Thursday, April 2, 2020

PT Aceh Belum Terima Surat Pemecatan Iskandar Agung

Must Read

PSPS Bungkam PSAP 3-0

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – PSAP Sigli dibuat tak berdaya oleh PSPS Pekan Baru pada laga leg kedua lanjutan...

Ratusan Warga Merayakan Waisak

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Ratusan umat Budha dari berbagai penjuru Banda Aceh, merayakan hari raya Waisak tahun Saka...

FISIP Unsyiah Buka Jurusan Ilmu Pemerintahan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala membuka jurusan baru. Namun jurusan...

Risky Abdullah dan Farah Faizah Dinobatkan Sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara Aceh 2019

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Risky Abdullah dari Kabupaten Aceh Barat dan Farah Faizah dari Kota Banda Aceh dinobatkan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pihak Pengadilan Tinggi Aceh mengaku belum menerima surat pemecatan Iskandar Agung, hakim non-palu yang yang pernah divonis setahun penjara pada 2010 lalu karena kepemilikan sabu. Iskandar kemudian ditangkap untuk kedua kalinya pekan lalu saat tengah menunggu surat pemecatan dari Presiden.

Humas Pengadilan Tinggi Aceh, Muhammad S. Adam mengatakan, hingga hari ini belum menerima surat pemecatan Iskandar Agung dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meski ia sudah dua kali terjerat kasus narkoba.

“Kami belum terima surat pemecatan dari Presiden,” kata Muhammad kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa (29/1/2013).

Iskandar Agung pernah ditangkap karena kepemilikan sabu di Pelabuhan Bakauheni Lampung, November 2010. Pengadilan Kalianda memvonis Iskandar Agung setahun penjara. Di tingkat banding, Pengadilan Tinggi Tanjung Karang mengubah putusan menjadi masa rehabilitasi.

“Meski media nasional sudah memberitakan bahwa Iskandar sudah dipecat, namun kita belum menerima surat pemecatan itu,” pungkas Muhammad.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meneken Keputusan Presiden Nomor 3/P/2013 tentang Pemberhentian dengan Tidak Hormat dari Jabatan Hakim di Lingkungan Peradilan Umum tertanggal 10 Januari 2013.

“Diberhentikan terhitung sejak 1 September 2011,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Ridwan Mansur seperti acehkita.com kutip dari detik.com, Selasa (29/1/2013). []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This