Tari Kolosal 1.300 Siswa Meriahkan Pembukaan O2SN 2019 di Aceh

0
938
Tari Kolosal 1.300 Siswa Meriahkan Pembukaan O2SN 2019 di Aceh
Tari Kolosal 1.300 Siswa Meriahkan Pembukaan O2SN 2019 di Aceh. (Foto: Ucok/acehkita.com)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Upacara pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2019 di Aceh berlangsung meriah. Penampilan ragam atraksi seni dan budaya Aceh oleh 1.300 penari massal siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memeriahkan upacara pembukaan O2SN ke-12 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin (26/8), .

Tari Guel dari dataran tinggi Gayo mengiringi langkah Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) serta rombongan menuju panggung utama. Acara dimulai dengan parade budaya 34 provinsi peserta O2SN yang menampilkan model dengan kostum karnaval unik beragam modifikasi.

Para peserta masing-masing provinsi secara bergantian masuk ke arena pembukaan. Tak lama mereka disambut dengan tarian Peumulia Jamee persembahan siswa-siswi SMA Negeri 10 Fajar Harapan, Banda Aceh, yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran dan shalawat badar oleh Takdir Feriza Hasan.

Tari Kolosal 1.300 Siswa Meriahkan Pembukaan O2SN 2019 di Aceh
Tarian Peumulia Jamee pada upacara pembukaan O2SN 2019 di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Senin 26 Agustus 2019. (Foto: Ucok/acehkita.com)

O2SN 2019 di Aceh dibuka oleh Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi. Sebelum memukul bola bulu tangkis atau shuttlecock sebagai tanda resmi dibukanya O2SN di Aceh, ia mengawali pidato pembukaannya dengan mengajak peserta O2SN untuk menyanyikan lagu wajib nasional ‘Dari Sabang Sampai Merauke’ secara bersama-sama.

Didik memuji seremonial pembukaan O2SN di Aceh tersebut sangat meriah dan melebihi pembukaan kegiatan serupa di tahun-tahun sebelumnya. O2SN 2019 di Aceh akan berlangsung hingga 31 Agustus mendatang.

“O2SN di samping untuk mencari bakat olahragawan, anak-anak juga diharapkan akan timbul nasionalisme dan rasa kesetiakawanan yang semakin tinggi antar sesama anak bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, dalam rangka menyambut bonus demografi beberapa tahun ke depan, perlu dipersiapkan generasi yang baik dan jangan sampai anak-anak kita ketinggalan dari anak-anak negara lain. “Oleh karena itu perlu kita berikan kemampuan akademik dan non-akademik serta kemampuan yang lain sehingga anak-anak kita hebat mampu berprestasi di negara-negara lain,” ujar Didik.

Ketua Panitia Pelaksana O2SN di Aceh, Syaridin, menyebutkan O2SN 2019 di Aceh diikuti 884 peserta. Para peserta merupakan siswa-siswi terbaik dari 34 provinsi yang sudah diseleksi secara berjenjang.

“Secara keseluruhan O2SN 2019 di Aceh diikuti oleh 2.037 orang termasuk ofisial dan pelatih yang mendampingi peserta dari 34 provinsi. Alhamdulillah seluruh kontingen sudah berada di Aceh, bahkan ada beberapa provinsi yang sudah tiba pada 24 Agustus di sini,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh itu mengatakan ada 5 cabang olahraga yang diperlombakan dalam kegiatan O2SN 2019. Yaitu atletik, bulu tangkis, pencak silat, karate dan renang.

Ia menjelaskan kegiatan perlombaannya akan berlangsung di beberapa titik lokasi. Untuk cabang atletik akan berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, cabang bulu tangkis SMA di GOR Koni Aceh dan untuk SMK di gedung bulu tangkis di Gampong Lambung Ulee Lheue, kemudian cabang renang di kolam renang Rindam Iskandar Muda di Mate Ie. Berikutnya cabang cabang karate SMA di ballroom Grand Nanggroe dan untuk SMK di hall Grand Aceh Syariah, sedangkan cabang pencak silat untuk SMA di GOR Mini Unsyiah dan SMK di Gedung Serbaguna Harapan Bangsa.

Sementara itu, Asisten I Sekda Aceh, M Jafar, yang mewakili Plt Gubernur Aceh menyampaikan harapannya semoga para peserta O2SN dari seluruh Indonesia betah selama berada di Aceh. “Sebagai tuan rumah kami gembira atas kehadiran kalian semua di sini. Kami akan berupaya memfasilitasi kegiatan ini sebaik mungkin. Insyaallah tidak akan kami sia-siakan Aceh dipercayakan sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Jafar menyatakan para pelajar yang bertanding di O2SN merupakan calon atlet masa depan Indonesia. Karena itu, pihaknya wajib menyambutnya dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik selama di Aceh.

Kepada para peserta ia berpesan untuk bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menggalang persaudaraan. “Selamat bertanding junjunglah semangat sportivitas yang tinggi. Jadilah generasi yang cerdas dan berbudi luhur,” kata Jafar.

Di akhir upacara pembukaan, massa yang berhadir di Stadion Harapan Bangsa dimanjakan dengan atraksi tarian massal yang ditampilkan 1.300 siswa-siswi SMA dan SMK dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Atraksi siswa-siswi Aceh tersebut memeriahkan upacara pembukaan O2SN 2019.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.