak 16 medali emas, 16 perak dan 19 perunggu. Sedangkan untuk jenjang SMA diperebutkan 32 medali emas, 32 perak dan 32 perunggu.

Syaridin menambahkan, selama di Aceh para peserta O2SN selain mengikuti lomba juga terlibat dalam pendidikan karakter dan wisata edukasi Aceh. “Panitia membawa peserta ke beberapa lokasi wisata di Aceh, di antaranya Masjid Raya Baiturrahman, Museum Rumoh Aceh, Museum Tsunami dan ke Pantai Lampuuk Lhoknga,” kata Syaridin.

Kepada para peserta O2SN 2019, Syaridin berpesan agar tetap berprestasi dan menjauhi narkoba. “Semoga kita dapat bertemu lagi di Aceh dalam event-event nasional lainnya,” sebutnya.

Di akhir upacara penutupan, panitia mengumumkan bahwa kontingen Jawa Timur terpilih sebagai juara umum O2SN 2019 dengan mengoleksi 49 medali, dengan rincian 27 medali emas, 11 perak dan 11 perunggu.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.