Thursday, April 9, 2020

Humas: Iskandar Agung Bukan Hakim di PT Aceh

Must Read

Ribuan Peserta Ikut Lari Tsunami 10K

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 3.000 pelari dipastikan mengikuti lomba lari maraton tsunami 10K pada Ahad (28/12/2014). Lomba...

FOTO | Razia WH

Sejumlah tunawisma digelandang petugas saat terjaring dalam razia gabungan Satpol PP, WH, Polisi dan TNI di kawasan Terminal Keudah,...

Puluhan Toko Terbakar di Beureunuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Api menghanguskan 41 unit rumah toko berkonstruksi kayu di Desa Baro Barat Yaman, Beureunuen,...

Satu Pertandingan, Tiga Rekor

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persal Aceh Selatan berhasil mencetak tiga rekor dalam pertandingan Divisi I Liga Indonesia, yang...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pejabat Pengadilan Tinggi (PT) Aceh menyebutkan bahwa Iskandar Agung yang diduga terlibat dalam kasus kepemilikan sabu-sabu bukanlah hakim yang bertugas di lembaga tersebut. Ia merupakan hakim pengadilan negeri yang tengah dibina oleh Pengadilan Tinggi.

“Iskandar ditarik ke Pengadilan Tinggi Aceh untuk dibina setelah terlibat kasus judi ketika masih menjabat sebagai hakim di Pengadilan Negeri Takengon,” kata Kepala Humas Pengadilan Tinggi Aceh Muhammad S. Adam kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa (29/1/2013).

Menurut Muhammad, setelah ditarik ke Pengadilan Tinggi Aceh, Iskandar kemudian menghilang. Tak lama kemudian, Pengadilan Tinggi Aceh menerima kabar bahwa Iskandar ditangkap membawa sabu di Bakauheni, Lampung Selatan, pada 23 November 2010.

Setelah diproses, Iskandar dihukum 1 tahun penjara oleh PN Kalianda dan diperkuat oleh Pengadilan Tinggi (PT) Tanjung Karang. Adapun PT Tanjung Karang mengubah hukumannya menjadi 1 tahun rehabilitasi.

Pada 14 Juni 2011, jelas Muhammad, Mahkamah Agung mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan bahwa Iskandar diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai hakim.

“Kemudian Mahkamah Agung mengusulkan kepada presiden untuk memberhentikan Iskandar dari jabatannya sebagai hakim dengan tidak hormat,” ungkapnya. “Hingga hari ini keputusan dari presiden belum kita terima. Apakah diberhentikan atau tidak. Kita sedang menunggu keputusan dari presiden.”

Di saat sedang menunggu surat keputusan pemecatan dari Presiden, Iskandar kembali ditangkap oleh Kepolisian Daerah Aceh pada Selasa (22/1/2013) lalu karena tersangkut kasus sabu. Iskandar hingga saat ini masih diperiksa di Mapolda Aceh. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This