Friday, May 20, 2022
spot_img

Saiful Bahri Resmi Dilantik Jadi Ketua DPRA Gantikan Dahlan Jamaluddin

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Politisi Partai Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yaya resmi dilantik menjadi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sisa masa jabatan 2019-2024, menggantikan posisi Dahlan Jamaluddin yang menjabat sejak 2019. Pengucapan sumpah dan pelantikan digelar di gedung paripurna DPRA di Banda Aceh, Jumat (13/5/2022).

Penggantian ketua parlemen Aceh ini atas usulan Partai Aceh kepada pimpinan DPRA beberapa waktu lalu. Saiful Bahri datang ke gedung paripurna mengenakan pakaian adat Aceh lengkap dengan kopiah meukutop. Pengucapan sumpah jabatannya dipandu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh Gusrizal.

Kemudian, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar mem-peusijuek Saiful Bahri. Setelahnya, Sauful menduduki di kursi Ketua DPRA. Terakhir ia memberi sambutan untuk pertama kali sebagai Ketua DPRA.

Namun, sebelum sambutan seluruhnya tuntas disampaikan, rapat ditunda 30 menit karena memasuki waktu salat Asar.

Saiful Bahri sebelumnya adalah petempur GAM. Ia angkat senjata menuntut kemerdekaan Aceh. Damai lantas hadir di Aceh pada 15 Desember 2005 melalui kesepakatan di Helsinki atau lebih dikenal MoU Helsinki. Damai menjadikan Aceh daerah khusus dan istimewa di Indonesia.

“MoU mengubah kesadaran rakyat Aceh baik secara politik, ekonomi, maupun sosial. Tugas memperjuangkan agar seluruh butir-butir MoU terelasi bersifat wajib bagi lembaga DPR Aceh terlebih saya sebagai ketua di lembaga ini,” kata Saiful Bahri.

Ia mengatakan akan memperjuangkan sejumlah poin kesepakatan damai yang belum terpenuhi, seperti tanah bagi mantan kombatan GAM hingga bendera dan lambang Aceh.

Suasana pelantikan berlangsung meriah, diwarnai dengan pemutaran film pendek kontak senjata antara GAM dan TNI semasa konflik Aceh. Video itu adalah kilas balik perjalanan Saiful Bahri sebagai mantan kombatan GAM yang dulu angkat senjata menuntut kemerdekaan Aceh.

Detik-detik akhir video itu menampilkan penandatanganan damai GAM-Indonesia di Helsinki, Finlandia, pada 15 Agustus 2005 atau dikenal MoU Helsinki. Damai menjadikan Aceh daerah khusus dan istimewa di Indonesia.

Selain itu, pelantikan Saiful Bahri sebagai Ketua DPRA juga diwarnai aksi pengibaran bendera bintang bulan. Pengibaran bendera bintang bulan itu dilakukan sejumlah pria ketika prosesi pelantikan telah selesai. Pada saat itu Saiful sedang melayani permintaan foto bersama dari anggota DPRA hingga sejumlah tamu.

Sejumlah pria tersebut kemudian meminta foto bersama sambil membentangkan bendera berlatar merah itu. Mereka secara bergantian mengambil gambar dengan latar belakang bendera tersebut. []

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,501FollowersFollow
23,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU